• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tanaman Malapari Bahan Baku Biodiesel

Editor
Selasa, 14 Juli 2026 - 02:01
Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai bahan baku biodiesel. Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Humas BRIN)

Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai bahan baku biodiesel. Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Humas BRIN)

SATUJABAR, CIBINONG – Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai sumber energi terbarukan yang mampu mendukung transisi energi nasional. Selain menghasilkan bahan baku biodiesel, tanaman ini juga berpotensi dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel atau SAF), sekaligus memberikan manfaat ekologis melalui rehabilitasi lahan kritis.

Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ajang diseminasi berbagai hasil riset dan inovasi ORHL BRIN melalui delapan etalase tematik yang menampilkan penelitian dari hulu hingga hilir di bidang hayati dan lingkungan.

RelatedPosts

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Salah satu etalase yang menarik perhatian pengunjung adalah bidang energi yang menampilkan pengembangan Malapari oleh Kelompok Riset Teknologi Makropropagasi, Pusat Riset Botani Terapan BRIN. Tanaman tersebut diproyeksikan sebagai komoditas strategis untuk mendukung pengembangan bioenergi nasional.

Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Danu, menjelaskan bahwa Malapari merupakan tanaman multiguna yang tidak hanya menghasilkan minyak nabati sebagai bahan baku biodiesel, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

“Malapari merupakan salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Bahkan, minyaknya juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF),” ujarnya seperti dikabarkan Humas BRIN.

Menurut Danu, salah satu keunggulan utama Malapari adalah kemampuannya tumbuh pada lahan kritis maupun lahan marginal yang kurang produktif bagi tanaman pangan. Sistem perakarannya memiliki bintil akar yang mampu mengikat nitrogen sehingga membantu memperbaiki kualitas tanah. Karakteristik tersebut menjadikan Malapari sangat potensial untuk mendukung rehabilitasi lahan sekaligus menyediakan sumber energi terbarukan.

Tidak hanya menghasilkan minyak untuk bioenergi, hampir seluruh bagian tanaman Malapari memiliki nilai ekonomi. Bungkil hasil ekstraksi biji berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, sementara daunnya tengah dikembangkan sebagai bahan baku produk skin care melalui kolaborasi riset dengan mitra industri.

Dalam mendukung hilirisasi hasil riset, Kelompok Riset Teknologi Makropropagasi BRIN juga membangun kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dan instansi, di antaranya PT SANTI Group, Four Pride, PT SANTI Energi Hijau, PT Rumah Tani Nusantara, PT Pinna Foresta Raya, serta Kementerian Kehutanan. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pembangunan rantai pasok Malapari secara berkelanjutan.

“Kami mengembangkan penanaman Malapari di beberapa lokasi sebagai sumber bahan baku (feedstock). Pengembangannya dilakukan secara paralel dengan pembangunan fasilitas pengolahan sehingga ketika pasokan bahan baku sudah tersedia, industri pengolahannya juga telah siap beroperasi,” jelas Danu.

Ia menambahkan bahwa Pusat Riset Botani Terapan BRIN berperan dalam menghasilkan bibit unggul Malapari yang memiliki produktivitas tinggi. Penyediaan benih berkualitas menjadi fondasi penting sebelum pengembangan kawasan produksi dilakukan secara lebih luas bersama masyarakat.

“Saat ini kami merintis pengembangan kawasan inti terlebih dahulu. Setelah luas areal tanam dan kapasitas produksi bahan bakunya memadai, barulah pengembangan dapat diperluas melalui kemitraan dengan masyarakat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas,” katanya.

Melalui Expo ORHL 2026, Danu berharap masyarakat semakin mengenal Malapari sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan penyediaan energi di masa depan. Pengembangan sumber energi berbasis nabati dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Dirinya meyakini bahwa tim peneliti BRIN telah berhasil menghasilkan biodiesel berbahan baku Malapari. Tingginya minat perusahaan, termasuk dari Jepang, menunjukkan bahwa tanaman asli Indonesia ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai komoditas bioenergi yang kompetitif di pasar global.

“Kami telah berhasil menghasilkan biodiesel dari Malapari. Harapannya, masyarakat semakin mengenal tanaman ini dan tertarik untuk ikut mengembangkannya. Bahkan, minat dari perusahaan-perusahaan luar negeri, termasuk Jepang, terhadap Malapari sudah cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa tanaman yang tumbuh di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas bioenergi yang kompetitif di tingkat global,” pungkasnya.

Tags: BBM pesawatbiodieselBRINTanaman Malapari

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan keterangan pers kepada awak media terkait Putusan MK tentang Kuota Internet di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Sabtu (29/08/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang telah dibayarkan. Hal tersebut tertuang dalam...

Si jago merah yang membakar wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur (27/8) (Foto: BPBD Kabupaten Lumajang.

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan...

Desa Wisata di Kabupaten Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Editor
29 Agustus 2026

Desa Wisata Bogor yakbi Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara masuk Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik Jawa Barat 2026....

- Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar jumpa pers usai pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat serta pelaku industri dan asosiasi pariwisata di Labuan Bajo untuk membahas langkah pemulihan pariwisata Flores pascagempa bumi M7,7,sekaligus berbagai isu strategis pengembangan pariwisata Labuan Bajo.(Foto: Humas Kemenpar)

Menpar Widiyanti Temui Ekosistem Pariwisata Labuan Bajo

Editor
29 Agustus 2026

LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat serta pelaku industri dan asosiasi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 29/8/2026 Antam Rp 2.670.000 Per Gram

Editor
29 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 29/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.670.000 per gram...

Kabupaten Kuningan berhasil meraih Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Batch II Tahun 2026 kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten Terbaik II yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kabupaten Kuningan Raih Penghargaan Perumahan

Editor
29 Agustus 2026

KUNINGAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat mendapat apresiasi di tingkat nasional. Kabupaten Kuningan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.