SATUJABAR, SUBANG–Dua orang wanita wisatawan yang menjadi korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Kedua korban ditemukan tewas dalam posisi berdekatan.
Proses pencarian Tim SAR gabungan terhadap dua wanita wisatawan yang menjadi korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah menjadi mayat, Sabtu (16/05/2026) siang, sekitar pukul 11.23 WIB.
Kedua korban atas nama Winda Lianbong, berusia 20 tahun, dan Alda Apriliani, berusia 22 tahun. Kedua korban asal Kabupaten Karawang tersebut, tertimbun material longsor di area jalur menuju Curug Cileat.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, jasad korban pertama, Winda Lianbong, ditemukan di titik koordinat 6°46’37.2″S 107°45’07.7″E. Tidak jauh dari lokasi pertama, Tim SAR gabungan kemudian menemukan jasad Alda Apriliani.
“Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi jasad korban menggunakan peralatan Basarnas. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati, sampai jasad kedua korban berhasil diangkat dari timbunan longsor,” ujar Udin, dalam keterangannya, Sabtu (16/05/2026).
Kedua jasad korban ditemukan tertimbun material longsor dengan kedalaman sekitar dua meter. Kedua jasad korban dalam posisi berdekatan, diduga saling membantu untuk bisa menyelamatkan diri saat kejadian.
Isak tangis keluarga, kerabat, dan teman pecah, saat jasad kedua korban dievakuasi ke posko pencarian. Jasad kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng, Subang, sebelum dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa longsor melanda kawasan pebukitan Curug Cileat, di Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, pada Jumat (15/05/2026) sore. Dua orang wanita wisatawan asal Kabupaten Karawang, yang sedang melakukan perjalanan dilaporkan hilang, setelah terseret material longsor.
Saat longsor terjadi, rombongan terdiri dari lima orang wanita sedang dalam melakukan perjalanan pendakian menuju Curug Cileat. Warga sempat menyaksikan saat material longsor menyeret kedua korban yang hilang.
Di lokasi longsor sedang diguyur hujan lebat, yang mengakibatkan tebing longsor. Tebing setinggi 250 meter longsor menimpa kedua korban dan menyeretnya saat sedang dalam perjalanan pendakian menuju Curug Cileat.








