• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ekspor Indonesia Januari–April 2026 Naik 5,48 Persen

Editor
Selasa, 02 Juni 2026 - 02:37
Ekspor Indonesia Januari–April 2026.(Image: BPS)

Ekspor Indonesia Januari–April 2026.(Image: BPS)

SATUJABAR, JAKARTA – Ekspor Indonesia Januari–April 2026 mencapai US$92,15 miliar atau naik 5,48 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai US$87,74 miliar naik 6,28 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan nilai ekspor Indonesia April 2026 mencapai US$25,30 miliar atau naik 21,98 persen dibanding ekspor April 2025. Ekspor nonmigas April 2026 mencapai US$24,15 miliar, naik 23,36 persen dibanding April 2025.

RelatedPosts

Pemerintah Konsolidasikan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Wisman ke Jawa Barat Juli 2026 Turun 51,36 Persen

Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari–April 2026, komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah lemak minyak hewani/nabati sebesar US$1,87 miliar (18,80 persen). Sementara komoditas dengan penurunan tertinggi adalah bahan bakar mineral yang turun sebesar US$0,37 miliar (3,54 persen).

Ekspor nonmigas Januari–April 2026 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$22,76 miliar, disusul Amerika Serikat US$10,17 miliar, dan India US$6,14 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,52 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$17,70 miliar dan US$6,00 miliar.

BACA JUGA: Inflasi Mei 2026 Jabar Capai 3,07 Persen, Kota Bandung Tertinggi

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–April 2026 naik 9,78 persen dibanding periode yang sama tahun 2025, sedangkan ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 26,27 persen, demikian juga ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 8,44 persen.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–April 2026 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan nilai US$12,58 miliar (13,65 persen), diikuti Sulawesi Tengah US$8,36 miliar (9,07 persen) dan Kepulauan Riau US$8,06 miliar (8,74 persen).

Inflasi Mei 2026 Nasional Capai 3,08 Persen

Inflasi Mei 2026 secara nasional year-on-year (y-on-y) capai 3,08 persen, ungkap  Badan Pusat Statistik (BPS) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,40.

Inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,94 persen dengan IHK sebesar 112,93, sedangkan terendah terjadi di Provinsi Lampung sebesar 1,94 persen dengan IHK sebesar 111,84.

Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,09 persen dengan IHK sebesar 118,52, sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 0,66 persen dengan IHK sebesar 113,79.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,94 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,84 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,00 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,98 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,70 persen; kelompok transportasi sebesar 2,30 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,97 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,30 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,15 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,24 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,35 persen.

Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,28 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,35 persen.

Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Mei 2026 tercatat sebesar 2,59 persen, dengan tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,22 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,38 persen.

Tags: badan pusat statistikBPSEkspor Indonesia

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid bersama Wamendagri Bima Arya dan Kepala Bakom Muhammad Qodari memberikan keterangan kepada wartawan dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Graha Marinir, Jakarta Pusat, Selasa (01/09/2026). Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi

Pemerintah Konsolidasikan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan

Editor
2 September 2026

JAKARTA - Pemerintah menyatukan jaringan kehumasan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk membangun komunikasi kebijakan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan...

Pimpinan daerah foto bareng warga di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Editor
2 September 2026

KUNINGAN — Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diwarnai dengan tumpleknya ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Kuningan,...

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Wisman ke Jawa Barat Juli 2026 Turun 51,36 Persen

Editor
1 September 2026

BANDUNG – Wisman ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juli 2026 tercatat sebanyak 232 kunjungan, atau turun 51,36 persen...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Mengitimidasi dan Memeras ASN di Sekolah di Sukabumi, Pria Mengaku Wartawan Positif Narkoba Ditangkap

Editor
1 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Viral di media sosial, seorang pria mengaku-ngaku sebagai wartawan, mengamuk di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Pelepasan ekspor komoditas kopi dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage, Bandung, menuju Tiongkok dan Maroko pada Kamis (16/7/2026).(Foto: Dok. Kemendag)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 Naik 6,43 Persen

Editor
1 September 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 mencapai USD 23,58 miliar atau naik 6,43 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi sumedang,inflasi jabar november 2024,inflasi desember 2024,inflasi kota bandung

Inflasi Jabar Agustus 2026 Sebesar 3,13 Persen (Y-no-Y)

Editor
1 September 2026

BANDUNG - Inflasi Jabar Agustus 2026 year on year (y-on-y) di Jawa Barat sebesar 3,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.