• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Google & Meta Tak Penuhi Panggilan, Komdigi Layangkan Panggilan Kedua

Editor
Kamis, 02 April 2026 - 12:43
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.(Foto: Dok. Komdigi)

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.(Foto: Dok. Komdigi)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Google (YouTube) dan Meta (Facebook, Instagram, Threads) setelah keduanya belum memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kepatuhan terhadap regulasi pelindungan anak di ruang digital (PP TUNAS).

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa kedua platform sebelumnya telah meminta penundaan dengan alasan kebutuhan koordinasi internal.

RelatedPosts

Suami-Istri di Cimahi Dibegal Diancam Celurit, Sepeda Motor Dirampas

Sempat Kena Longsor, Perjalanan Kereta Api di Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal

Difasilitasi Pemerintah, Tempe Azaki Masuki Pasar Chile

“Permohonan penjadwalan ulang telah kami terima, sehingga kewajiban untuk memenuhi panggilan pemeriksaan belum dijalankan” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di Jakarta, Kamis (02/04/2026) melalui keterangan resmi.

Kemkomdigi menegaskan bahwa pemanggilan kedua ini merupakan langkah lanjutan dalam proses penegakan kepatuhan yang tidak dapat ditunda.

“Hari ini kami menerbitkan surat pemanggilan kedua kepada pihak terkait. Sesuai ketentuan, pemanggilan dapat dilakukan hingga maksimal tiga kali sebelum penjatuhan sanksi. Proses ini dilaksanakan mengacu pada Pasal 32 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 serta Pasal 44 ayat (2) Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kemkomdigi menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan pelindungan anak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab yang berdampak langsung pada keselamatan anak di ruang digital.

“Setiap penundaan memperpanjang risiko yang dihadapi anak di ruang digital. Karena itu, kami menuntut kepatuhan yang konkret dan tepat waktu dari seluruh platform, termasuk platform global,” ujar Alexander.

Kemkomdigi memastikan bahwa seluruh tahapan pengawasan akan terus berjalan, termasuk langkah lanjutan apabila ketidakpatuhan berlanjut.

“Pemanggilan ini adalah bagian dari proses. Jika kewajiban tidak dipenuhi, mekanisme penegakan akan berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Kemkomdigi juga menegaskan bahwa pelindungan anak merupakan prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan.

“Kami mengharapkan itikad baik dan tindakan nyata dari setiap penyelenggara sistem elektronik. Ruang digital yang aman bagi anak adalah tanggung jawab bersama, dan kepatuhan terhadap regulasi adalah bagian dari komitmen itu,” kata Alexander.

Tags: Alexander SabarGooglekomdigimetaPP Tunas

Related Posts

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Suami-Istri di Cimahi Dibegal Diancam Celurit, Sepeda Motor Dirampas

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Pasangan suami-istri menjadi korban aksi begal di Kota Cimahi, Jawa Barat. Korban dibegal dengan diancam senjata tajam jenis celurit...

Penanganan longsor di di lintas Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT.(Foto: Istimewa)

Sempat Kena Longsor, Perjalanan Kereta Api di Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Perjalanan kereta api di lintas Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT) telah kembali normal pada Kamis pagi (2/4/2026), setelah sebelumnya terdampak...

(Foto: Kemendag)

Difasilitasi Pemerintah, Tempe Azaki Masuki Pasar Chile

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Produsen tempe Indonesia berhasil menjalin kerja sama pengembangan distribusi produk tempe lokal dengan distributor produk pangan dari...

(FOTO: Humas BMKG)

Gempa M 7,6 Bitung, Peringatan Tsunami Dicabut

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempabumi di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate,...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

Musim Kemarau di Jawa Barat Diprediksi Terpanjang, 5 Bulan

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Jawa Barat terpanjang hingga lima bulan ke depan....

kinerja Ekonomi jawa barat,indeks harga perdagangan besar,bps

Kemenperin Pacu Implementasi TKDN melalui Sertifikasi Profesi Verifikator

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna mendorong daya saing industri nasional...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.