• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ekonomi Pariwisata Kota Bandung Mengalir ke Kantung UMKM

Editor
Senin, 16 Maret 2026 - 07:10
Wali Kota Bandung Muhammad farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Muhammad farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan Kota Bandung saat ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 12 juta wisatawan berkunjung ke Kota Bandung.

Menurutnya, tingginya angka kunjungan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan perputaran uang dan aktivitas usaha di berbagai sektor.

RelatedPosts

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

“Kota Bandung saat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Pada tahun 2025 saja tercatat lebih dari 12 juta wisatawan berkunjung ke Kota Bandung,” kata Farhan, Minggu 15 Maret 2026 melalui keterangan resminya.

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah wisatawan turut mendorong geliat ekonomi masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut pemerintah untuk terus memperbaiki berbagai aspek pembangunan kota.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung memang menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Meski demikian, secara relatif kondisi ekonomi masih belum sepenuhnya pulih dibandingkan situasi sebelum pandemi.

Farhan mengingatkan pandemi Covid-19 yang mulai melanda pada Maret 2020 telah memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor ekonomi di Kota Bandung. Hingga saat ini masih ada beberapa sektor yang belum sepenuhnya pulih.

Salah satunya adalah sektor transportasi, terutama setelah penutupan bandara Husein Sastranegara yang sebelumnya memberikan kontribusi cukup besar terhadap aktivitas ekonomi daerah. Selain itu, sektor industri pengolahan juga mengalami pertumbuhan yang sangat kecil.

Meski demikian, Farhan menilai, pertumbuhan ekonomi tidak harus selalu bergantung pada pabrik-pabrik besar. Usaha kecil dan menengah justru memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi kota.

“Industri pengolahan tidak harus selalu dalam skala besar. Usaha kecil di tingkat rumah tangga juga termasuk industri pengolahan, seperti produksi makanan, pakaian, sepatu, tahu hingga berbagai produk kerajinan,” ujarnya.

Ia memastikan Pemkot Bandung akan terus mendorong seluruh sektor usaha produktif melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya produksi yang didukung oleh pasar yang kuat, pertumbuhan ekonomi tidak hanya meningkat tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

Farhan juga menyoroti pentingnya pemerataan ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang hanya bertumpu pada perusahaan besar cenderung membuat keuntungan terkonsentrasi pada kelompok tertentu.

Sebaliknya, apabila pertumbuhan ekonomi didorong oleh pelaku usaha kecil dan menengah, maka manfaatnya akan lebih luas dirasakan masyarakat.

Hal ini menjadi penting mengingat tingkat ketimpangan sosial di Kota Bandung masih cukup tinggi.

Berdasarkan perhitungan Gini Ratio dari Badan Pusat Statistik, Kota Bandung saat ini berada pada angka 0,42. Angka tersebut memang menurun dari 0,44 pada tahun sebelumnya, namun masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 0,36.

“Artinya sebagian besar sumber daya ekonomi masih dikuasai oleh kelompok masyarakat yang relatif kecil. Inilah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama,” tuturnya.

 

Tags: Muhammad Farhanumkmwisata bandung

Related Posts

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Editor
31 Juli 2026

Dots Indonesia berawal dari pengalaman pribadinya yang merasa pilihan busana batik untuk bekerja masih didominasi model yang konvensional. SATUJABAR, JAKARTA...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sebagai momentum mempercepat transformasi koperasi agar...

Narasumber dan peserta foto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Potensi UMKM Wilayah Timur melalui Program Digitalisasi Keuangan" yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Senin 27 Juli 2026(Foto: Dok. OJK)

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Editor
28 Juli 2026

SATUJABAR, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk di Indonesia Timur...

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026....

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
24 Juli 2026

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. SATUJABAR, KUNINGAN -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat