• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Legok Nangka Akan Operasi, Pemkot Siapkan 100 Truk Sampah

Editor
Selasa, 04 Agustus 2026 - 03:56
Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Nagreg Kab. Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Nagreg Kab. Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Legok Nangka memiliki kontur yang cukup menanjak sehingga dibutuhkan armada kendaraan yang memadai untuk menunjang operasional pengangkutan sampah.

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mematangkan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029.

RelatedPosts

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Selain menyiapkan armada khusus pengangkut sampah, Pemkot juga terus memperkuat pengurangan dan pengolahan sampah dari hulu agar transisi dari TPA Sarimukti menuju Legok Nangka berjalan optimal.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, Pemkot Bandung berkomitmen memenuhi kesepakatan yang telah ditandatangani pada 2021 untuk mengirimkan sampah sebanyak 800 hingga 1.000 ton per hari ke TPPAS Legok Nangka.

“Komitmen Kota Bandung sesuai yang sudah ditandatangani pada 2021 adalah mengirimkan sampah minimal 800 sampai 1.000 ton per hari ke Legok Nangka. Karena itu kami harus menyiapkan seluruh sarana pendukung, terutama armada pengangkut dan sistem pengelolaan sampah yang sesuai dengan persyaratan di sana,” ujar Salman, Selasa 4 Agustus 2026 melalui keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Menurutnya, sampah yang akan dikirim ke Legok Nangka merupakan sampah domestik rumah tangga. Namun, DLH menargetkan agar yang benar-benar masuk ke fasilitas tersebut adalah sampah residu hasil pemilahan sehingga tidak ada sampah yang ditolak ketika tiba di lokasi.

“Kami terus menyiapkan sistem pemilahan. Harapannya, sampah yang masuk ke Legok Nangka benar-benar residu sehingga sesuai dengan ketentuan operasional yang ditetapkan,” katanya.

Salah satu fokus utama persiapan adalah penyediaan armada pengangkut yang mampu menjangkau lokasi Legok Nangka yang memiliki kontur jalan menanjak dan cukup curam.

Salman menjelaskan, armada yang akan digunakan harus memiliki spesifikasi khusus, baik dari sisi kemampuan kendaraan maupun sistem pengangkutannya.

“Armadanya harus benar-benar fit karena akses menuju Legok Nangka cukup menanjak. Selain itu, seluruh armada diharapkan menggunakan sistem tertutup atau compactor sehingga pengangkutan lebih aman, tidak mengganggu lingkungan, dan air lindi dapat tertampung dengan baik,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Bandung telah memiliki sebagian armada tersebut. Namun, dalam dua hingga tiga tahun ke depan jumlahnya akan terus ditambah hingga mencapai sekitar 80 sampai 100 unit.

Selain melalui pengadaan daerah, DLH juga membuka peluang adanya dukungan armada dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui kerja sama dengan Pemerintah Belanda.

“Kami sudah memiliki sebagian armada. Ke depan akan terus ditambah. Bahkan ada rencana bantuan armada tertutup melalui Pemerintah Provinsi yang bekerja sama dengan Pemerintah Belanda,” ungkapnya.

Sembari menunggu Legok Nangka beroperasi, Pemkot Bandung tetap mengoptimalkan pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari edukasi pengurangan sampah rumah tangga dan kawasan komersial, pengolahan sampah organik, hingga penerapan berbagai teknologi pengolahan.

“Selama masa transisi ini, kami terus memaksimalkan pengurangan sampah di tingkat hulu, kemudian pengolahan di tingkat tengah maupun hilir. Tujuannya agar Kota Bandung semakin mandiri dalam mengelola sampah meskipun kuota ke Sarimukti masih dibatasi,” katanya.

Menurut Salman, langkah tersebut menjadi sangat penting mengingat kapasitas TPA Sarimukti semakin terbatas sehingga Kota Bandung tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada pembuangan akhir.

Salman memastikan ketika Legok Nangka mulai beroperasi pada 2029, TPA Sarimukti akan ditutup oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menjelaskan saat ini kawasan Sarimukti sudah mengalami kelebihan kapasitas, sementara zona perluasan yang sedang dimanfaatkan diperkirakan hanya mampu bertahan dalam waktu sekitar dua tahun.

“Kalau Legok Nangka sudah beroperasi, Sarimukti akan ditutup. Memang kondisinya sekarang sudah overload dan usia zona perluasannya juga sangat terbatas. Nantinya seluruh pengiriman sampah akan dialihkan ke Legok Nangka,” jelasnya.

Selain memperkuat sistem pengangkutan, DLH juga tengah menguji teknologi pengolahan sampah organik bantuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Teknologi tersebut saat ini telah ditempatkan di enam kecamatan di Kota Bandung dan akan dievaluasi efektivitasnya sebelum diperluas ke wilayah lain.

“Kami sedang mengkaji efektivitas teknologi pengolahan organik dari BRIN. Kalau hasilnya baik dan cocok diterapkan di Kota Bandung, tentu akan kami perbanyak untuk pengolahan sampah organik skala komunal,” tutur Salman.

Di sisi lain, Salman menyebut kondisi pengelolaan sampah Kota Bandung saat ini masih relatif terkendali. Cuaca yang memasuki musim kemarau membuat proses pengangkutan menuju TPA Sarimukti berjalan lebih lancar.

Setiap hari sekitar 1.000 ton sampah berhasil diangkut ke Sarimukti sehingga tidak terjadi penumpukan sampah yang signifikan di tempat penampungan sementara (TPS).

“Alhamdulillah pengangkutan ke Sarimukti saat ini berjalan lancar. Timbulan sampah yang diangkut sekitar 1.000 ton per hari dan tidak ada penumpukan yang signifikan di TPS,” ucap Salman.

Tags: Legok Nangka

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Editor
6 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP...

Jalan desa yang mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Editor
6 Oktober 2026

SUMEDANG – Jalan baru Surian akan segera dibangun usai izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan akhirnya turun. Kepastian tersebut...

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.