• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 17 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bupati Bogor Perkuat Kolaborasi IKM dan Industri Besar

Editor
Rabu, 01 April 2026 - 07:09
(Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor)

(Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor)

SATUJABAR, CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus berupaya memperkuat daya saing produk lokal dengan mendorong kemitraan antara industri kecil menengah (IKM) dengan industri besar yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor, Mely KaMelya, melalui Podcast Sora Bogor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Selasa (31/3), menjelaskan bahwa kemitraan tersebut menjadi salah satu strategi yang tengah disiapkan untuk memperluas pasar bagi pelaku IKM sekaligus meningkatkan kapasitas produksi mereka.

RelatedPosts

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

IKM Bambu Didorong Bernilai Tambah & Serap Tenaga Kerja

“Ke depan kami ingin mendorong kemitraan antara industri kecil menengah dengan industri besar yang ada di Kabupaten Bogor. Harapannya produk-produk IKM dapat menjadi pemasok bagi industri besar sehingga pasar mereka semakin luas,” ujar Mely melalui keterangan resmi.

Menurutnya, keberadaan industri besar di Kabupaten Bogor merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh pelaku IKM. Melalui kemitraan tersebut, produk-produk IKM diharapkan dapat masuk dalam rantai pasok industri besar, baik dalam bentuk bahan baku, komponen, maupun produk pendukung lainnya.

“Industri besar di Kabupaten Bogor jumlahnya cukup banyak. Ini menjadi peluang bagi IKM untuk ikut terlibat sebagai pemasok, tentunya dengan memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ia melanjutkan, untuk mewujudkan hal tersebut, Disdagin juga melakukan berbagai upaya pembinaan kepada pelaku IKM. Pembinaan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, penyediaan peralatan produksi, hingga pendampingan agar pelaku usaha mampu memenuhi standar industri.

“Karena itu kami siapkan tahapannya. Mulai dari pembinaan, penyediaan alat produksi, hingga peningkatan kualitas produk agar dapat diterima oleh industri besar,” tambahnya.

Selain memperkuat kemitraan industri, Disdagin juga terus mendorong pengembangan sentra-sentra IKM unggulan yang ada di Kabupaten Bogor. Salah satu sentra yang cukup dikenal adalah sentra industri logam di Kecamatan Citeureup yang memproduksi berbagai peralatan berbahan logam.

“Di Citeureup ada sentra industri logam yang sudah lama berkembang. Produk yang dihasilkan antara lain loyang, oven, hingga berbagai peralatan industri makanan,” ungkap Mely.

Mely mengungkapkan, sentra industri tersebut memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan mendukung berbagai sektor usaha, khususnya di bidang kuliner dan industri makanan.

Di sisi lain, kinerja perdagangan Kabupaten Bogor juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Bogor tercatat sebagai salah satu daerah penyumbang ekspor terbesar di Jawa Barat.

“Kalau melihat data, Kabupaten Bogor termasuk tiga besar penyumbang ekspor di Jawa Barat pada semester pertama tahun 2025,” ungkapnya.

Selain itu, Disdagin juga terus memperluas akses pasar bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan dengan ritel modern. Produk-produk UMKM yang telah memenuhi standar kualitas, kemasan, dan branding didorong untuk dapat dipasarkan di toko modern.

“Kami menjembatani kemitraan antara UMKM dengan toko modern. Produk-produk UMKM kami kurasi terlebih dahulu agar memenuhi standar kualitas, kemasan, dan branding sehingga bisa masuk ke pasar ritel modern,” kata Mely.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap para pelaku usaha lokal dapat terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Harapannya produk-produk lokal Kabupaten Bogor tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tutup Mely.

Tags: bupati bogorIKMRudy Susmantoukm

Related Posts

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Perajin bongsang bambu di Sumedang (sumedangkab.go.id)

IKM Bambu Didorong Bernilai Tambah & Serap Tenaga Kerja

Editor
13 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan berbasis potensi daerah sebagai upaya meningkatkan...

KCIC Siapkan Tenant UMKM di Stasiun Whoosh.(Foto: Humas KCIC)

KCIC Siapkan Tenant UMKM di Stasiun Whoosh di Libur Panjang

Editor
12 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – KCIC siapkan tenant untuk UMKM turut mendorong kinerjanya seperti saat libur panjang 14-17 Mei 2026. KCIC mengoptimalkan...

Kirab Budaya Milangkala Jabar di Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Dampak Ekonomi Kirab Budaya Milangkala Jabar di Kota Bogor

Editor
10 Mei 2026

SATUJABAR, BOGOR – Dampak ekonomi dari event Kirab Budaya Milangkala Jabar di Kota Bogor terlihat dari menggeliatnya usaha perdagangan khususnya...

Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, M. Fuad Nasar menjelaskan wajib halal 2026.(Foto: Dok. Kemenag)

Wajib Halal berlaku Oktober 2026, Bagaimana dengan UMKM?

Editor
10 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wajib halal akan berlangsung pada Oktober 2026. Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, mengimbau...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.