• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 15 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mama Syatibi, Ulama Kharismatik Sumedang

Editor
Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:06
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang merupakan cucu Mama Syatibi menyampaikan sambutan pada Haul Mama Syatibi.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang merupakan cucu Mama Syatibi menyampaikan sambutan pada Haul Mama Syatibi.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Mama Syatibi, ulama kharismatik asal Sumedang ikhlas dalam berdakwah. Dengan jalan kaki, naik delman, naik angkutan umum dalam berdakwah. Tapi dalam dakwahnya efektif.

Keluarga besar Mama Syatibi menggelar haul ke-40 ulama kharismatik Sumedang, Sabtu 27 Juni 2026 di Makam Cigugur Sumedang . Haul untuk mngenang, mendoakan dan mengambil pelajaran dari Perjalanan Hidup KH Muhammad Syatibi atau Mama Syatibi.

RelatedPosts

Jejak Kemerdekaan: Diplomasi Sunyi di Linggarjati

Jejak Kemerdekaan di Jabar: Rengasdenglok di Ambang Kemerdekaan RI

Batik Sumedang, Kini Sedang Dirintis

Tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sumedang, salah satu orang yang berjasa dalam hal penyebaran Islam di Sumedang. Mama Syatibi juga  dipercaya menjadi Imam Masjid Agung Sumedang pada Tahun 1925 sampai menjelang wafatnya di tahun 1987.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang merupakan cucu Mama Syatibi menyebutkan, haul mengandung makna mengenang, mendoakan dan mengambil pelajaran dari perjalanan hidup  KH Muhammad Syatibi. “Inti maknanya yaitu haul menghidupkan nilai-nilai perjuangan seseorang. Terkhusus sekarang menghidupkan nilai perjuangan KH Muhammad Syatibi  dari mengabdikan diri ke umatnya dan masyarakat Kabupaten Sumedang,” kata Dony.

Bupati Dony menyebutkan, wafatnya salah satu ulama sebetulnya tidak betul-betul wafat. “Walaupun jasadnya sudah menghadap ke Alloh SWT. Tapi ilmu yang diajarkannya, ahlaq yang diwariskannya, ke keluarga, santrinya, masyarakatnya dan amal jariyah yang sudah ditanamkan. Santri yang telah dididiknya, akan terus hidup, akan terus mengalir pahalanya dan akan terus menjadi penuntun yang menyinari perjalanan hidup umat,” kata Dony.

Bupati Dony menyebutkan, sang kakek sudah meninggal selama 40 tahun kebelakang.  “Tapi namanya masih diucapkan dengan penuh hormat oleh siapapun. Ini mengandung arti keberkahan hidup manusia tidak diukur dari panjangnya usia. Tapi kemangfaatannya, meninggalkan jejak-jejak kebaikan, kemangfaatan. Mudah-mudahan menjadi motivasi untuk kita semuanya,”ujarnya

Sosok Mama Syatibi dalam perjalanan dakwahnya sampai ketingkat pelosok-pelosok di Sumedang.

“Alhmarhum penuh keiklasan dalam berdakwah, tidak mengenal lelah. Perjuangan dakwahnya belum ada kendaraan waktu dulu. Dakwah dengan cara berjalan kaki naik delman, naik angkutan umum. Tapi dalam dakwahnya efektif,” katanya.

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: Dony Ahmad MunirMama Syatibi

Related Posts

Gedung di Linggarjati Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(Foto: Disparbud Jabar)

Jejak Kemerdekaan: Diplomasi Sunyi di Linggarjati

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Di kaki Gunung Ciremai yang sejuk, sebuah rumah peristirahatan di Desa Linggarjati, Kuningan, mendadak menjadi pusat perhatian...

Oleh Nelly - Friend's work, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=610101

Jejak Kemerdekaan di Jabar: Rengasdenglok di Ambang Kemerdekaan RI

Editor
13 Agustus 2026

Dini hari, 16 Agustus 1945. Di sudut sunyi Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, sebuah rumah kayu sederhana milik seorang petani Tionghoa...

Lomba desan batik sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Batik Sumedang, Kini Sedang Dirintis

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang mendorong lahirnya motif batik khas Sumedang yang mampu merepresentasikan sejarah, alam, budaya, dan kearifan...

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Jalan Santai Bersama Kang Dedie, Olahraga Sekaligus Berbagi

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendukung kegiatan peduli antarsesama yang dikemas melalui aktivitas olahraga, Sabtu (8/8/2026)....

Pahlawan Nasional Wanita Indonesia - Museum RA Kartini.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Pahlawan Wanita: Segudang Pelajaran di Museum RA Kartini

Editor
7 Agustus 2026

JAKARTA – Pahlawan wanita di Indonesia tentu sangatlah banyak di antara sederet nama yang ‘diakui’ pemerintah. Salah satunya adalah Raden...

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ziarah ke makam Cut Nyak Dien.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Menteri Ekraf Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien

Editor
5 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Suasa khidmat mewarnai kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya ke Makam Cut Nyak Dien di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung