• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi, Anggota KSPSI Meninggal Dunia

Editor
Minggu, 26 April 2026 - 01:04
Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BEKASI–Anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Tri Wibowo, korban penyiraman air keras di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia. Staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi tersebut, tidak tertolong setelah mengalami pendarahan pasca menjalani operasi pencangkokan kulit.

Informasi meninggalnya anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Tri Wibowo, disampaikan Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. Staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi tersebut, menjadi korban penyiraman air keras, yang terjadi di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

RelatedPosts

Haji 2026: Sebanyak 28.274 Jemaah Sudah Berangkat Per 26 April

Viral! Preman Palak Pengemudi Ojol di Stasiun Bogor Jadi ‘Bulan-Bulanan’

Komitmen Pemkot Bogor Tekan Sampah dari Hulu lewat Aksi Susur Ciliwung

“Tri Wibowo Staf PC KEP KSPSI Kabupaten Bekasi, yang menjadi korban penyiraman air keras di wilayah Kabupaten Bekasi wafat, Minggu pagi. Korban mengalami pendarahan pasca operasi pencangkokan kulit,” ujar Andi Gani, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (26/04/2026).

Andi Gani menyampaikan duka cita mendalam, sekaligus kehilangan salah satu keuarga besar KSPSI AGN (Andi Gani Nena). Pihak keluarga meminta kasus penyiraman air keras terhadap korban diusut tuntas, termasuk motif yang menjadi melatarbelakanginya.

“Pihak kelurga korban meminta kasusnya diusut tuntas, termasuk motif yang melatarbelakanginya. DPP KSPSI AGN akan mengawal penuh proses hukum terhadap pelaku penyiraman air keras dan harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya, karena tindakannya telah mengakibatkan hilangnya nyawa,” tegas Andi Gani

Andi Gani menginstruksikan seluruh jajaran KSPSI AGN untuk mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian dan pengadilan. Pihak berwenang diminta mengawasi dan menindak penyalahgunaan air keras agar diawasi betul penjualannya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni mengungkapkan, motif pelaku melakukan penyiraman air terhadap korban, karena sakit hati dan dendam. Dalam kasus tersebut, tiga orang pelaku telah ditangkap dan ditetapkan tersangka.

“Motifnya, sakit hati dan dendam terhadap korban,” ujar Sumarni kepada wartawan.

Ketiga pelaku penyiraman air keras yang telah ditetapkan tersangka, yakni berinisial PBU, 30 tahun, MSN, 29 tahun, dan SR, 24 tahun. Ketiga pelaku mengaku, sakit hati dan dendam kepada korban, karena merasa telah direndahkan atas profesinya sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Ketiga pelaku sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 469 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan Pasal 470 KUHP.

Tags: Andi Gani Nena WeaAnggota KSPSIjawa baratkabupaten bekasiKapolres BekasiKombes Pol. SumarniKorban Penyiraman Air Keras MeninggalPolres BekasiPresiden KSPSI

Related Posts

Jamaah haji Indonesia.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 28.274 Jemaah Sudah Berangkat Per 26 April

Editor
26 April 2026

Sebuah terobosan utama pada tahun ini berupa optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) yang menjangkau lebih dari 125 ribu jemaah....

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Viral! Preman Palak Pengemudi Ojol di Stasiun Bogor Jadi ‘Bulan-Bulanan’

Editor
26 April 2026

SATUJABAR, BOGOR-- Viral di media sosial, rekaman video pria dinarasikan sebagai preman di Kota Bogor, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan' massa....

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Forkopimda dan jajaran menyusuri Sungai Ciliwung.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Komitmen Pemkot Bogor Tekan Sampah dari Hulu lewat Aksi Susur Ciliwung

Editor
26 April 2026

SATUJABAR, BOGOR – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Mitra Natura Raya (MNR) melaksanakan aksi...

Perbaikan jalan di Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Terkena Bencana, Jalan Cikampak–Gunung Bunder Bogor Diperbaiki

Editor
26 April 2026

SATUJABAR, CIAMPEA – Bupati Bogor menginstruksikan perbaikan segera Pemerintah Kecamatan Ciampea untuk memperbaiki infrastruktur terdampak bencana. Salah satunya melalui percepatan...

Buya Yahya menanggapi kasus SAM.(Image: YouTube: Al Bahjah)

Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Buya Yahya: Tokoh Agama Bukan Malaikat, Hukum Harus Tetap Tegak Tanpa Pandang Bulu

Editor
26 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pengasuh LPD Al-Bahjah, Buya Yahya, memberikan pencerahan terkait sikap umat dalam menghadapi kasus pelecehan seksual yang dilakukan...

Ustadz Adi Hidayat.(Image: YouTube: Adi Hidayat Official)

UAH Desak Pemerintah dan Polri Tegas Tangani Kasus SAM Demi Generasi 2045

Editor
26 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Ustaz Adi Hidayat atau kerap dipanggil UAH menanggapi keras terkait viralnya dugaan kasus penyimpangan seksual dengan inisial...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.