• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

Editor
Rabu, 04 Maret 2026 - 04:32
MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR–Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA)

asal Pakistan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedua korban sebagai pasangan suami-istri, dihabisi pegawainya yang mengaku, sering diperlakukan tidak baik.

RelatedPosts

Pimpin Ratas Ekonomi, Presiden Prabowo: Fundamental Kuat

Wamendag Roro: Perdagangan Indonesia-Turki Diperkuat

Pemkot Bandung Jadi Pengawas MBG, Perizinan dan Keamanan Pangan SPPG Diperketat

Pelaku pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, di Kabupaten Bogor, telah berhasil diungkap polisi. Tim Satreskrim Polres Bogor menangkap pelaku yang telah menghabisi pasangan suami-istri, bernama Mohammad Afzal, 56 tahun, dan Firza Afzal, 47 tahun.

Pelakunya pegawai yang sudah tiga tahun bekerja di toko milik korban, berinisial MH, berusia 22 tahun. Pelaku menghabisi kedua majikan di rumahnya di Kampung Citeko Lapang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (01/03/2026)

Menurut Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, hasil pemeriksaan sementara, motif utama pembunuhan karena pelaku menaruh dendam dan sakit hati terhadap kedua korban selama tiga tahun bekerja.

“Terkait motif, setelah dilakukan pemeriksaan sementara, pelaku dendam dan sakit hati terhadap kedua korban. Pelaku mengaku, kerap diperlakukan tidak baik, sering dimarahi dan dituduh mencuri, sehingga timbul niat pelaku merencanakan pembunuhan,” ujar Wikha, dalam keterangannya kepada wartawan.

Wikha menjelaskan, pelaku memendam rasa sakit hatinya selama bekerja di toko milik korban. Dendam tersebut kemudian berubah menjadi niat pelaku untuk merencanakan tindakan pembunuhan.

Pelaku yang sudah mempersiapkan golok dan senapan angin, secara diam-diam mendatangi rumah korban. Pelaku yang menunggu majikannya pulang, langsung menyerang dan mengeksekusi saat tiba di rumahnya.

“Pelaku masuk diam-diam ke rumah dan menunggu korban pulang, pada Minggu (01/03/2026) sore. Jadi bukan perbuatan spontan, tapi tindakannya sudah niat sebelumnya hingga kedua korban dihabisi di rumahnya,” jelas Wikha.

Selesai mengeksekusi, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membawa kedua mayat korban menggunakan mobil lalu meninggalkannya di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pelaku juga mengambil uang dari toko.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Kedua mayat tersebut, diketahui pasangan suami-istri Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, korban pembunuhan di wilayah Kabupaten Bogor.

Penemuan dua mayat korban diketahui polisi setelah memeriksa dalam mobil yang terparkir di halaman rumah kosong di Kampung Pamucatan, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (03/03/2026), siang. Satreskrim Polres Cimahi memastikan, kedua mayat yang ditemukan dalam mobil minibus, merupakan korban kasus pencurian dengan kekerasan (curas), yang terjadi di wilayah hukum Polres Bogor.

“Jadi kami menerima informasi dari Satreskrim Polres Bogor, di wilayahnya telah terjadi perbuatan pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan hasil pendalaman, pelaku membuang jasad korban di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Selasa (03/03/2026).

Teguh mengatakan, penemuan kedua mayat korban, berdasarkan pengakuan pelaku yang sudah ditangkap Tim Satreskrim Polres Bogor. Dari hasil koordinasi, Tim Satreskrim Polres Cimahi menelusuri informasi lokasi kendaraan minibus yang membawa kedua mayat korban yang dibuang di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Berdasarkan informasi yang diterima, keduanya (korban) suami-istri WNA asal Pakistan. Hanya saja, suaminya sudah memiliki KTP Indonesia, atau sudah menjadi WNI,” kata Teguh.

Teguh mengungkapkan, pelaku diduga sengaja membuang jauh kedua mayat korban dari lokasi kejadian ke wilayah hukum Polres Cimahi, untuk menghilangkan jejak. Tim Satreskrim Polres Cimahi, berusaha menelusuri keberadaan kendaraan minibus yang mengangkut kedua mayat korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang, hingga berhasil menemukannya terpakir di halaman rumah kosong.

Tags: AKBP Wikha Ardilestantojawa baratkabupaten bogorkapolres bogorKecamatan Cisaruapolres bogorSatreskrim Polres BogorSuami-Istri WNA asal Pakistan Dibunuh Pegawai

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (02/11/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Pimpin Ratas Ekonomi, Presiden Prabowo: Fundamental Kuat

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin...

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Humas Kemendag)

Wamendag Roro: Perdagangan Indonesia-Turki Diperkuat

Editor
3 November 2026

ISTANBUL - Indonesia dan Turki menjajaki penguatan kerja sama perdagangan melalui Preferential Trade Agreement (PTA) guna memperluas akses pasar dan...

Menu MBG di Kota Bandung.(foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Jadi Pengawas MBG, Perizinan dan Keamanan Pangan SPPG Diperketat

Editor
3 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari perizinan Satuan Pelayanan...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Paling kiri) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso (kedua kanan) menghadiri National Kick-Off Hari Ritel Nasional (HRN) 2026 di Amanda Supermarket, Cihampelas Walk, Bandung, Senin, 2 November 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Harapkan Sektor Ritel Tutur Kikis Kemiskinan Kota Bandung

Editor
3 November 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan berharap, sektor ritel dapat menjadi salah satu penggerak utama pengentasan kemiskinan melalui penciptaan...

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.