• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Simpang Susun Gending Masih Perlu Perbaikan Sebelum Dibuka

Editor
Selasa, 04 Agustus 2026 - 09:05
Simpang Susun Gending.(Foto: Dok. BPJT)

Simpang Susun Gending.(Foto: Dok. BPJT)

SATUJABAR, PROBOLINGGO – Simpang Susun Gending yang akan menghubungkan Ruas Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) dengan Ruas Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan. Tahapan penting berupa Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) telah dilaksanakan pada 16–17 Juli 2026 untuk memastikan infrastruktur memenuhi aspek keselamatan, kelayakan fungsi, dan kesiapan operasional sebelum dibuka bagi masyarakat.

Pelaksanaan ULFO dilakukan oleh Tim Uji Laik Fungsi dan Operasi dengan melibatkan PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol selaku badan usaha jalan tol. Pemeriksaan difokuskan pada Simpang Susun Gending yang berada di koridor penghubung Ruas Tol Pasuruan–Probolinggo dan Ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi.

RelatedPosts

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Dikutip dari laman Badan Pengelolaan Jalan Tol (BPJ), keberadaan Simpang Susun Gending diharapkan menjadi penghubung strategis yang meningkatkan konektivitas kawasan timur Jawa Timur. Dengan tersambungnya kedua ruas tol tersebut, pengguna jalan nantinya dapat melakukan perjalanan menuju wilayah Kraksaan dan Paiton maupun sebaliknya secara langsung melalui jalan tol tanpa harus keluar ke jalan non-tol. Kondisi ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta mendukung mobilitas masyarakat di sepanjang koridor Pasuruan–Probolinggo–Banyuwangi.

Dalam pelaksanaan ULFO, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah segmen utama yang meliputi mainroad sepanjang 500 meter pada KM 849+445 hingga KM 849+945, Ramp 2 (On Ramp arah Banyuwangi) sepanjang 653 meter, serta Ramp 3 (Off Ramp dari arah Banyuwangi) sepanjang 1.034 meter. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis infrastruktur, sistem keselamatan, serta kelayakan operasional sebelum simpang susun dibuka untuk umum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim ULFO masih menemukan sejumlah aspek yang memerlukan penyempurnaan oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Temuan tersebut meliputi empat aspek utama, yaitu penyempurnaan perlengkapan jalan dan gerbang tol, peningkatan fasilitas keselamatan jalan, perbaikan kondisi jalan dan sistem drainase, serta penataan area jalan tol.

Pada aspek perlengkapan jalan, diperlukan penyesuaian terhadap sejumlah rambu, marka, guardrail, median concrete barrier, crash cushion, serta pemasangan papan aset negara di sepanjang ramp dan mainroad. Sementara itu, pada aspek keselamatan jalan, tim merekomendasikan penyempurnaan reflektor, deliniator, dan pelengkapan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ramp maupun area gerbang tol.

Selain itu, tim juga merekomendasikan perbaikan kondisi jalan dan drainase melalui penyempurnaan rounding timbunan, pembersihan saluran dan inlet drainase, serta penyesuaian cross drain dan deck drain agar berfungsi secara optimal. Pada aspek penataan kawasan jalan tol, diperlukan perbaikan pagar Ruang Milik Jalan (Rumija/ROW), pembersihan vegetasi dan rumput liar, serta pembersihan sampah dan sisa material konstruksi.

PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol menyatakan akan segera melaksanakan seluruh rekomendasi yang diberikan oleh Tim Uji Laik Fungsi dan Operasi. Seluruh perbaikan akan diselesaikan sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan sebelum dilakukan evaluasi lanjutan menuju pengoperasian.

Apabila seluruh rekomendasi telah dipenuhi, Simpang Susun Gending diharapkan dapat segera dioperasikan secara resmi. Kehadiran simpang susun ini diyakini akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur, meningkatkan efisiensi perjalanan dan distribusi logistik, serta menghadirkan pelayanan jalan tol yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.

Tags: Badan Pengelolaan Jalan TolBPJTSimpang Susun Gending

Related Posts

Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta suara masyarakat, ucap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pembangunan Kota Harus Sentuh Pengetahuan, Kreativitas, Kritik, Suara Masyarakat

Editor
6 Oktober 2026

BANDUNG - Pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus diperkuat dengan pengetahuan, kreativitas, kritik, serta...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP di IPB International Convention Center (IPB ICC), Senin (5/10/2026).(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim: Ikhtiar Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Editor
6 Oktober 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri The 5th International Conference on Tropical Biology yang diselenggarakan SEAMEO BIOTROP...

Jalan desa yang mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Baru Lewati Hutan Haurpapak Sumedang Dibangun 2027

Editor
6 Oktober 2026

SUMEDANG – Jalan baru Surian akan segera dibangun usai izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan akhirnya turun. Kepastian tersebut...

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.