• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sadis! Dua Kakak-Beradik di Bawah Umur di Sumedang Disiram Air Keras OTK

Editor
Kamis, 18 Juni 2026 - 12:48
Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah.(Foto:Istimewa).

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUMEDANG–Dua orang anak di bawah umur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penyiraman air keras orang tidak dikenal (OTK). Kedua korban yang merupakan kakak-beradik tersebut, salah satunya harus mengalami kerusakan permanen pada mata kirinya.

Tindakan sadis menimpa dua orang anak di bawah umur asal Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Kedua korban berinisial RPF, berusia 9 tahun, dan KSH, berusia 5 tahun, yang merupakan kakak-beradik menjadi korban penyiraman cairan air keras orang tidak dikenal (OTK).

RelatedPosts

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Aksi penyiraman kedua korban dalam dua kejadian berbeda. Kedua korban mengalami luka serius, salah satunya harus mengalami kerusakan permanen pada mata kirinya.

Menurut Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, kedua korban saat ini masig perawatan intensif tim media rumah sakit, dengan mendapakan pendampingan. Tim Satreskrim Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku, termasuk motif yang melatarbelakangi tindakan biadadnya.

“Kedua korban masih dalam perawatan intensif tim medis rumah sakit, dengan mendapatkan pendampingan. Kami dari Satreskrim Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku, termasuk mengungkap motif di balik aksi penyiraman tersebut,” ujar Tanwin dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (18/06/2026).

Tanwin mengatakan, proses penyidikan difokuskan dengan melakukan pemeriksaan di lingkungan keluarga korban. Pemeriksaan ditujukan untuk mendapatkan petunjuk, karena kedua korban satu keluarga.

“Proses penyelidikan sementara difokuskan ke lingkungan keluarga. Tujuannya, diharapkan bisa mendapat petunjuk, karena terjadi dua kali terhadap kedua korban dari keluarga yang sama,” kata Tanwin.

Tanwin menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, aksi penyiraman pertama terjadi, pada 12 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Korbannya KSH, saat baru pulang dari rumah kerabatnya di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Korban disiram cairan air keras saat turun dari kendaraan hendak buang air kecil setelah turun dari kendaraan oleh pelaku yang didiga telah membuntuti.

Sementara kejadian kedua, menimpa kakaknya, RPF, pada 15 Juni 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Korban baru pulang bermain sepak bola, tiba-tiba didekati pelaku diduga orang yang sama, dan langsung menyiramkan cairan air keras.

Serangan pelaku dengan menyiramkan cairan air keras, mengakibatkan kedua korban mengalami luka serius pada tubuh dan area bagian punggung. Bahkan, salah satu korban harus mengalami kerusakan permanen pada bagian mata kirinya.

“Kami terus mendalami untuk bisa segera mengungkap kasusnya. Sejumlah saksi telah diminta keterangan dan barang bukti dikumpulkan, termasuk bukti petunjuk rekaman CCTV untuk memperjelas rangkaian peristiwa,” ungkap Tanwin

Kedua korban telah mendapat menjamin keselamatan dan pemulihan dari rumah aman yang dikelola Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang. Langkah tersebut, agar kedua korban mendapatkan perlindungan, layanan kesehatan, dan pendampingan psikologis selama proses penyelidikan berlangsung.

“Kami mengimbau, warga yang memiliki informasi terkait kasus tersebut, untuk segera melaporkan kepada kami. Belum penetapan tersangka, karena identitas pelaku masih kami dalami,” tutup Tanwin.

Tags: AKP Tanwin NopiansahDua Kakak-Beradik Disiram Air Keras OTKjawa baratKabupaten SumedangKasatreskrim Polres Sumedangpolres sumedangSatreskrim Polres Sumedang

Related Posts

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di acara Malam Syukuran 38 Tahun Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), sebagai bagian dari rangkaian acara Business Forum dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) XXV HKI di Jakarta, Jumat (31/07).(Foto: Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi,...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, CIREBON--Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebakaran. Peristiwa kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedadang disaat transaksi jual-beli sudah...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 2/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 2/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Jajaran Kemenhut siaga kebakaran hutan.(Foto: Humas Kemenhut)

Jajaran Kemenhut Siaga Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, OGAN ILIR - Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah V Palembang terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan...

Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival Mangrove Nasional (Mangrofest) 2026 di Nusantara, Kalimantan Timur.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Buka Mangrofest 2026 di Kaltim

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, NUSANTARA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat