• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 25 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sinergi Media dan Praktisi PR, Merawat Kepercayaan & Menghargai Reputasi

Editor
Kamis, 23 April 2026 - 01:07
(FOTO: AMSI)

(FOTO: AMSI)

Ada satu toleransi besar yang terpaksa diakomodir. Media sulit menjaga independensi ruangnya karena harus banyak bertoleransi dengan kepentingan finansial.

SATUJABAR, JAKARTA – Di tengah lanskap media yang terus bergerak cepat, hubungan antara jurnalis dan praktisi kehumasan atau public relations (PR) tidak lagi sesederhana pertukaran informasi. Hubungan tersebut berkembang menjadi relasi yang dinamis, karena dipengaruhi teknologi, tekanan industri, hingga ekspektasi publik yang kian tinggi terhadap kualitas informasi.

RelatedPosts

Pemkot Bandung Kejar Target Tak Lagi Sampah ke TPA

Gagal Bawa Kabur Sepeda Motor, Pencuri di Karawang Nekat Terjun ke Irigasi Sungai

Apa Kabar BBM Nabati Bobibos? Pemerintah Minta Uji Teknis Klasifikasi

Baru-baru ini, Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) menyampaikan Hasil Survei Persepsi Media Terhadap Profesi dan Kualitas Kerja Public Relations.  Studi yang dilakukan pada paruh tahun 2025 tersebut, diikuti oleh 31 perusahaan media. Sebanyak 20 di antaranya adalah media nasional. Jumlah terbanyak berikutnya masing-masing dari media sektoral, media berbasis komunitas, serta media lokal dan internasional.

“Ada satu toleransi besar yang terpaksa diakomodir. Media sulit menjaga independensi ruangnya karena harus banyak bertoleransi dengan kepentingan finansial,” ujar Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Sari Soegondo. Oleh karena itu, ia melanjutkan, para praktisi kehumasan perlu menyikapinya dengan baik.

Temuan survei yang dirilis APPRI menunjukkan bahwa relasi ini memang sedang diuji. Di satu sisi, peran PR semakin penting dalam menjaga arus informasi yang kredibel. Namun di sisi lain, persepsi media terhadap PR masih menyisakan catatan.

Sebagian besar responden menilai PR cenderung berpihak pada kepentingan klien, sementara upaya menjaga objektivitas dinilai belum konsisten. Lebih dari itu, materi yang disampaikan kerap belum memenuhi standar nilai berita, sehingga membutuhkan penyesuaian sebelum layak dipublikasikan.

Tekanan ekonomi yang dihadapi industri media turut membentuk dinamika baru. Dalam beberapa kasus, kompromi editorial menjadi tidak terhindarkan. Relasi media dan PR pun bergerak menuju “titik tengah” yang lebih cair, meski tidak selalu sejalan dengan idealisme jurnalistik.

Meski demikian, ada sisi lain yang tetap memberi harapan. PR dinilai berperan dalam menghadirkan informasi yang sahih di tengah maraknya disinformasi. Kontribusi ini menjadi penting, terutama ketika publik dihadapkan pada banjir informasi yang tidak semuanya dapat diverifikasi dengan mudah.

Catatan kritis tetap ada. Mulai dari praktik follow-up yang berlebihan, hingga keterbatasan akses terhadap narasumber, menjadi pengingat bahwa profesionalisme dalam komunikasi masih perlu diperkuat. Transparansi dan cara membangun hubungan yang lebih setara juga menjadi harapan yang terus disuarakan.

Lebih lanjut dalam konteks ini, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas), Dian Agustine Nuriman, menekankan bahwa praktisi kehumasan juga harus kembali pada fondasi utama profesinya, yaitu membangun kepercayaan.

“Membangun kredibilitas informasi ini merupakan aset yang terpenting,” ujar Dian di Jakarta baru-baru ini.

Ketika kepercayaan publik terhadap media di Indonesia meningkat menjadi 36 persen, mengacu pada Digital News Report 2026, ruang untuk menghadirkan informasi yang akurat dan dapat diandalkan menjadi semakin penting. Dalam situasi ini, informasi bukan sekadar pesan, melainkan aset reputasi.

Namun, kredibilitas saja tidak cukup. Memahami cara kerja media menjadi kunci berikutnya. Ruang redaksi saat ini dihadapkan pada tekanan kecepatan, tuntutan kuantitas, dan kompetisi perhatian. Karena itu, dukungan yang relevan, mulai dari data yang jelas, narasumber yang siap, hingga materi visual yang kuat, tidak hanya membantu kerja jurnalis, tetapi juga meningkatkan peluang sebuah informasi untuk dipahami secara utuh oleh publik.

Tags: AMSIAPPRIPerhumas

Related Posts

Tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Sarimukti.(Foto. Dok. Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Kejar Target Tak Lagi Sampah ke TPA

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menyesuaikan program penanganan sampah dengan target nasional penghentian sistem open dumping pada akhir tahun...

Ilustrasi korban tenggelam di aliran sungai.(Foto:Istimewa).

Gagal Bawa Kabur Sepeda Motor, Pencuri di Karawang Nekat Terjun ke Irigasi Sungai

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Seorang pria di Karawang, Jawa Barat, berusaha melarikan sepeda motor setelah berpura-pura mencobanya saat bertransaksi cash on delivery (COD)....

Bahan bakar nabati Bobibos.(Foto: Dok. ESDM)

Apa Kabar BBM Nabati Bobibos? Pemerintah Minta Uji Teknis Klasifikasi

Editor
25 April 2026

Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!) adalah bahan bakar nabati (BBN) inovatif hasil karya M. Ikhlas Thamrin, yang diolah...

Taman Nasional Komodo.(Image:Pexels)

Kemenhut Perkuat Tata Kelola TN Komodo Melalui Kuota Adaptif

Editor
25 April 2026

Kebijakan itu ditujukan agar terjadi keseimbangan ekologi dan ekonomi. SATUJABAR, LABUAN BAJO - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan komitmennya untuk mentransformasi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Sabtu 25/4/2026 Rp 2.825.000 Per Gram

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Sabtu 25/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.825.000 per gram sebelum...

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.(Foto:Istimewa).

Menkeu Purbaya: APBN Ada Posisi Kuat

Editor
25 April 2026

Menurutnya, berbagai lembaga internasional dan investor kini tidak lagi mempertanyakan fundamental fiskal Indonesia, termasuk terkait defisit anggaran. SATUJABAR, JAKARTA -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.