• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabar Baik! Riset BRIN Hasilkan Budidaya Bawang Merah Lebih Produktif, Minim Pestisida

Editor
Selasa, 04 Agustus 2026 - 01:24
Bawang merah.(Foto: BRIN)

Bawang merah.(Foto: BRIN)

SATUJABAR, BREBES – Upaya meningkatkan produktivitas bawang merah sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida terus dilakukan oleh para periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Berbagai hasil penelitian yang telah diuji langsung di lahan petani, kini mulai menunjukkan solusi praktis untuk mewujudkan budidaya bawang merah yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.

Joko Pramono, peneliti dari Pusat Riset Holtikultura BRIN, memaparkan hasil riset budidaya bawang merah yang telah ia dan tim lakukan selama empat tahun terakhir. “Pada tahun pertama, kami menemukan bahwa penggunaan benih berupa umbi berukuran besar mampu menghasilkan panen lebih tinggi dibandingkan umbi berukuran sedang maupun kecil. Oleh karena itu, kami merekomendasikan petani menyeleksi benih dengan memilih umbi berukuran besar atau sedang untuk ditanam,” ungkapnya pada kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Bawang Merah Berkelanjutan, Kamis (30/7) dilansir laman BRIN Selasa (4/8).

RelatedPosts

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Pada tahun kedua, tim mengembangkan teknologi penggunaan kerodong (netting house) sebagai pelindung tanaman untuk mengendalikan hama. Hasil penelitian menunjukkan teknologi ini mampu mengurangi frekuensi penyemprotan pestisida hingga 50 persen sekaligus meningkatkan produktivitas dari sekitar 9,4 ton/ha menjadi 16,6 ton/ha. Selain itu, kerodong berhasil menekan serangan ulat daun (Spodoptera exigua), menghemat biaya pembelian insektisida.

Pada tahun ketiga, tim menguji sistem tumpangsari bawang merah dengan jagung. Meskipun cara ini berhasil menekan serangan hama ulat daun  tetapi hasil panen bawang merah justru menurun, karena efek naungan. “Berdasarkan temuan tersebut, kami merekomendasikan petani menanam jagung sebagai border atau tanaman pembatas di sekeliling lahan minimal 2 minggu sebelum tanam bawang merah, agar pengendalian hama tetap efektif tanpa mengurangi produktivitas bawang merah,” jelasnya.

Selanjutnya Joko menjelaskan, bahwa pada tahun keempat tim melanjutkan penelitian melalui penerapan solarisasi lahan dan penggunaan biochar. Pengamatan sementara menunjukkan metode ini mampu menekan penyakit yang disebabkan jamur dan bakteri.

“Kami akan mengevaluasi dampaknya setelah panen yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026,” ungkapnya.

Sementara itu, Periset Pusat Riset Holtikultura BRIN Rini Murtiningsih menjelaskan bahwa keberhasilan penggunaan kerodong sangat bergantung pada cara penggunaannya.

“Kerodong harus menutup rapat pertanaman, agar ngengat tidak dapat masuk. Selain itu, penggunaan kerodong dengan lubang lebih rapat dapat menghambat masuknya hama berukuran kecil,” terangnya.

Menurutnya, meskipun investasi awal relatif tinggi, alat tersebut dapat digunakan sampai enam – sepuluh musim tanam tergantung pemeliharaan di lapangan. Sistem penyewaan kerodong melalui kelompok tani dapat menjadi solusi agar teknologi ini semakin mudah diakses petani.

Rini juga menjelaskan tentang teknik irigasi tetes yang dipadukan dengan pemupukan yang efisien dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas bawang merah.

Dalam kesempatan tersebut, Periset Pusat Riset Holtikultura BRIN Asep Kurnia memaparkan hasil penelitiannya mengenai residu pestisida dan kondisi bahan organik tanah di sentra bawang merah Brebes. Penelitian menunjukkan bahwa residu beberapa jenis pestisida yang telah lama dilarang masih terdeteksi di dalam tanah. Selain itu, hampir seluruh lokasi survei juga menunjukkan adanya residu pestisida pada tanaman.

“Temuan tersebut menjadi pengingat penting bahwa pemulihan kualitas tanah harus menjadi bagian dari sistem budidaya bawang merah berkelanjutan,” ungkapnya.

Kandungan bahan organik tanah di Brebes saat ini masih tergolong rendah sehingga diperlukan upaya pemulihan secara bertahap melalui penambahan bahan organik yang telah terfermentasi sempurna serta pengelolaan pH tanah menggunakan dolomit agar kesuburan tanah dapat kembali meningkat.

Sementara itu, Arlyna Budi Pustika Periset Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN selaku penanggung jawab kegiatan riset mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dilakukan bersama timnya merupakan bagian dari riset SLAM ACIAR, di Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Bimtek bertujuan untuk mendiseminasikan hasil riset BRIN kepada petani, penyuluh Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Dinas Pertanian dengan bahasa yang mudah dipahami serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya bawang merah bagi peserta kegiatan. Kami berharap hasil riset BRIN memberikan dampak sosial yang lebih luas kepada masyarakat pertanian di Brebes,” ungkapnya.

Melalui rangkaian penelitian, BRIN tidak hanya menghasilkan inovasi di laboratorium, tetapi juga menghadirkan solusi yang telah dibuktikan langsung di lahan petani. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu membantu petani meningkatkan produktivitas bawang merah, mengurangi penggunaan pestisida, menjaga kesehatan lingkungan, serta mendukung terwujudnya pertanian yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Tags: BRINBudidaya Bawang Merah

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Editor
6 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP...

Jalan desa yang mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Editor
6 Oktober 2026

SUMEDANG – Jalan baru Surian akan segera dibangun usai izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan akhirnya turun. Kepastian tersebut...

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.