SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta dari uang pribadinya untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) milik keluarga M. Fikri Ibrahim. Keluarga tersebut tinggal di Desa Sukaraja, Kecamatan Cibugel. Bantuan diterima keluarga Fikri di Sekolah Rakyat Terpadu eks BLK Kecamatan Sumedang Utara, Senin (30/3/2026).
Fikri sebelumnya diketahui tinggal bersama neneknya di Jakarta. Dalam kesehariannya, ia ikut membantu sang nenek dengan memulung sampah plastik untuk bertahan hidup. Kondisi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak hingga akhirnya Fikri dipulangkan ke Sumedang untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Kini, Fikri sudah kembali dan bisa bersekolah seperti anak-anak lainnya.
Bupati Dony menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian pribadi terhadap kondisi Fikri dan keluarganya yang membutuhkan perhatian bersama. Pemkab Sumedang memastikan perbaikan rumah akan terus didorong hingga tuntas, sehingga keluarga Fikri dapat tinggal di hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman. “Ini ikhtiar kami untuk membantu meringankan beban keluarga. Mudah-mudahan bisa mempercepat perbaikan rumah agar lebih layak dihuni,” ujar Bupati Dony.

Ia menambahkan, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, terlebih bagi anak-anak seperti Fikri yang sedang dalam masa tumbuh kembang dan kini mulai mengenyam pendidikan. Selain bantuan pribadi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama berbagai pihak juga terus melakukan penanganan secara menyeluruh, mulai dari bantuan sembako, pengurusan administrasi kependudukan, jaminan kesehatan, hingga dukungan pendidikan bagi Fikri.
Sri Listiawati, ibu kandung Fikri menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati atas bantuannya. Ini sangat membantu kami untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.







