• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 11 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BPNB: Banjir di Pantura Jawa Tengah, 71 Ribu Jiwa Terdampak

Editor
Selasa, 20 Januari 2026 - 06:51
Foto : Sejumlah anggota BPBD bersama relawan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Pekalongan, Minggu (18/1). (Foto: BNPB Via BPBD Janteng)

Foto : Sejumlah anggota BPBD bersama relawan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Pekalongan, Minggu (18/1). (Foto: BNPB Via BPBD Janteng)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan hujan ekstrem mengguyur wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah sehingga menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten. Hal itu berdampak pada permukiman, jalan, fasilitas publik dan jalur transportasi. BNPB mencatat hingga Senin (19/1), total 71.479 jiwa terdampak dan 2.440 jiwa mengungsi, tersebar di Kabupaten Demak, Kendal, Batang, Pemalang dan Kota Pekalongan.

Di Kabupaten Demak, hujan lebat menyebabkan 3.825 rumah terdampak, dengan 4.527 kepala keluarga atau kurang lebih 14.000 jiwa terdampak. Kecamatan Sayung menjadi wilayah terparah, termasuk Desa Kalisari dengan 600 rumah, 600 KK, dan 2.400 jiwa terdampak, serta Desa Sayung dengan 958 rumah, 1.232 KK dan 4.090 jiwa terdampak. Jalan utama Kalisari-Genuk ditutup total akibat genangan. Di Kecamatan Karanganyar, Desa Wonorejo terdampak 1.932 rumah, 1.932 KK, dan 6.129 jiwa, merendam fasilitas pendidikan, perkantoran, tempat ibadah, dan 100 hektare sawah.

RelatedPosts

Menkomdigi: Transformasi Digital Harus Perkuat Bahasa Lokal dan Pengetahuan Adat

Wali Kota Bandung Masuk Rumah Sakit: Kondisi Stabil, Jalani Observasi Lanjutan

Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026: 26 Delegasi Menyatakan Hadir

Berikutnya di Kabupaten Kendal, banjir melanda 28 desa di enam kecamatan, dengan 10.700 rumah terendam dan 27.119 jiwa dari 11.479 KK terdampak. Dua tanggul jebol, genangan merendam jalan utama, dan jalur kereta api lintas Kaliwungu-Kalibodri terganggu sehingga dilakukan pengalihan jalur serta pembatalan jadwal kereta. Tinggi genangan bervariasi antara 10 hingga 70 sentimeter, dengan wilayah terluas berada di Kecamatan Kendal.

Sementara itu, di Kabupaten Batang, hujan deras menyebabkan genangan air 20-70 cm di 10 kelurahan dan desa, yakni Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, Kauman, Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Desa Cepagan. Pendataan sementara mencatat 18.270 jiwa terdampak, termasuk 40 jiwa mengungsi di Desa Cepagan.

Selanjutnya di Kabupaten Pemalang, luapan Sungai Comal dan hujan lebat merendam 2.987 rumah serta tiga fasilitas sekolah, dengan 12.090 jiwa dari 3.473 KK terdampak. Kecamatan Ulujami terdampak di Desa Sidomulyo dan Desa Mojo, dengan Desa Sidomulyo mencatat 565 rumah, 760 KK, dan 2.850 jiwa terdampak, serta genangan 20-80 cm. Di Kecamatan Petarukan, Desa Pesucen, Widodaren, Karangasem, dan Desa Mojo terdampak 400 rumah dan 2.000 jiwa, genangan 40–60 cm. Kecamatan Comal melaporkan Desa Klegen 800 rumah dan 3.700 jiwa terdampak, genangan 20-40 cm. Kecamatan Randudongkal saat ini telah surut.

Adapun di Kota Pekalongan, hujan tinggi menyebabkan limpasan dan luapan Sungai Bremi, sehingga 8.692 KK terdampak dan 2.400 jiwa mengungsi di empat kecamatan. Genangan air 10-100 cm merendam permukiman dan ruas jalan utama, termasuk Jalan Progo, Majapahit, Slamet, Kurinci, Singosari, Kampung Baru Tirto, wilayah Kalibaros, dan kawasan Pabean. Genangan juga mengganggu jalur kereta api Surabaya–Jakarta di KM 88+6/7, sehingga dilakukan pengalihan jalur dan pembatalan jadwal. Pengungsi tersebar di 24 titik, dengan lokasi terbesar di Aula Kecamatan Pekalongan Barat (449 jiwa), Masjid Alkaromah Tirto (370 jiwa), SDN Tirto 03 (348 jiwa), Rumah Bapak K.H. Din & TK ABA Tirto (146 jiwa), dan Masjid Khusnul Khuluq Tirto (129 jiwa).

Dalam penanganan darurat, BNPB bersama BPBD provinsi/kabupaten/kota, TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta relawan melakukan evakuasi warga terdampak, pendirian posko dan dapur umum, distribusi logistik dan layanan kesehatan, serta pemantauan debit sungai dan asesmen dampak.

Petugas juga melakukan normalisasi jalur rel kereta api di wilayah terdampak. Selain itu, BNPB mengoperasikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat berbasis di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk menurunkan intensitas hujan di wilayah terdampak dan daerah tangkapan air sekitarnya, sehingga curah hujan tidak terkonsentrasi di kawasan rawan banjir.

Hingga Senin pagi, genangan air masih terjadi di beberapa titik dan debit sungai terpantau fluktuatif, dengan potensi meningkat apabila hujan kembali turun. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Tags: Banjir di Pantura Jawa Tengahbnpb

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid dalam WSIS Forum 2026 Ministerial Roundtable di Jenewa, Swiss, Jumat (10/07/2026).(Foto: Komdigi)

Menkomdigi: Transformasi Digital Harus Perkuat Bahasa Lokal dan Pengetahuan Adat

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia menempatkan transformasi digital sebagai instrumen untuk memperkuat kebudayaan sekaligus memperluas kesejahteraan masyarakat. Menteri Komunikasi dan Digital...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Masuk Rumah Sakit: Kondisi Stabil, Jalani Observasi Lanjutan

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Wali Kota Bandung Kota Bandung, Muhammad Farhan, dilaporkan telah stabil setelah menjalani penanganan medis di rumah sakit....

Karnaval budaya di peringatan Konferensi Asia Afrika 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026: 26 Delegasi Menyatakan Hadir

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Sebanyak 26 delegasi negara dipastikan hadir bersama para duta besar, perwakilan kementerian hingga tokoh internasional dalam rangkaian...

Ilustrasi judi online.(Foto:Istimewa).

Pemprov Jabar Periksa 2.663 ASN Terlibat Bermain Judi Online

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai bergerak dengan para Aparatur Sipil Negara ((ASN) yang diduga bermain judo online. Sebanyak...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 11/7/2026 Antam Rp 2.655.000 Per Gram

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 11/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.655.000 per gram...

Menlu Republik Indonesia, Sugiono, kunjungan kerja ke Mashhad, Republik Islam Iran, dan bertemu Menlu Iran, Y.M. Seyyed Abbas Araghchi.(Foto: Dok. Kemlu)

Menlu RI Bertemu Menlu Iran di Tengah Dinamika Kawasan

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, MASHHAD IRAN - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Mashhad, Republik Islam Iran, dan bertemu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat