• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Nilai Tukar Petani Nasional Mei 2026 Naik 1,99 Persen

Editor
Selasa, 02 Juni 2026 - 04:09
Nilai Tukar Petani atau NTP Nasional Mei 2026.(Image: BPS)

Nilai Tukar Petani atau NTP Nasional Mei 2026.(Image: BPS)

SATUJABAR, JAKARTA – Nilai Tukar Petani adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Nilai Tukar Petani atau NTP nasional Mei 2026 sebesar 127,73 atau naik 1,99 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 2,53 persen lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,53 persen.

RelatedPosts

Pencuri Spesialis Bobol Rumah di Cirebon Ditangkap Usai Buron Setahun

PMI Manufaktur Masih Solid, Ungkap Menperin

OJK Dorong Industri BPR/BPRS yang Berintegritas

Pada Mei 2026, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami kenaikan tertinggi (6,61 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Gorontalo mengalami penurunan terdalam (3,06 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

Pada Mei 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,48 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional Mei 2026 sebesar 132,84 atau naik 1,95 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

BACA JUGA: Harga Dex Turun, Pertamax Turbo Naik Per 1 Juni 2026

SIMAK JUGA: Begini Cara Meraih Financial Freedom

Inflasi Mei 2026 Jabar Capai 3,07 Persen, Kota Bandung Tertinggi

Inflasi Mei 2026 Jabar Capai 3,07 Persen year-on-year (y-on-y), ungkap Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,71.

Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Bandung sebesar 3,32 persen dengan IHK sebesar 110,85 dan inflasi y-o-y terendah terjadi di Kab subang sebesar 2,61 persen dengan IHK sebesar 112,8.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,09 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,51 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,21 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,24 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,09 persen; kelompok transportasi sebesar 0,87 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,68 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,87 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,26 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,53 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12.99 persen.

Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Jawa Barat bulan Mei 2026 sebesar 0,24 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,42 persen.

Tags: Badan Pusat StastistikBPSNilai Tukar Petani

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Pencuri Spesialis Bobol Rumah di Cirebon Ditangkap Usai Buron Setahun

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, CIREBON--Buronan spesialis pembobol rumah yang sudah setahun masuk daftar pencurian orang (DPO) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditangkap polisi....

Realisasi investasi industri manufaktur sepanjang tahun 2024 sebesar Rp721,3 triliun atau memberikan kontribusi hingga 42,1 persen terhadap total realisasi investasi di Indonesia yang mencapai Rp1.714,2 triliun pada 2024.

PMI Manufaktur Masih Solid, Ungkap Menperin

Editor
2 Juni 2026

PMI manufaktur dinilai masih solid, menurut Menperin industri menjaga stok bahan baku untuk keberlanjutan produksi. SATUJABAR, JAKARTA - Purchasing Managers’...

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan.(Foto: Humas OJK)

OJK Dorong Industri BPR/BPRS yang Berintegritas

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan terus berupaya mewujudkan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Nilai Tukar Petani atau NTP Jawa Barat Mei 2026.(Image: BPS Jabar)

NTP Jawa Barat Mei 2026 Naik 1,23 Persen

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - NTP Jawa Barat Mei 2026 naik 1,23 persen dibandingkan April 2026, dari 116,86 menjadi 118,30. Menurut data...

Kunjungan Wisman ke Jabar April 2026.(Image: BPS Jabar)

Kunjungan Wisman April 2026 ke Jabar Turun 20,80 Persen

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kunjungan wisman April 2026 ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada April 2026 tercatat sebanyak 217 kunjungan,...

Kunjungan wisman ke Indonesia April 2026.(Image: BPS)

Kunjungan Wisman April 2026 ke Indonesia Naik 14,75 Persen

Editor
2 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Kunjungan wisman April 2026 ke Indonesia mencapai 1,25 juta kunjungan. Jumlah ini naik sebesar 14,75 persen dibandingkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.