• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Belasan Anak Diduga Dicabuli di Sukabumi, Polisi Amankan Pria Lansia

Editor
Rabu, 22 Juli 2026 - 01:12
Ilustrasi aksi pencabulan.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi aksi pencabulan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, mengamankan seorang pria lanjut usia (lansia), menyusul kasus dugaan perbuatan cabul terhadap belasan anak. Pria berinsial MH, berusia 72 tahun, diduga pelaku tindakan bejat terhadap korban anak-anak tersebut.

Menurut Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, pria berinisial MH, berusia 72 tahun, saat ini dalam pemeriksaan penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Pria lanjut usia (lansia) tersebut, diamankan, karena diduga sebagai pelaku perbuatan tindak kekerasan seksual terhadap belasan anak.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

“Kita sudah mengamankan terduga pelaku (pencabulan). Namun, kita masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pria berinisial MH, berusia 72 tahun,” ujar Hartono kepada wartawan, Rabu (22/09/2026).

Hartono mengatakan, penyidik masih mendalami kasus dugaan pencabulan tersebut, setelah diungkap dan dilaporkan masyarakat. Keterangan, alat bukti, dan fakta di lapangan sedang dikumpulkan untuk mengungkap pola perbuatan terduga pelaku, termasuk mendalami jumlah korbannya.

“Keterangan saksi, alat bukti, dan fakta di lapangan, masih kita kumpulkan dan dalami termasuk terkait jumlah korbannya,” kata Hartono.

Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota, sudah memeriksa pelapor, terlapor, serta para saksi lain yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut. Para korban juga masih dalam tahap pemeriksaan dan pendataan.

Kasus perbuatan cabul terhadap belasan anak sebelumnya mencuat, setelah para korban saling bercerita pengalaman yang dialaminya. Cerita tersebut kemudian kepada orang tua masing-masing, hingga akhirnya dilaporkan ke pengurus lingkungan.

Anak-anak yang menjadi korban, awalnya tidak berani bercerita karena mendapat ancaman agar tidak memberi tahu orangtuanya. Bahkan, ada yang diberi uang Rp.2.000 hingga Rp.5.000.

Jumlah korban yang terdata awalnya tujuh anak. Setelah didalami lagi, berkembang menjadi 12 anak perempuan, mulai pendidikan usia dini, SD, hingga yang akan masuk SMP.

Berdasarkan pengakuan para korban, dugaan perbuatan cabul kerap terjadi saat anak-anak bermain di halaman masjid pada siang hari. Lokasi tersebut sebelumnya dianggap sebagai ruang aman bagi anak-anak beraktivitas.

Pengakuan anak-anak atas perbuatan cabul yang dialaminya, kemudian mendokumentasikan orangtua, sebagai bukti laporan kepada pihak kepolisian. Dari pengakuan para korban, Tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota mengamankan terduga pelaku, MH.

Tags: AKP HartonoBelasan Anak Diduga Dicabuli di Sukabumijawa baratKasatreskrim Polres Sukabumi KotaPolres Sukabumi KotaSatreskrim Polres Sukabumi Kota

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.