• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keren! Industri Alat Olahraga Indonesia Kian Kompetitif di Pasar Global

Editor
Senin, 22 September 2025 - 07:57
(Foto: Humas Kemenperin)

(Foto: Humas Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Industri alat olahraga nasional terus menunjukkan performa positif di pasar global. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-24 dunia dalam kontribusi ekspor alat olahraga, dengan tren pertumbuhan yang konsisten dalam lima tahun terakhir.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pada tahun 2024 nilai ekspor alat olahraga Indonesia meningkat 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Beberapa negara tujuan utama ekspor meliputi Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Belanda.

RelatedPosts

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

“Ini menandakan bahwa industri alat olahraga memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan daya saing yang kuat di kancah global,” ujar Agus di Jakarta, Sabtu (20/9).

Produk ekspor unggulan Indonesia antara lain sarung tangan olahraga, bola golf, joran pancing, bola tiup, serta peralatan senam dan atletik. Di sisi lain, pasar domestik juga menjanjikan. Berdasarkan data Euromonitor dan Ken Research, estimasi nilai pasar alat olahraga dalam negeri mencapai Rp2,3 triliun, dengan penjualan tertinggi pada perlengkapan sepak bola.

 

128 Industri, 15.000 Lebih Tenaga Kerja

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengungkapkan, berdasarkan data SIINas 2025 dan BPS 2024, terdapat 128 unit usaha industri alat olahraga di Indonesia yang mempekerjakan sedikitnya 15.663 orang. Sentra produksi tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta mulai berkembang ke Riau, Sumatera Utara, dan Bali.

“Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tapi juga pemain utama dalam produksi alat olahraga yang kompetitif secara global,” jelas Reni.

 

TKDN Jadi Strategi Unggulan

Untuk memperkuat daya saing, pemerintah terus mengoptimalkan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hingga saat ini, tercatat 36 pelaku industri telah memiliki produk ber-TKDN tinggi, seperti bola futsal, bola sepak, raket, meja tenis, hingga panel panjat tebing. Kandungan lokal dalam beberapa produk bahkan mencapai 66 persen.

Sebaran pelaku industri ber-TKDN terbanyak berada di Jawa Barat (19 usaha), diikuti Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten.

“TKDN adalah instrumen penting untuk memastikan nilai tambah ekonomi tetap berada di dalam negeri,” tegas Reni.

 

Tantangan dan Upaya Penguatan Ekosistem

Meski menunjukkan tren positif, Kemenperin mengakui sejumlah tantangan masih harus dihadapi industri alat olahraga nasional, antara lain dominasi merek asing di pasar domestik, promosi yang masih terbatas, serta belum adanya pameran industri olahraga berskala nasional secara rutin.

Sebagai langkah strategis, Kemenperin telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Oktober 2024 untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan industri olahraga. Ruang lingkup kerja sama mencakup promosi, pembinaan SDM, serta penggunaan produk lokal pada event olahraga nasional.

Kemenperin juga telah melakukan pendampingan teknis, fasilitasi mesin dan peralatan, sertifikasi SNI, serta pengembangan sentra IKM, seperti di Tegal dan Sukabumi. Saat ini terdapat 37 daftar SNI alat olahraga, dengan status pengajuan sertifikasi bersifat sukarela.

“Sebagai contoh, PT Sinjaraga Santika Sport dari Majalengka mampu memproduksi bola futsal dan sepak bersertifikasi FIFA, bahkan digunakan dalam Piala Dunia 1998 di Prancis. Ini bukti produk lokal bisa bersaing secara global,” tambah Reni.

Dengan dukungan regulasi, promosi, serta kolaborasi antarlembaga, pemerintah berharap industri alat olahraga dalam negeri semakin kuat dan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi.

Tags: alat olahraga

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas jaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi. Keempat pelaku...

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media di Bali yang didaftarkan di...

Face Recognition di Stasiun Kereta Api.(Foto: Humas KAI)

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Presiden mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedubes Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/07/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Sambangi Kedubes Qatar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani....

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Selaras Arah Transformasi Danantara, Jasa Marga Kokohkan Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan....

Ilustrasi debt collector mengadang pengendara sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal Sepeda Motor Modus Jadi Debt Collector di Bandung, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban aksi begal berpura-pura sebagai penagih utang,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat