• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

Editor
Kamis, 04 Juni 2026 - 01:37
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri nasional melalui partisipasi aktif pada BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2026, dalam Sub-Forum on Industrial Intelligence and Technology Innovation yang digelar di Xiamen, Tiongkok.

Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi negara-negara BRICS dan mitra untuk memperkuat kolaborasi di bidang teknologi industri, kecerdasan artifisial, manufaktur cerdas, hingga inovasi digital berkelanjutan. Keikutsertaan Indonesia dalam forum ini sejalan dengan semakin aktifnya peran Indonesia dalam kerja sama BRICS, khususnya dalam memperluas akses industri, investasi, teknologi, dan penguatan rantai pasok global.

RelatedPosts

Jalan Kelok 23 Pansela DIY Diujicoba

2.000 Pegawai PU Main Judol, Transaksi Rp 12 Miliar, Menteri Evaluasi Sistem

Gubernur BI Lantik Pemimpin Satker

“Indonesia memandang momentum ini sebagai peluang strategis untuk mempercepat transformasi industri nasional melalui penguatan manufaktur cerdas, digitalisasi industri, dan pengembangan industri hijau yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/6).

Sub-forum bertajuk Industrial Intelligence and Technology Innovation tersebut membahas berbagai isu strategis terkait penerapan kecerdasan artifisial, big data, otomatisasi industri, manufaktur pintar, hingga pengembangan ekosistem inovasi digital di sektor industri. Pembahasan tersebut dinilai relevan dengan agenda transformasi industri nasional melalui peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memacu percepatan adopsi teknologi dan penguatan daya saing manufaktur Indonesia.

Dalam sub forum yang dilaksanakan pada 28 Mei 2026, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menekankan, kerja sama internasional menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi industri nasional. Menurutnya, keterhubungan dengan mitra global dapat memperkuat inovasi, meningkatkan daya saing industri manufaktur dalam negeri, serta membentuk ekosistem industri yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika global.

“Sinergi antarnegara BRICS memiliki peran strategis agar transformasi industri dapat berjalan secara inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Kemenperin melihat potensi besar pengembangan kerja sama di bidang Artificial Intelligence, Internet of Things, Big Data, industrial robotics, hingga digital standardization untuk memperkuat keterhubungan industri di antara negara-negara BRICS,” ujarnya.

Selain itu, Kemenperin juga terus memperkuat kerja sama dalam pengembangan startup industri dan ekosistem inovasi digital, khususnya untuk mendukung transformasi digital industri kecil dan menengah (IKM). Harmonisasi standar digital dan penguatan kompetensi sumber daya manusia industri dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi era industri baru yang semakin berbasis teknologi.

Dalam implementasi Making Indonesia 4.0, Kemenperin telah melakukan berbagai program strategis mulai dari pendampingan transformasi digital industri, pengembangan pusat kapabilitas industri 4.0, hingga penguatan program pengembangan talenta industri. Salah satu program yang terus diperluas adalah E-Smart IKM yang telah membantu lebih dari 20 ribu pelaku IKM memanfaatkan platform digital dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk.

Kemenperin juga menilai pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mendukung transformasi industri masa depan. Selain penguasaan teknologi, kesiapan SDM dalam beradaptasi dan berinovasi menjadi faktor penting dalam menciptakan industri yang berdaya saing tinggi.

“Karena itu, Kemenperin membuka peluang kerja sama antarnegara BRICS di bidang pendidikan digital, pelatihan industri, program Training of Trainers, serta pengembangan platform pembelajaran digital bersama,” katanya.

Melalui partisipasi dalam BRICS PartNIR 2026, Kemenperin berharap kolaborasi di bidang teknologi, investasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan antarnegara anggota BRICS dapat semakin diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi industri nasional yang cerdas, hijau, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Tags: Agus Gumiwang KartasasmitaBRICS PartNIR 2026kemenperinMenperin

Related Posts

Jalan kelok 23 atau Jalan Baru Kretek–Girijati yang menghubungan Kab. Bantul dan Kab. Gunungkidul.(Foto: Dok. Humas Kementerian PU)

Jalan Kelok 23 Pansela DIY Diujicoba

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan uji coba open traffic Jalan Baru Kretek–Girijati selama tujuh hari, mulai 14...

Menteri PU Dody Hanggodo.(Foto: Humas Kementerian PU)

2.000 Pegawai PU Main Judol, Transaksi Rp 12 Miliar, Menteri Evaluasi Sistem

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat lebih dari 81 ribu frekuensi transaksi judi online dengan total nilai transaksi mencapai...

Mal Isnaini S. Meyyanti dilantik sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, pada tanggal 15 September 2026 di Jakarta.(Foto: Dok. Humas Bank Indonesia)

Gubernur BI Lantik Pemimpin Satker

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, melantik Mal Isnaini S. Meyyanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis...

rekomendasi harga emas antam, aneka tambang

Harga Emas Rabu 16/9/2026 Antam Rp 2.593.000 Per Gram

Editor
16 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 16/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.593.000 per gram...

Hewan laut penyu.(Foto: Humas Kemenpar)

Kemenpar: Tidak Ada Toleransi Terhadap Perusakan Ekosistem Raja Ampat

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kemenpar atau Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengecam keras dugaan tindakan wisatawan yang melakukan perburuan penyu dengan speargun di...

(Foto: Humas Kemenpar)

Konser Artis Global Dorong Ekonomi Indonesia

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata terus mendorong penguatan ekosistem event di Indonesia sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan daya tarik destinasi,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.