• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 24 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aksi Bersih-bersih di Kolam Ikan Dewa, Merawat Warisan Budaya Kuningan

Editor
Minggu, 24 Mei 2026 - 07:51
Aksi bersih-bersih kolam ikan dewa di Kuningan>(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Aksi bersih-bersih kolam ikan dewa di Kuningan>(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dulu, peristiwanya sempat viral. Ribuan ikan dewa mati. Tepatnya sebanyak 1.200 ekor. Peristiwa itu cukup mengejutkan dan mengundang rasa prihatin. Namun, semangat untuk menjaga kelestarian warisan budaya atau heritage harus tetap terjaga.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani mewakili Bupati Kuningan menghadiri kegiatan gotong royong bersih-bersih Balong Girang Cigugur, Minggu (24/5/2026), di kawasan Balong Girang Cigugur, Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur. Kegiatan tersebut digelar atas inisiasi panitia gotong royong bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan habitat Ikan Dewa atau Kancra Bodas.

RelatedPosts

Ketika Bupati Sumedang Semringah Persib Juara Liga

MR.DIY Jadi Mitra IKM, Siap Kuasai Ritel Modern

Mahkota Binokasih Kembali Ke Keraton Sumedang Larang

Kegiatan diikuti unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, LPM, komunitas lingkungan, serta warga Cigugur yang turun langsung membersihkan kolam, lumpur, dan puing-puing di area balong.

Camat Cigugur, Yono Rahmansah, S.STP., menyampaikan bahwa kondisi Balong Girang perlahan mulai pulih pasca musibah matinya ribuan ikan beberapa waktu lalu. Ia menyebut sekitar 1.200 ekor ikan terdampak dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, sekarang kondisi sudah mulai pulih kembali. Walaupun mungkin jumlah ikan yang mati itu kurang lebih ada 1.200-an ekor, namun insyaallah dengan langkah-langkah yang kita lakukan, ekosistem di sini bisa kembali ke habitatnya semula dan tetap menjadi ciri khas Cigugur,” ujarnya dikutip laman Pemkab Kuningan.

Menurutnya, Balong Girang bukan sekadar kolam biasa, tetapi memiliki nilai sejarah dan ikatan batin yang kuat bagi masyarakat Cigugur. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberadaan ikon daerah tersebut.

Ia juga menjelaskan, kegiatan gotong royong dilakukan menjelang pelaksanaan tradisi Seren Taun yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Selain membersihkan area kolam, ke depan kawasan tersebut diharapkan dapat kembali ditata agar lebih asri dan nyaman sebagai destinasi wisata masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si yang tidak dapat hadir karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tuti membacakan sambutan Bupati Kuningan. Disampaikan bahwa Balong Girang Cigugur memiliki nilai sejarah, budaya, spiritual, dan ekologis yang sangat tinggi karena menjadi habitat Kancra Bodas atau Ikan Dewa khas Kabupaten Kuningan.

“Balong Girang Cigugur bukan hanya sekadar kolam atau sumber mata air, tetapi tempat ini memiliki nilai sejarah, budaya, spiritual, sekaligus nilai ekologis yang sangat tinggi,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Bupati juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah matinya Ikan Dewa beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Hari ini, saya merasa bangga melihat masyarakat Cigugur begitu kompak dan turun langsung menguras kolam, membersihkan lumpur, serta menata batu. Inilah kekuatan masyarakat Kuningan yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa menjaga kelestarian Balong Girang dan habitat Ikan Dewa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat.

“Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kehidupan kita. Jika kita menjaga mata air, maka mata air akan menjaga generasi kita,” pesannya.

Bupati juga mengenang masa kecilnya yang akrab dengan Balong Cigugur. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki kenangan tersendiri karena dahulu menjadi tempatnya berenang semasa sekolah.

Mengakhiri sambutan, Bupati Kuningan melalui Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan gotong royong bersih-bersih Balong Girang Cigugur dengan harapan kegiatan tersebut menjadi gerakan bersama dalam menjaga lingkungan dan melestarikan Ikan Dewa sebagai warisan khas Kabupaten Kuningan.

Tags: ikan dewaKuninganTuti AndrianiWakil Bupati Kuningan

Related Posts

Bupati Sumedang, jajaran Pemkab dan Warga Sumedang nonton bareng Persib vs Persijap Sabtu sore 23 Mei 2026.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ketika Bupati Sumedang Semringah Persib Juara Liga

Editor
24 Mei 2026

Euforia kemenangan menyelimuti halaman parkir di area Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang saat Bupati Sumedang  Dony Ahmad Munir bersama...

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) Kemenperin dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) di Jakarta, Senin (18/5).(Foto: Humas Kemenperin)

MR.DIY Jadi Mitra IKM, Siap Kuasai Ritel Modern

Editor
22 Mei 2026

MR.DIY atau PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen...

Prosesi kembalinya Mahkota Binokasih ke Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Mahkota Binokasih Kembali Ke Keraton Sumedang Larang

Editor
19 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Mahkota Binokasih Sanghyang Pake kembali ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5/2026). Prosesi tersebut menjadi puncak perjalanan Kirab...

kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Kirab Mahkota Binokasih di Bandung, Bupati dan Wabup Sumedang Ikuti Kirab

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Sumedang meriahkan kirab Mahkota Binokasih saat Puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Mahkota Ajeg Ki Sunda di...

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, resmi melantik Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo Kuningan, Selasa (12/5/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dewan Kebudayaan Kuningan 2026-2030Dilantik

Editor
12 Mei 2026

SATUJABAR, KUNINGAN — Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 dilantik Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam prosesi yang berlangsung di...

Egrang – permainan tradisional - dinilai semakin relevan di tengah tingginya intensitas anak-anak hidup di ruang digital, ungkap Wamen Komdigi Nezar Patria.(Foto: Komdigi)

Egrang Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Ruang Digital

Editor
10 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Egrang – permainan tradisional - dinilai semakin relevan di tengah tingginya intensitas anak-anak hidup di ruang digital....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.