• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 4 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cosplayer Asia Afrika Bandung Agar Jaga Kenyamanan Wisatawan

Editor
Kamis, 19 Maret 2026 - 09:24
Cosplayer Asia Afrika Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cosplayer Asia Afrika Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memastikan aktivitas cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika kembali berjalan dengan pengawasan ketat, usai penandatanganan ikrar bersama oleh tiga komunitas.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menyampaikan kesepakatan tersebut menjadi landasan utama dalam menata aktivitas cosplayer agar tetap menjadi daya tarik wisata tanpa menimbulkan keresahan.

RelatedPosts

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

5 Maskapai dengan Tarif First Class Termahal di Dunia Tahun 2026

Omlet Masala, dari Sudut Jalan India ke Hidangan Pesawat First Class

“Pada 10 Maret lalu, kami mengundang tiga komunitas cosplayer. Para ketua atau koordinatornya telah menandatangani ikrar. Intinya, mereka menghibur tanpa memaksa, menjaga kesopanan, serta tidak melakukan tindakan menjebak atau menipu pengunjung,” kata Adi saat dikonfirmasi Humas, Rabu 18 Maret 2026 seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Ia menuturkan, komitmen tersebut bukan sekadar formalitas melainkan amanah yang harus dijaga bersama. Terlebih, keberadaan cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika merupakan bagian dari wajah pariwisata kota.

“Ini kesempatan yang diberikan oleh Wali Kota. Kalau tidak dijaga yang dirugikan bukan hanya masyarakat, tapi juga para cosplayer karena mereka bisa kehilangan ruang berekspresi,” ujarnya.

Adi mengaku akan terus memantau bersama aparat lainnya termasuk Satpol PP. Pengawasan ini bertujuan memastikan tidak ada lagi oknum yang melanggar kesepakatan dan merusak citra Kota Bandung.

Adi menilai, peran koordinator komunitas sangat penting dalam menjaga kedisiplinan anggotanya. Ia meminta agar pengawasan internal dilakukan secara konsisten mengingat hal ini menyangkut reputasi kota di mata wisatawan.

“Kami tekankan agar para koordinator terus mengingatkan anggotanya. Ini tidak cukup sekali dua kali, tapi harus terus-menerus karena menyangkut citra Kota Bandung,” tegasnya.

Saat ini, kondisi di kawasan Asia Afrika disebut sudah kembali kondusif. Aktivitas cosplayer pun berjalan normal dengan pengawasan yang lebih terstruktur.

Menjelang libur Lebaran, Disbudpar berharap para cosplayer dapat memanfaatkan momentum meningkatnya kunjungan wisatawan dengan tetap mematuhi aturan yang telah disepakati.

“Mereka bisa berekspresi sekaligus mencari rezeki dari kreativitas kostum yang ditampilkan. Tapi yang utama tetap komitmen menjaga aturan,” ucapnya.

Selain itu, dalam perjanjian juga diatur jumlah maksimal anggota tiap komunitas yakni 15 orang. Jika koordinator berhalangan hadir, harus ada penanggung jawab lapangan agar aktivitas tetap terkendali.

Tak hanya kepada cosplayer, imbauan juga ditujukan kepada masyarakat. Adi mengajak warga untuk ikut menjaga suasana tetap kondusif dengan cara saling mengingatkan secara baik.

“Kami berharap masyarakat merasa nyaman. Kalau ada hal yang kurang berkenan silakan diingatkan dengan cara yang baik. Kita jaga bersama suasana yang kondusif di kawasan ini,” tuturnya.

Tags: Cosplayer Asia Afrika Bandung

Related Posts

Mangga

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

Editor
3 Mei 2026

Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) untuk pengembangan bahan aktif anti...

Pesawat terbang Etihad.(Pexels)

5 Maskapai dengan Tarif First Class Termahal di Dunia Tahun 2026

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Meskipun kita belum pernah duduk, makan, dan tidur manis di kabin mewah First Class. Tentu ada baiknya...

Omlet Masala.(Wikipedia)

Omlet Masala, dari Sudut Jalan India ke Hidangan Pesawat First Class

Editor
2 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Penulis baru saja menyimak konten Sam Chui, vlogger penerbangan top dunia terkait penerbangan First Class The Emirates...

‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

Buka Pameran Foto ‘Frame of Garut’ Bupati: Dorong Pariwisata

Editor
2 Mei 2026

Bupati menegaskan bahwa untuk menarik minat wisatawan, diperlukan visualisasi keindahan alam Garut yang memikat, salah satunya melalui karya fotografi. SATUJABAR,...

Board game.(Foto: Kemenekraf)

Wamen Ekraf: Board Games Lokal Tumbuh Lewat Event

Editor
1 Mei 2026

Wamen Ekraf meyakini pentingnya penguatan pasar domestik sebagai fondasi pertumbuhan gim lokal menuju pasar global. Selanjutnya, peluang subsektor gim akan...

Gerai Garuda Store.(Foto: Humas PSSI)

Garuda Store Menyapa Warga Cibubur di Living World

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Garuda Store terus bertambah dari sisi jumlah outletnya untuk menyapa lebih dekat masyarakat Indonesia. Kini, PSSI melalui...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.