• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Paru-paru Berair, Jabar Cetak Angka Tertinggi, Brin Ungkap Sebabnya

Editor
Jumat, 17 Oktober 2025 - 04:31
(Image: Humas BRIN)

(Image: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Pneumonia atau radang paru-paru adalah penyakit akibat infeksi akut saluran pernapasan bagian bawah yang membuat peradangan dan penumpukan cairan di paru-paru sehingga penderitanya sulit bernapas. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa dan lansia, tetapi paling berbahaya bagi balita dan orang tua yang daya tahan tubuhnya lemah.

Terkait dengan itu, Muhammad Rheza Firmansyah, mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN, mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul “A Comparison of SAR, SEM and SARMA Models Towards Pneumonia Spread in West Java,” dalam konferensi The International Conference on Informatics, Control, and Intelligent Systems (IC3INA) 2025, yang diselenggarakan pada Rabu (15/10) dilansir BRIN.

RelatedPosts

Dugaan Pidana Kebakaran Bromo Tengger Semeru Diselidiki

Jalan Mulus di Sumedang Hingga ke Pelosok

Realisasi Investasi Kabupaten Bogor Semester I 2026 Rp13,72 Triliun

Pada kesempatan tersebut, Rheza mengungkapkan bahwa riset ini dilatarbelakangi oleh ketertarikannya terhadap pemodelan spasial dan temporal, khususnya untuk memahami penyebaran penyakit menular. “Saya memilih kasus pneumonia karena Jawa Barat memiliki jumlah kasus tertinggi di Indonesia,” ujar Rheza yang tergabung dalam kelompok riset Information Retrieval di Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN.

Dalam risetnya yang juga berkolaborasi dengan peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Rheza menggunakan tiga model analisis spasial, yakni SAR (Spatial Autoregressive Model), SEM (Spatial Error Model), dan SARMA (Spatial Autoregressive Moving Average). Data yang digunakan mencakup jumlah kasus pneumonia bulanan selama tahun 2023 di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Variabel yang dianalisis meliputi enam faktor lingkungan, yaitu curah hujan, kelembaban, suhu, karbon monoksida, PM2.5, dan SO₂.

“Hasil analisis menunjukkan bahwa model SARMA merupakan model terbaik berdasarkan nilai AIC (Akaike Information Criterion) dan jumlah koefisien signifikan,” jelas Rheza. Menurutnya, variabel yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kasus pneumonia adalah kelembaban, suhu, dan PM2.5.

“Peningkatan kasus tertinggi terjadi pada akhir tahun atau musim hujan, yakni antara bulan September hingga Desember 2023, terutama di Kota Bandung, Bogor, dan Bekasi,” tambahnya.

Ke depan, Rheza berharap penelitian ini dapat dikembangkan dengan rentang waktu yang lebih panjang, model yang lebih kompleks, serta penambahan variabel yang lebih beragam agar mampu memberikan interpretasi yang lebih komprehensif terhadap penyebaran penyakit.

IC3INA 2025 mengusung tema “From Data to Knowledge: The Convergence of Open Linked Data, Big Data, and AI.” Konferensi ini merupakan ajang tahunan BRIN untuk mendorong integrasi data terbuka, big data, dan kecerdasan buatan (AI) menjadi pengetahuan yang berdampak luas. Selain menjadi wadah berbagi hasil riset, IC3INA juga membuka peluang kolaborasi antara universitas, lembaga riset, dan institusi dalam maupun luar negeri sebagai co-organizer.

Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) BRIN, Budi Prawara, menegaskan pentingnya membangun masyarakat pengetahuan yang terbuka, cerdas, dan inklusif. “Bersama-sama kita dapat membentuk masa depan di mana teknologi tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan manusia. Data dan AI bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai kemajuan berkelanjutan bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala PRSDI BRIN, Esa Prakasa, berharap IC3INA dapat terus berlanjut sebagai forum ilmiah untuk pertukaran pengetahuan, hasil riset, dan inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Tags: pneumoniaradang paru-paru

Related Posts

Kebakaran hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.(Foto: Humas Kemenhut)

Dugaan Pidana Kebakaran Bromo Tengger Semeru Diselidiki

Editor
31 Agustus 2026

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru diselidiki Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali,...

Jalan mulus di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Jalan Mulus di Sumedang Hingga ke Pelosok

Editor
31 Agustus 2026

SUMEDANG – Jalan mulus memudahkan mobilitas warga di Kecamatan Tomo yakni ruas jalan Mekarwangi-Darmawangi Kabupaten Sumedang. Ruas jalan itu sudah...

Realisasi investasi Kabupaten Bogor per Semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap 25.502 tenaga kerja.(Image: Humas Pemkab Bogor)

Realisasi Investasi Kabupaten Bogor Semester I 2026 Rp13,72 Triliun

Editor
31 Agustus 2026

CIBINONG – Realisasi investasi Kabupaten Bogor per Semester I 2026 mencapai Rp13,72 triliun dan menyerap 25.502 tenaga kerja. Hal itu...

Petugas gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (26/8). (Foto: BPBD Kab. Kutai Kartanegara)

Kejadian Bencana Terdata BNPB Hingga Senin 31 Agustus 2026

Editor
31 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat enam kejadian baru kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah pada...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 31/8/2026 Antam Rp 2.670.000 Per Gram

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 31/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.670.000 per gram...

Titik panas atau hotspot di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot di Kalsel, Sumsel, Riau dan Jambi Turun

Editor
31 Agustus 2026

JAKARTA – Hotspot di empat dari enam provinsi prioritas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan penurunan pada 29 Agustus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.