• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Penyekapan Pria di Sumedang hingga Tewas Dipicu Uang Sewa Rental Mobil

Editor
Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:21
Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi, menunjukan barang bukti kasus penyekapan dan penganiayaan yang menewaskan pria bernama Handi (40), dalam keterangan pers di Mapolres Sumedang.(Foto:Istimewa).

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi, menunjukan barang bukti kasus penyekapan dan penganiayaan yang menewaskan pria bernama Handi (40), dalam keterangan pers di Mapolres Sumedang.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUMEDANG — Kasus penyekapan pria bernama Handi, berusia 40 tahun, hingga tewas, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga dipicu persoalan pembayaran sewa rental mobil. Pria asal Bandung tersebut, tewas setelah menjadi korban penyekapan dan penganiayaan.

Motif yang melatarbelakangi aksi penyekapan pria bernama Handi, berusia 40 tahun, hingga tewas, diduga dipicu persoalan pembayaran sewa rental mobil, disampaikan kakak ipar korban, Kosasih, kepada penyidik Satreskrim Polres Sumedang. Selain pembayaran sewa rental, STNK kendaraan disebutkan, dijaminkan korban di sebuah SPBU.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Korban diketahui menyewa mobil untuk tujuan pergi menjalani pengobatan alternatif di daerah Pangandaran. Namun, pihak keluarga tidak mengetahui pasti tempat pengobatan alternatif yang didatangi korban.

“Setahu saya yang jadi permasalahan adalah pembayaran rental yang disewa, dan STNK yang dijaminkan. Jadi, STNK dijaminkan di SPBU, mungkin karena kehabisan bensin saat di perjalanan,” ujar Kosasih, saat diminta keterangan sebagi saksi, Senin (10/08/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, korban diduga dibawa pemilik rental mobil ke beberapa tempat. Korban dibawa berputar-putar para pelaku, agar bisa memenuhi kewajibannya membayar uang sewa rental, dan bertanggungjawab atas STNK yang telah dijaminkannya.

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, mengungkapkan, ada empat lokasi yang menjadi tempat aksi penyekapan dan penganiayaan terhadap korban. Empat lokasi tersebut, terdiri dari rumah kontrakan di wilayah Alamsari, tempat rental mobil, rumah pemilik rental, serta kontrakan depan Terminal Ciakar, Kabupaten Sumedang.

Korban dibawa berputar-putar dan berpindah-pindah tempat, sejak Kamis (06/08/2026), sebelum akhirnya ditemukan di lokasi terakhir di rumah kontrakan depan Terminal Ciakar, dalam kondisi kedua tangan dan kaki terikat tali kawat, dengan  sejumlah luka bam di bagian wajah dan tubuhnya. Korban ditemukan warga setelah mendengar teriakan minta tolong, pada Jum’at (07/08/202), sekitar pukul 22.00 WIB.

Tim Satreskrim Polres Sumedang yang mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga melalui Call Center 110, segera membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong saat dalam perawatan tim medis

Penyebab kematian korban masih belum bisa dipastikan, karena masih menunggu hasil otopsi. Sementara dugaan mengenai motif penyekapan dan penganiayaan, masih mengacu pada keterangan dari pihak keluarga.

Sebelumnya diberitakan, pria bernama Handi, berusia 46 tahun, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, di sebuah rumah kontrakan di Jalan Dano, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Pria asal Bandung tersebut, diduga menjadi korban aksi penyekapan dan penganiayaan sekelompok orang.

Menurut Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma’ruffi, Tim Satreskrim Polres Sumedang, sudah mengamankan 15 orang terkait kematian korban. Mereka masih berstatus saksi, keterangannya sedang didalami penyidik.

“Kita sudah mengamankan 15 orang. Mereka masih berstatus saksi, dan keterangannya sedang didalami penyidik, untuk memastikan siapa yang menjadi pelakunya,” ujar Reza kepada wartawan, di Markas Polres (Mapolres) Sumedang, Senin (10/08/2026).

Reza mengatakan, dari 15 orang yang diperiksa, beberapa diantaranya diamankan di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka diduga mengetahui kejadian, dan langsung melarikan diri.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Salit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah, Sumedang. Korban yang tidak tertolong, sebelumnya mengaku, disekap dan dianiaya sekelompok orang.

Tags: Kasus penyekapan priapolres sumedang

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.