• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sensus Ekonomi 2026, Farhan: Jadi Kompas Pembangunan

Editor
Selasa, 16 Juni 2026 - 06:43
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menanggapi Sensus Ekonomi 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menanggapi Sensus Ekonomi 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Sensus Ekonomi 2026 berjalan mulai 15 Juni 2026. Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi kompas pembangunan Kota Bandung dalam satu dekade mendatang.

Melalui data yang akurat dan komprehensif, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

RelatedPosts

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Hal tersebut disampaikan Farhan saat pencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian persiapan pelaksanaan sensus ekonomi yang akan dilakukan secara nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Farhan, sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali memiliki peran strategis karena menjadi dasar dalam penyusunan berbagai asumsi pembangunan ekonomi makro, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Asumsi pembangunan ekonomi makro harus didasarkan pada hasil sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali, sambil kita melakukan pengumpulan data tahunan untuk memantau berbagai perkembangan,” ujarnya seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Ia menilai, pembangunan yang berhasil tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan data yang berkualitas. Karena itu, seluruh kebijakan pemerintah harus disusun berdasarkan fakta dan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Farhan mengatakan, Indonesia sebagai bangsa besar harus terus bergerak maju dengan menjadikan data sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan. Pendekatan pembangunan berbasis bukti atau evidence-based policy menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

“Kebijakan serta pembangunan berdasarkan data atau evidence-based ini harus dilakukan melalui pengumpulan data yang baik dan sistematis,” katanya.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha di Indonesia secara menyeluruh. Data tersebut nantinya menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan responsif terhadap perubahan zaman.

Terlebih, lanjut Farhan, Kota Bandung saat ini menghadapi dinamika ekonomi yang cukup kompleks. Sebagai salah satu pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata di Indonesia, Bandung dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi secara cepat.

Di sisi lain, capaian ekonomi Kota Bandung menunjukkan tren yang positif. Farhan mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung saat ini sudah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sekarang kita sudah berada di angka sekitar 5,75 sampai 5,76 persen. Ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 5 persen,” ungkapnya.

Bahkan pada triwulan pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tercatat mencapai sekitar 5,75 persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi yang dilakukan pemerintah bersama para pemangku kepentingan mulai menunjukkan hasil yang positif.

“Ini membuktikan, pembangunan dan perkembangan ekonomi di Kota Bandung berjalan dalam satu barisan yang kompak, terintegrasi, dan memberikan hasil yang optimal,” katanya.

Meski demikian, Farhan mengingatkan, berbagai capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan. Salah satu momentum yang berpotensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian Kota Bandung adalah rencana pengaktifan kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Ia menyambut, baik rencana tersebut karena dapat membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan jasa. Namun, menurutnya, manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak akan datang secara otomatis tanpa perencanaan yang matang.

“Kita sedang menunggu pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara yang diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, kondisi industri penerbangan saat ini berbeda dibandingkan sebelum pandemi. Kenaikan harga avtur, mahalnya tiket pesawat, serta perubahan pola perjalanan masyarakat menjadi faktor yang akan memengaruhi perkembangan bandara ke depan.

Karena itu, pemerintah harus menyiapkan strategi pembangunan yang berbasis data agar setiap peluang ekonomi yang muncul dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Momentum tersebut bukanlah seperti sebuah durian runtuh. Momentum itu harus dimanfaatkan melalui perencanaan yang baik berdasarkan data yang akurat dan analisis yang tepat,” ujarnya.

Untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Farhan menginstruksikan seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga unsur kewilayahan seperti RT dan RW untuk aktif melakukan sosialisasi dan mendukung kebutuhan pelaksanaan sensus.

Ia juga mengajak para pengusaha, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, serta seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.

“Saya instruksikan kepada seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dan menghimbau seluruh Ketua RW, Ketua RT, para pengusaha serta pelaku usaha lainnya agar berkoordinasi, melakukan sosialisasi, penyebarluasan informasi, serta memfasilitasi kebutuhan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” tuturnya.

Tags: Muhammad FarhanSensus Ekonomi 2026wali kota bandungwalikota

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, CIREBON--Peristiwa kebakaran memilukan melanda bangunan rumah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga merenggut nyawa...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang el nino godzilla.(Foto:Istimewa).

El Nino 2026: Hari Tanpa Hujan Terlama di Purworejo Jateng

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama...

Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan menggandeng Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiralodra, gelar menggelar Pelatihan Pembuatan Tempe Skala Rumahan bagi kelompok ibu-ibu mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.(Foto: Istimewa)

Berdayakan Eks TKW, BAZMA Pertamina Kilang Balongan Gelar Pelatihan Tempe Guna Pacu Ekonomi Desa Rawadalem

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, BALONGAN INDRAMAYU – Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan mengambil langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar...

Menpora RI, Erick Thohir melakukan MoU bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth, David Neo, dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Sanur, Bali, Senin (4/5).(foto:dok/kemenpora.go.id)

Indonesia Youth Summit 2026 Usung Penguatan Kepemimpinan, Solutif, Keberlanjutan

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 di Jakarta. Dihadiri diikuti sekitar 5000 peserta dari berbagai daerah,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat