• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wonderlab Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Kreatif Berbasis Pengalaman Imersif

Editor
Selasa, 09 Juni 2026 - 06:44
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa masa depan ekonomi kreatif tidak hanya dibangun melalui talenta dan konten digital, tetapi juga melalui penciptaan ruang-ruang pengalaman yang inovatif dan bernilai ekonomi. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6), pada hari keempat masa soft opening.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengunjungi dan mencoba salah satu wahana di Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin (8/6/2026) melalui keterangan resminya.

RelatedPosts

Gross Split Hanya di Sektor Migas, Ini Kata Menteri Bahlil

Job Fair di Kota Bogor Sediakan 3.212 Lowongan

Harga Emas Selasa 9/6/2026 Antam Rp 2.733.000 Per Gram

“Saya sangat mengapresiasi inovasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam mewujudkan ruang ini. Ketika industri kreatif lokal mampu menerjemahkan kreativitas menjadi ruang fisik imersif seperti ini, kita tidak hanya menciptakan nilai ekonomi baru, tetapi juga membangun tempat di mana generasi masa depan kita bisa tumbuh tangguh dan adaptif,” ujar Teuku Riefky.

Teuku Riefky menambahkan, kehadiran Wonderlab menunjukkan bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi produk berbasis pengalaman yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus sosial. Model bisnis semacam ini dinilai menjadi salah satu arah pengembangan ekonomi kreatif Indonesia ke depan.

“Ekonomi kreatif yang kami dorong sebagai the new engine of growth bertumpu pada lahirnya inovasi yang dekat dengan masyarakat. Wonderlab menjadi contoh bagaimana kreativitas dapat diterjemahkan menjadi pengalaman imersif yang bernilai ekonomi,” terangnya.

Lanjut Teuku Riefky, Kementerian Ekraf terus melakukan. penguatan infrastruktur dan ruang kreatif untuk mendorong terciptanya nilai tambah bagi perekonomian nasional. Kunjungan Kementerian Ekraf pada masa soft opening Wonderlab yang berlangsung pada 5–8 Juni 2026 menjelang grand opening resmi pada 15 Juni 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis inovasi dan pengalaman.

Wonderlab merupakan destinasi edukasi fisik dan bermain imersif pertama di Indonesia yang menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung tumbuh kembang anak dan praremaja secara menyeluruh. Berdiri di area seluas 1.405 meter persegi, destinasi yang dikembangkan PT Wonder World Entertainment ini mengintegrasikan teknologi mekatronik dan desain multisensori untuk mendorong aktivitas fisik, ketangguhan mental, serta kemampuan kognitif generasi muda.

Berbagai fasilitas dihadirkan, mulai dari zona petualangan imersif, Wonder Class multidisiplin untuk anak usia 1–8 tahun, hingga kolam bola interaktif berisi 320.000 bola yang menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta. Mengusung filosofi mens sana in corpore sano, Wonderlab memadukan teknologi projection mapping dan aktivitas gerak untuk membangun kepercayaan diri serta kemampuan anak menghadapi tantangan melalui pengalaman bermain.

“Hari ini, terlalu banyak fokus diberikan pada perkembangan akademik, sementara perkembangan fisik yang membentuk karakter anak justru sering diabaikan. Wonderlab hadir untuk mengembalikan keseimbangan itu sebuah ruang di mana anak dan praremaja bisa bergerak, berpikir, mencoba, bahkan gagal lalu mencoba lagi, dan tumbuh menjadi pribadi yang berani, tangguh, adaptif, dengan rasa ingin tahu yang tinggi,” ujar Belinda Luis.

Dalam acara tersebut, Menteri Ekaf didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi; Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis & Antar Lembaga, Rian Syaf; Kepala Biro Komunikasi, Kiagoos Irvan Faisal; Direktur Periklanan, Andy Ruswar; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang K Mallarangeng.

Tags: Menteri EkrafTeuku Riefky Harsya

Related Posts

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema gross split hanya diterapkan pada sektor minyak dan gas bumi (migas), serta tidak akan diberlakukan pada sektor mineral dan batubara (minerba).(Foto: Humas ESDM)

Gross Split Hanya di Sektor Migas, Ini Kata Menteri Bahlil

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Gross split hanya diterapkan pada sektor minyak dan gas bumi (migas), serta tidak akan diberlakukan pada sektor...

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Job Fair 2026 yang melibatkan 30 perusahaan ternama.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Job Fair di Kota Bogor Sediakan 3.212 Lowongan

Editor
9 Juni 2026

Job Fair Tahun 2026 ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang melibatkan 30 perusahaan ternama, baik dari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 9/6/2026 Antam Rp 2.733.000 Per Gram

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 9/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.733.000 per gram...

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan soal dugaan penipuan modus DAM dan badal haji Rp1,4 miliar.(Foto: Humas Kemenhaj)

Penipuan Modus DAM dan Badal Haji Rp1,4 Miliar

Editor
9 Juni 2026

Penipuan modus DAM dan Badal Haji Rp1,4 miliar diduga melibatkan salah satu KBIHU asal Jawa Barat yang diungkap oleh Tim...

jaga keamanan,sirene,rotator

Pembekuan Sirene“Tot Tot Wuk Wuk” Diperpanjang

Editor
9 Juni 2026

Pembekuan sirene rotator pengawalan atau “tot tot wuk wuk” masih tetap diberlakukan atas berbagai masukan yang disampaikan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA...

Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.(Image: Google Finance)

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Sempat Tembus Rp 18.200

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ tetap melemah di atas Rp 18.000 per 1 US$, menurut data...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.