• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Silaturahmi Imlek 2577 Kongzili: Toleransi, Sejarah, dan Komitmen Bersama Bangun Kota

Editor
Rabu, 11 Februari 2026 - 06:26
Pemerintah Kota Bandung memang menggelar silaturahmi tokoh agama dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tingkat Kota Bandung tahun 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemerintah Kota Bandung memang menggelar silaturahmi tokoh agama dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tingkat Kota Bandung tahun 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Ada nuansa yang terbangun hangat saat sejumlah orang berkumpul jelang Imlek 2026 di Pendopo Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung memang menggelar silaturahmi tokoh agama dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tingkat Kota Bandung tahun 2026.

RelatedPosts

Ketika Menbud Fadli Zon Kunjungi Makam Pendiri Kota Bandung

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Kegiatan ini menjadi simbol kuat harmoni antarumat beragama sekaligus perayaan keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Bandung.

Wakil Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia, Fam Kiun Fat dalam sambutannya mengajak hadirin memahami makna Imlek dari perspektif sejarah dan spiritual umat Konghucu.

Ia menjelaskan, penanggalan Kongzili berakar dari ajaran Nabi Kongzi yang lahir pada 551 sebelum Masehi, dengan sistem kalender yang mengikuti peredaran bulan dan musim.

Menurutnya, bagi umat Konghucu, Imlek bukan sekadar tradisi budaya, melainkan momentum keagamaan yang sarat nilai refleksi dan pembaruan diri.

Ia juga mengingatkan perjalanan panjang pengakuan hak-hak umat Konghucu di Indonesia yang kini semakin terbuka, serta mengapresiasi komitmen Kota Bandung dalam merawat toleransi.

“Keberagaman adalah kekuatan. Imlek mengajarkan kita untuk memulai tahun baru dengan semangat kebajikan dan persaudaraan,” ujarnya di Pendopo Kota Bandung, Selasa, 10 Februari 2026 seperti diberitakan Humas Pemkot Bandung.

Fam Kiun Fat turut mengundang masyarakat untuk menikmati perayaan malam Imlek di kawasan Cibadak dan klenteng sebagai wisata religi dan budaya yang terbuka bagi semua kalangan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai, silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjadikan Bandung sebagai kota inklusif dan toleran.

Ia mengingatkan, sejak akhir 2024, Pendopo rutin menjadi ruang doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan.

“Kota Bandung adalah rumah bagi semua. Kerukunan bukan hanya slogan, tetapi fondasi kehidupan sosial kita,” kata Farhan.

Ia juga menyampaikan rencana dukungan operasional bagi rumah ibadah lintas agama sebagai bentuk penguatan kehidupan beragama yang setara dan harmonis.

Dalam sambutannya, Farhan mengaitkan pentingnya toleransi dengan kerja kolektif menyelesaikan persoalan kota, terutama pengelolaan sampah.

Menurutnya, masalah lingkungan hanya bisa diselesaikan melalui partisipasi seluruh warga tanpa memandang latar belakang.

“Sampah adalah masalah bersama. Penyelesaiannya pun harus bersama-sama. Toleransi bukan hanya soal keyakinan, tapi kerja nyata untuk masa depan kota,” ucapnya.

Pemkot Bandung saat ini menjalankan program pemilahan sampah berbasis wilayah hingga kawasan zero waste sebagai bagian dari transformasi lingkungan kota.

Perayaan Imlek tahun ini mengusung semangat nasional Harmoni Imlek Nusantara, yang mendorong ekspresi budaya dan kreativitas.

Bandung, sebagai kota kreatif, didorong untuk menjadikan momen Imlek sebagai ruang kolaborasi seni, busana, dan budaya.

Farhan menyebut perayaan Imlek sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus merayakan identitas keberagaman Indonesia.

“Bandung tumbuh dari kebersamaan. Perbedaan justru memperkaya kita,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis dari perwakilan komunitas Konghucu kepada Pemerintah Kota Bandung dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dilanjutkan foto bersama sebagai simbol persatuan lintas iman.

 

Tags: ImlekImlek 2577 Kongzili

Related Posts

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat melakukan ziarah budaya ke Situs Makam Raden Adipati Wiranata Koesoemah II.(Foto: Dok. Kementerian Kebudayaan)

Ketika Menbud Fadli Zon Kunjungi Makam Pendiri Kota Bandung

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Makam-makam bersejarah merupakan bagian dari memori kolektif bangsa yang berharga. Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon,...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (22/10/2026).(Foto: Dok. Kemenhaj)

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa

Editor
23 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk menginisiasi Museum Haji...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Keraton dan kerajaan Nusantara memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia. Potensi tersebut menjadi...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Wayang Kulit merupakan ekspresi budaya yang telah diakui oleh dunia. Wayang merupakan warisan budaya takbenda Indonesia yang pertama...

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak dalam rangka peringatan Hari Kebudayaan Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Bogor, di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Sabtu (17/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Warisan Budaya Lewat Lomba Tari Jaipong

Editor
17 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat komitmen pelestarian seni dan budaya daerah melalui penyelenggaraan Pasanggiri Tari Jaipong Rampak...

Stasiun Nagreg. (Foto: Humas KAI)

10 Stasiun Kereta Api di Elevasi Tinggi Masih Beroperasi

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Indonesia melintasi bentang geografis yang beragam. Di Jawa, jalur kereta api menembus kawasan pegunungan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.