• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ikhtiar Merawat Budaya Lewat Jabar Etno Festival di Sumedang

Editor
Selasa, 04 November 2025 - 06:01
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema ‘Menjalin Tradisi, Menginspirasi Generasi’ ini merupakan revitaslisasi warisan budaya tak benda Indonesia di Jawa Barat.

Bupati Dony menyampaikan apresiasi tinggi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IX Jawa Barat yang telah memercayakan Sumedang sebagai tuan rumah JEF 2025 dan diisi dengan materi jejak budaya Sumedanglarang. “Kami merasa bangga karena kegiatan besar ini. Tentunya dengan kegiatan ini akan terus menguatkan kami dalam mengimplementasikan Sumedang sebagai puseur budaya, sebagaimana Perda Nomor 1 Tahun 2020 tengang Sumedang Puseur Budaya Sunda,” ujarnya melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Helaran Karnaval Budaya Titik Klimaks Hari Jadi Kuningan ke-528

Bangbayang, Desa di Pinggir Hutan Lindung

Bupati mengatakan, JEF diharapkan akan semakim memotivasi Kabupaten Sumedang untuk terus menjadikan dirinya sebagai salah satu daerah yang betul-betul menjadikan budaya sebagai arus utama pembangunan. “Jadi bagaimana terus melestarikan budaya lama yang baik dan menggali budaya baru yang lebih baik dalam bentuk inovasi dan kreatifitas lainnya,” ujarnya.

Untuk itulah kegiatan Jabar Etno Festival tersebut bisa menjadi wahana untuk mengaktualisasikan potensi kreatif yang ada di Kabupaten Sumedang. “Selain itu menjadi wahana untuk menyerap dan menampung gagasan serta ide-ide baru untuk kemajuan kebudayaan kedepannya,” kata Bupati Dony.

Sumedang salah satu kabupaten paling terdepan dalam budaya sudah mendelegasikan dirinya sebagai Puseur Budaya Sunda, kelanjutan dari Kerajaan Pajajaran, dan pelanjutnya adalah Sumedanglarang dengan simbol Mahkota Binokasih. “Sumedang juga patut berbangga karena Sumedang memiliki Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) terbanyak di Jawa Barat, di antaranya seni kuda Renggong, Tarawangsa, Cikeruha dan tari Kasumedangan. Semua ini menunjukan betapa kuatnya akar budaya yang dimiliki Sumedang,” imbuhnya.

Bupati juga mengapresiasi ratusan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa akan memahami sejarah dan budaya masa lalu. “Saya mengapresiasi ratusan mahasiswa yang hadir dalam Jabar Etno Festival, tentunya kehadiran mereka untuk menjaga tradisi dan menginspirasi generasi muda. Dengan kegiatan ini saya yakin mahasiswa akan memahami sejarah dan budaya masa lalu, serta akan menjaga dan melestarikannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kebudayaan bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sekedar perayaan seni, adat dan tradisi, melainkan sebuah perjalanan napak tilas sejarah bagaimana generasi muda hari ini harus bisa menelusuri jejak leluhur kraton Sumedang Larang sebagai salah satu warisan budaya yang memberi warna bagi peradaban sunda dan nusantara.

“Kegiatan Jabar Etno Festival 2025 yang digagas oleh Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IX Jawa Barat ini merupakan komitmen dan bentuk nyata dalam membangun ekosistem kebudayaan yang hidup kolaboratif dan berkelanjutan,” katanya.

Tags: bupati sumedangDony Ahmad MunirJabar Etno Festival

Related Posts

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Dok. Humas Kemenbud)

Menbud Fadli Zon Ziarah ke Makam Raden Wijaya Disela-sela Peletakan Batu Pertama Museum Majapahit

Editor
15 September 2026

MOJOKERTO - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan ziarah dan peninjauan ke Petilasan Raden Wijaya di Kawasan Siti Inggil, Desa...

Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme luar biasa dari ribuan warga yang tumpah ruah ke jalanan, Minggu (13/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Helaran Karnaval Budaya Titik Klimaks Hari Jadi Kuningan ke-528

Editor
14 September 2026

KUNINGAN – Helaran Karnaval Budaya Hari Jadi ke-528 Kuningan  bertajuk “Tumapak ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan” berhasil menyedot antusiasme...

Salah satu area di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Bangbayang, Desa di Pinggir Hutan Lindung

Editor
13 September 2026

Jumlah rumah di kampung buhun, Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja tak pernah bertambah. Jumlahnya selalu 70 rumah, tak kurang dan...

– Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid 5: Sport n’ Ethno Carnaval”, kegiatan ini resmi dibuka pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Stadion Rana Diraksa.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Gelar Budaya dan Olahraga Desa Suganangan Membangun Kolaborasi

Editor
11 September 2026

KUNINGAN – Gelaran budaya dan olahraga tahunan Desa Suganangan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan kembali bergulir. Mengusung tajuk “Nyimas Lenggangherang Jilid...

Rapat persiapan Karnaval Budaya di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab. Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Kirab Sejarah di Ujung Perayaan

Editor
8 September 2026

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 akan diwarnai dengan Karnaval Budaya yang persiapannya terus dimatangkan. Mengusung tema “Tumapak Ka Jaman Baheula:...

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kuningan, Sabtu (5/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Meriahnya Tradisi Budaya Seba Sapton dan Babarit di Hari Jadi Kuningan

Editor
6 September 2026

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.