• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Berhasil Dibina, IKM Furnitur Ini Tembus Pasar Eropa

Editor
Senin, 16 Februari 2026 - 05:55
IKM Furnitur.(Foto: Kemenperin)

IKM Furnitur.(Foto: Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Industri furnitur merupakan salah satu sektor hilir dan padat karya yang memiliki nilai tambah tinggi serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Sektor ini menyumbang sebesar 0,92 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas.

Di tengah berbagai tantangan global, industri furnitur nasional masih menunjukkan kinerja yang cukup stabil. Adapun pelaku industri furnitur yang masih berskala industri kecil dan menengah (IKM) juga harus dibina dan didampingi agar mampu terus berkembang dan terjaga keberlangsungan bisnisnya.

RelatedPosts

CFD Bogor Dorong Penjualan UMKM

Sedhah Corner, UMKM yang Makin Berkibar

Kemendag dan UNS Gelar Campuspreneur Expo, Hadirkan 30 Wirausahawan Muda Potensial

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, pemerintah terus berupaya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan melalui berbagai program kegiatan, sehingga IKM furnitur dari berbagai daerah mampu bersaing dan menguasai pasar lokal serta mampu menembus pasar global.

“Kami juga terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengawal pengembangan industri furnitur dalam negeri yang inovatif dan mampu menjawab kebutuhan pasar dan sesuai dengan selera konsumen,” terang Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Salah satu kisah sukses pembinaan IKM furnitur yang mampu menembus pasar global, yakni IKM Furnitur CV Kayu Manis yang baru saja melaksanakan Acara Pelepasan Ekspor Produk Furnitur pada 6 Februari 2026. Pada kesempatan tersebut, CV Kayu Manis berhasil mengekspor enam kontainer produk furnitur ke Spanyol, Italia, Prancis, dan Reunion (wilayah Prancis di Samudra Hindia).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita, yang hadir langsung pada acara tersebut, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang mampu diperoleh IKM asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta tersebut.

“CV Kayu Manis merupakan contoh kisah sukses pelaku IKM yang dapat menjawab tantangan pasar global, dan kami harap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku IKM lainnya yang juga sedang berjuang untuk dapat menembus pasar ekspor,” terang Dirjen IKMA.

Industri furnitur, lanjut Reni, memiliki potensi ekspor yang harus terus dimaksimalkan. Berdasarkan data Trademap (HS 9401–9403), nilai ekspor industri furnitur Indonesia pada tahun 2024 mencapai USD1,91 miliar. Sementara itu, pada periode Januari–November 2025, nilai ekspor tercatat sebesar USD 1,67 miliar. Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan ekspor utama dengan pangsa mencapai 54,6 persen dari total ekspor furnitur nasional.

Namun demikian, dinamika pasar global, khususnya kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat, turut memengaruhi kinerja ekspor furnitur nasional. Ketidakpastian global tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya strategi adaptif dan diversifikasi pasar ekspor.

“Pemerintah terus mengambil langkah strategis melalui upaya diplomasi dan negosiasi perdagangan, serta mendorong perluasan pasar ekspor ke negara-negara nontradisional. Beberapa kawasan yang dinilai potensial antara lain Eropa Timur, Timur Tengah, Amerika Latin, serta negara Asia seperti India dan Jepang,” jelas Reni.

CV Kayu Manis merupakan pelaku IKM furnitur yang telah beroperasi sejak tahun 2001 dengan bahan baku utama kayu jati. Perusahaan ini memproduksi furnitur kayu dengan spesialisasi bathroom furniture dan indoor furniture. Seiring pengembangan usahanya, CV Kayu Manis saat ini memiliki fasilitas produksi seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas produksi mencapai 120 kontainer per tahun.

CV Kayu Manis juga merupakan IKM binaan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) yang telah menerima berbagai fasilitasi pemerintah, antara lain Program Restrukturisasi Mesin dan Peralatan pada tahun 2018 serta fasilitasi keikutsertaan dalam pameran IFEX Virtual Showroom di tahun 2021.

Program Restrukturisasi Mesin dan Peralatan ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas IKM melalui pemberian potongan harga pembelian mesin. Besaran potongan harga diberikan paling tinggi sebesar 25 persen untuk mesin impor dan 45 persen untuk mesin buatan dalam negeri, dengan nilai fasilitasi minimal Rp10 juta dan maksimal Rp500 juta per perusahaan per tahun anggaran.

Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan, Afrizal Haris, mengungkap pada tahun 2021 Ditjen IKMA juga memfasilitasi keikutsertaan CV Kayu Manis dalam pameran IFEX Virtual Showroom 2021 yang diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap pembatasan aktivitas selama pandemi COVID-19. “Keberhasilan CV Kayu Manis dalam menembus pasar ekspor tidak terlepas dari inovasi produk yang terus disesuaikan dengan tren pasar global,” tutur Afrizal.

“Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan furnitur yang praktis dan efisien, perusahaan ini mengembangkan produk knockdown furniture dengan kemasan ringkas (compact packaging) yang mendukung efisiensi penyimpanan dan transportasi, sekaligus memberikan fleksibilitas desain untuk ruang terbatas,” tutupnya.

Tags: IKM Furniturkemenperin

Related Posts

Stan UMKM di CFD Kabupaten Bogor.(Foto: Diskominfo Kab Bogor)

CFD Bogor Dorong Penjualan UMKM

Editor
5 April 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Banyak cara ditempuh untuk mendorong kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seperti yang dilakukan Bupati Bogor,...

Kinanti Arum Sedah Mirah, pemilik Sedhah Corner bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Hartono.(Foto: Humas Kemendag)

Sedhah Corner, UMKM yang Makin Berkibar

Editor
3 April 2026

SATUJABAR, SOLO - Berangkat dari kepedulian terhadap potensi di lingkungan sekitarnya, Kinanti Arum Sedah Mirah membangun Sedhah Corner sebagai usaha...

(Foto: Kemendag)

Kemendag dan UNS Gelar Campuspreneur Expo, Hadirkan 30 Wirausahawan Muda Potensial

Editor
2 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar pameran Campuspreneur Expo yang diikuti 30 wirausahawan...

(Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor)

Bupati Bogor Perkuat Kolaborasi IKM dan Industri Besar

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus berupaya memperkuat daya saing produk lokal dengan mendorong kemitraan antara industri kecil...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.(Foto: Istimewa)

Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Editor
31 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Setelah libur panjang Idul Fitri, Kementerian Koperasi (Kemenkop) kembali mengonsolidasikan kekuatan dan seluruh SDM yang ada untuk...

Bazar Rakyat 2026.(Foto: Istimewa)

Bazar Rakyat di Monas Dongkrak UMKM

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi semangat kebersamaan dalam gelaran Bazar Rakyat 2026 bertema “Istana untuk Rakyat” yang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.