• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BPNB: Banjir di Pantura Jawa Tengah, 71 Ribu Jiwa Terdampak

Editor
Selasa, 20 Januari 2026 - 06:51
Foto : Sejumlah anggota BPBD bersama relawan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Pekalongan, Minggu (18/1). (Foto: BNPB Via BPBD Janteng)

Foto : Sejumlah anggota BPBD bersama relawan mengevakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Pekalongan, Minggu (18/1). (Foto: BNPB Via BPBD Janteng)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan hujan ekstrem mengguyur wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah sehingga menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten. Hal itu berdampak pada permukiman, jalan, fasilitas publik dan jalur transportasi. BNPB mencatat hingga Senin (19/1), total 71.479 jiwa terdampak dan 2.440 jiwa mengungsi, tersebar di Kabupaten Demak, Kendal, Batang, Pemalang dan Kota Pekalongan.

Di Kabupaten Demak, hujan lebat menyebabkan 3.825 rumah terdampak, dengan 4.527 kepala keluarga atau kurang lebih 14.000 jiwa terdampak. Kecamatan Sayung menjadi wilayah terparah, termasuk Desa Kalisari dengan 600 rumah, 600 KK, dan 2.400 jiwa terdampak, serta Desa Sayung dengan 958 rumah, 1.232 KK dan 4.090 jiwa terdampak. Jalan utama Kalisari-Genuk ditutup total akibat genangan. Di Kecamatan Karanganyar, Desa Wonorejo terdampak 1.932 rumah, 1.932 KK, dan 6.129 jiwa, merendam fasilitas pendidikan, perkantoran, tempat ibadah, dan 100 hektare sawah.

RelatedPosts

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Berikutnya di Kabupaten Kendal, banjir melanda 28 desa di enam kecamatan, dengan 10.700 rumah terendam dan 27.119 jiwa dari 11.479 KK terdampak. Dua tanggul jebol, genangan merendam jalan utama, dan jalur kereta api lintas Kaliwungu-Kalibodri terganggu sehingga dilakukan pengalihan jalur serta pembatalan jadwal kereta. Tinggi genangan bervariasi antara 10 hingga 70 sentimeter, dengan wilayah terluas berada di Kecamatan Kendal.

Sementara itu, di Kabupaten Batang, hujan deras menyebabkan genangan air 20-70 cm di 10 kelurahan dan desa, yakni Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, Kauman, Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Desa Cepagan. Pendataan sementara mencatat 18.270 jiwa terdampak, termasuk 40 jiwa mengungsi di Desa Cepagan.

Selanjutnya di Kabupaten Pemalang, luapan Sungai Comal dan hujan lebat merendam 2.987 rumah serta tiga fasilitas sekolah, dengan 12.090 jiwa dari 3.473 KK terdampak. Kecamatan Ulujami terdampak di Desa Sidomulyo dan Desa Mojo, dengan Desa Sidomulyo mencatat 565 rumah, 760 KK, dan 2.850 jiwa terdampak, serta genangan 20-80 cm. Di Kecamatan Petarukan, Desa Pesucen, Widodaren, Karangasem, dan Desa Mojo terdampak 400 rumah dan 2.000 jiwa, genangan 40–60 cm. Kecamatan Comal melaporkan Desa Klegen 800 rumah dan 3.700 jiwa terdampak, genangan 20-40 cm. Kecamatan Randudongkal saat ini telah surut.

Adapun di Kota Pekalongan, hujan tinggi menyebabkan limpasan dan luapan Sungai Bremi, sehingga 8.692 KK terdampak dan 2.400 jiwa mengungsi di empat kecamatan. Genangan air 10-100 cm merendam permukiman dan ruas jalan utama, termasuk Jalan Progo, Majapahit, Slamet, Kurinci, Singosari, Kampung Baru Tirto, wilayah Kalibaros, dan kawasan Pabean. Genangan juga mengganggu jalur kereta api Surabaya–Jakarta di KM 88+6/7, sehingga dilakukan pengalihan jalur dan pembatalan jadwal. Pengungsi tersebar di 24 titik, dengan lokasi terbesar di Aula Kecamatan Pekalongan Barat (449 jiwa), Masjid Alkaromah Tirto (370 jiwa), SDN Tirto 03 (348 jiwa), Rumah Bapak K.H. Din & TK ABA Tirto (146 jiwa), dan Masjid Khusnul Khuluq Tirto (129 jiwa).

Dalam penanganan darurat, BNPB bersama BPBD provinsi/kabupaten/kota, TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta relawan melakukan evakuasi warga terdampak, pendirian posko dan dapur umum, distribusi logistik dan layanan kesehatan, serta pemantauan debit sungai dan asesmen dampak.

Petugas juga melakukan normalisasi jalur rel kereta api di wilayah terdampak. Selain itu, BNPB mengoperasikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat berbasis di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk menurunkan intensitas hujan di wilayah terdampak dan daerah tangkapan air sekitarnya, sehingga curah hujan tidak terkonsentrasi di kawasan rawan banjir.

Hingga Senin pagi, genangan air masih terjadi di beberapa titik dan debit sungai terpantau fluktuatif, dengan potensi meningkat apabila hujan kembali turun. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Tags: Banjir di Pantura Jawa Tengahbnpb

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan keterangan pers kepada awak media terkait Putusan MK tentang Kuota Internet di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Sabtu (29/08/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kemkomdigi: Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet!

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang telah dibayarkan. Hal tersebut tertuang dalam...

Si jago merah yang membakar wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur (27/8) (Foto: BPBD Kabupaten Lumajang.

Kejadian Bencana Terdata BNPB Per Sabtu 29 Agustus 2026

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan...

Desa Wisata di Kabupaten Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Desa Wisata Bogor, Gunung Malang & Tugu Utara Unggulan Jabar

Editor
29 Agustus 2026

Desa Wisata Bogor yakbi Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara masuk Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik Jawa Barat 2026....

- Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar jumpa pers usai pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat serta pelaku industri dan asosiasi pariwisata di Labuan Bajo untuk membahas langkah pemulihan pariwisata Flores pascagempa bumi M7,7,sekaligus berbagai isu strategis pengembangan pariwisata Labuan Bajo.(Foto: Humas Kemenpar)

Menpar Widiyanti Temui Ekosistem Pariwisata Labuan Bajo

Editor
29 Agustus 2026

LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri menggelar pertemuan dengan Pemerintah Daerah Manggarai Barat serta pelaku industri dan asosiasi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 29/8/2026 Antam Rp 2.670.000 Per Gram

Editor
29 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 29/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.670.000 per gram...

Ajang Merdeka Run 2026 menjadi daya tarik bagi dua selebritis Indonesia, Fanny Ghassani dan Gisella Anastasia. Mereka datang langsung mengambil race pack di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8) sore. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Merdeka Run 2026: Ada Fanny Ghassani & Gisella

Editor
29 Agustus 2026

JAKARTA - Merdeka Run 2026 tampaknya menjadi daya tarik bagi dua selebritis Indonesia, Fanny Ghassani dan Gisella Anastasia. Mereka datang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.