• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

Editor
Rabu, 29 Juli 2026 - 06:25
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sebagai momentum mempercepat transformasi koperasi agar tidak lagi identik dengan usaha simpan pinjam semata, melainkan menjadi penggerak ekonomi kreatif, digital, dan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Harkopnas Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.

RelatedPosts

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Farhan mengatakan, Kota Bandung memiliki modal besar untuk mengembangkan koperasi modern karena ditopang sumber daya manusia kreatif dan ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.

“Koperasi bukan sekadar program politik atau kegiatan seremonial. Koperasi adalah bentuk nyata demokrasi ekonomi yang harus mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Farhan melalui keterangan resminya.

Menurutnya, koperasi di Kota Bandung harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui digitalisasi, tata kelola yang profesional, serta inovasi model bisnis.

Ia bahkan mendorong lahirnya koperasi yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan startup digital sehingga pembiayaan perusahaan rintisan tidak hanya bergantung pada modal ventura.

“Saya membayangkan suatu saat startup digital di Kota Bandung bisa tumbuh dari kekuatan anggota koperasi. Hari ini mungkin masih terdengar sebagai mimpi, tetapi beberapa tahun ke depan hal itu sangat mungkin diwujudkan,” ujarnya.

Selain itu, Farhan juga mengusulkan penerapan konsep gamifikasi dalam pengelolaan koperasi sebagai media edukasi dan peningkatan partisipasi anggota melalui berbagai aplikasi digital yang interaktif.

Di sisi lain, Farhan mengingatkan pentingnya menjaga integritas koperasi khususnya koperasi simpan pinjam. Ia meminta seluruh pengurus menjalankan prinsip koperasi secara benar dan tidak menjadikan koperasi sebagai kedok praktik usaha yang menyimpang.

“Koperasi harus dikelola dengan semangat kebersamaan dan transparansi. Jangan sampai dijadikan kendaraan untuk kepentingan segelintir orang atau praktik yang merugikan anggota,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya administrasi usaha yang tertib dengan memanfaatkan aplikasi pencatatan keuangan digital agar seluruh aktivitas koperasi dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Jangan mengandalkan ingatan. Gunakan sistem pencatatan digital sehingga pengurus maupun anggota dapat memantau kondisi keuangan dan usaha kapan saja,” katanya.

Farhan mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pengembangan koperasi di Kota Bandung masih berada di angka sekitar 36 persen. Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan koperasi.

“Data ini bukan untuk membuat kita pesimis, tetapi menjadi cambuk agar koperasi di Kota Bandung terus berbenah dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota optimis Bandung mampu menjadi pelopor wajah baru koperasi Indonesia. Menurutnya, kekayaan terbesar Kota Bandung bukanlah sumber daya alam, melainkan talenta masyarakat yang kreatif.

“Tambang emas Kota Bandung adalah manusianya. Karena itu saya ingin wajah baru koperasi Indonesia lahir dari Kota Bandung, dengan ide-ide kreatif, inovasi digital, dan semangat gotong royong,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono mengapresiasi Pemkot Bandung atas komitmennya dalam memperkuat gerakan koperasi.

Ia menuturkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar koperasi menjadi sokoguru perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi berbasis masyarakat.

Menurutnya, koperasi saat ini harus berkembang menjadi badan usaha yang modern, profesional, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa maupun kelurahan.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kota Bandung mendukung pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, pergudangan hingga pembiayaan usaha.

“Koperasi yang kuat akan melahirkan ekonomi rakyat yang bermartabat. Karena itu mari jadikan Hari Koperasi sebagai momentum memperkuat digitalisasi, kolaborasi, tata kelola yang baik, dan tetap menjaga nilai-nilai kekeluargaan,” tutur Koko.

Tags: FarhankoperasiMuhammad Farhan

Related Posts

Narasumber dan peserta foto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Potensi UMKM Wilayah Timur melalui Program Digitalisasi Keuangan" yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Senin 27 Juli 2026(Foto: Dok. OJK)

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Editor
28 Juli 2026

SATUJABAR, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk di Indonesia Timur...

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026....

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
24 Juli 2026

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. SATUJABAR, KUNINGAN -...

IKM Hijau

Kemenperin Undang IKM Ikut Program IKM Hijau

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian serius untuk mempercepat transformasi sektor manufaktur nasional menuju industri yang berkelanjutan dan berdaya saing global....

Jakarta Dessert Week.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

Editor
22 Juli 2026

Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 mengangkat tema musik dangdut. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk menyinergikan subsektor kuliner dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat