• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 14 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tanaman Malapari Bahan Baku Biodiesel

Editor
Selasa, 14 Juli 2026 - 02:01
Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai bahan baku biodiesel. Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Humas BRIN)

Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai bahan baku biodiesel. Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Humas BRIN)

SATUJABAR, CIBINONG – Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai sumber energi terbarukan yang mampu mendukung transisi energi nasional. Selain menghasilkan bahan baku biodiesel, tanaman ini juga berpotensi dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel atau SAF), sekaligus memberikan manfaat ekologis melalui rehabilitasi lahan kritis.

Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ajang diseminasi berbagai hasil riset dan inovasi ORHL BRIN melalui delapan etalase tematik yang menampilkan penelitian dari hulu hingga hilir di bidang hayati dan lingkungan.

RelatedPosts

Embun Upas Dieng Bisa Muncul, Ini Penjelasan BRIN

Menhub RI & Menteri Transportasi Matangkan Kerja Sama Tranportasi

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Indramayu 12 Tewas, karena Mobil Pikap Angkut Orang

Salah satu etalase yang menarik perhatian pengunjung adalah bidang energi yang menampilkan pengembangan Malapari oleh Kelompok Riset Teknologi Makropropagasi, Pusat Riset Botani Terapan BRIN. Tanaman tersebut diproyeksikan sebagai komoditas strategis untuk mendukung pengembangan bioenergi nasional.

Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Danu, menjelaskan bahwa Malapari merupakan tanaman multiguna yang tidak hanya menghasilkan minyak nabati sebagai bahan baku biodiesel, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

“Malapari merupakan salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Bahkan, minyaknya juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF),” ujarnya seperti dikabarkan Humas BRIN.

Menurut Danu, salah satu keunggulan utama Malapari adalah kemampuannya tumbuh pada lahan kritis maupun lahan marginal yang kurang produktif bagi tanaman pangan. Sistem perakarannya memiliki bintil akar yang mampu mengikat nitrogen sehingga membantu memperbaiki kualitas tanah. Karakteristik tersebut menjadikan Malapari sangat potensial untuk mendukung rehabilitasi lahan sekaligus menyediakan sumber energi terbarukan.

Tidak hanya menghasilkan minyak untuk bioenergi, hampir seluruh bagian tanaman Malapari memiliki nilai ekonomi. Bungkil hasil ekstraksi biji berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, sementara daunnya tengah dikembangkan sebagai bahan baku produk skin care melalui kolaborasi riset dengan mitra industri.

Dalam mendukung hilirisasi hasil riset, Kelompok Riset Teknologi Makropropagasi BRIN juga membangun kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dan instansi, di antaranya PT SANTI Group, Four Pride, PT SANTI Energi Hijau, PT Rumah Tani Nusantara, PT Pinna Foresta Raya, serta Kementerian Kehutanan. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pembangunan rantai pasok Malapari secara berkelanjutan.

“Kami mengembangkan penanaman Malapari di beberapa lokasi sebagai sumber bahan baku (feedstock). Pengembangannya dilakukan secara paralel dengan pembangunan fasilitas pengolahan sehingga ketika pasokan bahan baku sudah tersedia, industri pengolahannya juga telah siap beroperasi,” jelas Danu.

Ia menambahkan bahwa Pusat Riset Botani Terapan BRIN berperan dalam menghasilkan bibit unggul Malapari yang memiliki produktivitas tinggi. Penyediaan benih berkualitas menjadi fondasi penting sebelum pengembangan kawasan produksi dilakukan secara lebih luas bersama masyarakat.

“Saat ini kami merintis pengembangan kawasan inti terlebih dahulu. Setelah luas areal tanam dan kapasitas produksi bahan bakunya memadai, barulah pengembangan dapat diperluas melalui kemitraan dengan masyarakat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas,” katanya.

Melalui Expo ORHL 2026, Danu berharap masyarakat semakin mengenal Malapari sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan penyediaan energi di masa depan. Pengembangan sumber energi berbasis nabati dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Dirinya meyakini bahwa tim peneliti BRIN telah berhasil menghasilkan biodiesel berbahan baku Malapari. Tingginya minat perusahaan, termasuk dari Jepang, menunjukkan bahwa tanaman asli Indonesia ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai komoditas bioenergi yang kompetitif di pasar global.

“Kami telah berhasil menghasilkan biodiesel dari Malapari. Harapannya, masyarakat semakin mengenal tanaman ini dan tertarik untuk ikut mengembangkannya. Bahkan, minat dari perusahaan-perusahaan luar negeri, termasuk Jepang, terhadap Malapari sudah cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa tanaman yang tumbuh di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas bioenergi yang kompetitif di tingkat global,” pungkasnya.

Tags: BBM pesawatbiodieselBRINTanaman Malapari

Related Posts

Candi Arjuno di kawasan wisata Dieng.(Dok. Kemenpar)

Embun Upas Dieng Bisa Muncul, Ini Penjelasan BRIN

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Frost di Dataran Tinggi Dieng yang dikenal sebagai embun upas atau embun es terjadi karena posisi geografis...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser, dan Menteri Agama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.(Foto: Dok. Humas Kemenhub)

Menhub RI & Menteri Transportasi Matangkan Kerja Sama Tranportasi

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat dan memperluas kerja sama di sektor...

Olah TKP tabrakan maut di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Korlantas Polri terjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA).(Foto:Istimewa).

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Indramayu 12 Tewas, karena Mobil Pikap Angkut Orang

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Peristiwa tabrakan maut di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, menelan 12 orang tewas, karena mobil pikap, atau bak terbuka,...

Suasana pelepasan 135 karyawan ParagonCorp untuk menunaikan ibadah umrah di Palmeera Lounge, Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (13/7/2026). Acara dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si.(Foto: Istimewa)

Berikan Apresiasi Tinggi, ParagonCorp Umrahkan 135 Karyawan

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - ParagonCorp memberangkatkan 135 karyawan untuk menunaikan ibadah umrah dalam seremoni pelepasan yang digelar di Palmeera Lounge, Terminal...

Ilustrasi Transaksi Uang.(Foto:Istimewa).

Viral Dosen UPI Diduga Utang Rp.100 Juta ke Perempuan, Kampus Turun Tangan

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial menyebutkan, seorang dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat, dididuga meminjam uang Rp.100 juta...

Presiden Prabowo memimpin rapat di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin (13/07/2026).

Presiden Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat