• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

Editor
Rabu, 04 Maret 2026 - 04:32
MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

MH (22), pelaku pembunuhan pasangan suami-istri, Mohammad Afzal (56), dan Firza Afzal (47), WNA asal Pakistan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BOGOR–Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA)

asal Pakistan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedua korban sebagai pasangan suami-istri, dihabisi pegawainya yang mengaku, sering diperlakukan tidak baik.

RelatedPosts

Jalur Nagreg dan Rutinitas Mudik Lebaran

Indonesia Butuh 200 Peneliti Nuklir, Termasuk Wujudkan PLTN Indonesia Pertama Tahun 2032

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Kereta Jelang Mudik Lebaran

Pelaku pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, di Kabupaten Bogor, telah berhasil diungkap polisi. Tim Satreskrim Polres Bogor menangkap pelaku yang telah menghabisi pasangan suami-istri, bernama Mohammad Afzal, 56 tahun, dan Firza Afzal, 47 tahun.

Pelakunya pegawai yang sudah tiga tahun bekerja di toko milik korban, berinisial MH, berusia 22 tahun. Pelaku menghabisi kedua majikan di rumahnya di Kampung Citeko Lapang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (01/03/2026)

Menurut Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, hasil pemeriksaan sementara, motif utama pembunuhan karena pelaku menaruh dendam dan sakit hati terhadap kedua korban selama tiga tahun bekerja.

“Terkait motif, setelah dilakukan pemeriksaan sementara, pelaku dendam dan sakit hati terhadap kedua korban. Pelaku mengaku, kerap diperlakukan tidak baik, sering dimarahi dan dituduh mencuri, sehingga timbul niat pelaku merencanakan pembunuhan,” ujar Wikha, dalam keterangannya kepada wartawan.

Wikha menjelaskan, pelaku memendam rasa sakit hatinya selama bekerja di toko milik korban. Dendam tersebut kemudian berubah menjadi niat pelaku untuk merencanakan tindakan pembunuhan.

Pelaku yang sudah mempersiapkan golok dan senapan angin, secara diam-diam mendatangi rumah korban. Pelaku yang menunggu majikannya pulang, langsung menyerang dan mengeksekusi saat tiba di rumahnya.

“Pelaku masuk diam-diam ke rumah dan menunggu korban pulang, pada Minggu (01/03/2026) sore. Jadi bukan perbuatan spontan, tapi tindakannya sudah niat sebelumnya hingga kedua korban dihabisi di rumahnya,” jelas Wikha.

Selesai mengeksekusi, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membawa kedua mayat korban menggunakan mobil lalu meninggalkannya di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pelaku juga mengambil uang dari toko.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Kedua mayat tersebut, diketahui pasangan suami-istri Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, korban pembunuhan di wilayah Kabupaten Bogor.

Penemuan dua mayat korban diketahui polisi setelah memeriksa dalam mobil yang terparkir di halaman rumah kosong di Kampung Pamucatan, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (03/03/2026), siang. Satreskrim Polres Cimahi memastikan, kedua mayat yang ditemukan dalam mobil minibus, merupakan korban kasus pencurian dengan kekerasan (curas), yang terjadi di wilayah hukum Polres Bogor.

“Jadi kami menerima informasi dari Satreskrim Polres Bogor, di wilayahnya telah terjadi perbuatan pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan hasil pendalaman, pelaku membuang jasad korban di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Selasa (03/03/2026).

Teguh mengatakan, penemuan kedua mayat korban, berdasarkan pengakuan pelaku yang sudah ditangkap Tim Satreskrim Polres Bogor. Dari hasil koordinasi, Tim Satreskrim Polres Cimahi menelusuri informasi lokasi kendaraan minibus yang membawa kedua mayat korban yang dibuang di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Berdasarkan informasi yang diterima, keduanya (korban) suami-istri WNA asal Pakistan. Hanya saja, suaminya sudah memiliki KTP Indonesia, atau sudah menjadi WNI,” kata Teguh.

Teguh mengungkapkan, pelaku diduga sengaja membuang jauh kedua mayat korban dari lokasi kejadian ke wilayah hukum Polres Cimahi, untuk menghilangkan jejak. Tim Satreskrim Polres Cimahi, berusaha menelusuri keberadaan kendaraan minibus yang mengangkut kedua mayat korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang, hingga berhasil menemukannya terpakir di halaman rumah kosong.

Tags: AKBP Wikha Ardilestantojawa baratkabupaten bogorkapolres bogorKecamatan Cisaruapolres bogorSatreskrim Polres BogorSuami-Istri WNA asal Pakistan Dibunuh Pegawai

Related Posts

Jalur Nagreg jalur rawan kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.(Foto:Istimewa)

Jalur Nagreg dan Rutinitas Mudik Lebaran

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Nagreg merupakan jalur arteri di wilayah Kabupaten Bandung, yang selalu dilewati pemudik Lebaran ke jalur Selatan Jawa Barat...

Peneliti BRIN. (Foto: Humas BRIN)

Indonesia Butuh 200 Peneliti Nuklir, Termasuk Wujudkan PLTN Indonesia Pertama Tahun 2032

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama yang ditargetkan beroperasi pada 2032. Badan Riset dan...

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Jelang Mudik dan Balik Lebaran 2026.(Foto:Istimewa)

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Kereta Jelang Mudik Lebaran

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mulai mempersiapkan sarana dan prasarana perkeretaapian mudik dan balik...

Ketua DPR RI, Puan Maharani, saat ditemui awak media di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Sari/Karisma

Puan Maharani: DPR Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga Terkait Geopolitik Timur Tengah

Editor
10 Maret 2026

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penetapan status kesiagaan...

Proses evakuasi jasad korban tertimbun longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi.(Foto:Istimewa).

Longsor Sampah Bantargebang Bekasi, 7 Orang Tewas 6 Selamat

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BEKASI--Sebanyak tujuh korban tertimbun longsor gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, telah...

Penjualan

Penjualan Eceran Februari 2026 Tumbuh 6,9%, Didorong Penjualan Suku Cadang dan Aksesori Serta Sandang

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Bank Indonesia menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan dan bulanan. Hal ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.