• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ziarah di Kaki Gunung Lingga: Mengingat Jejak Prabu Tadjimalela, Menyambut Pesona Jatigede

Editor
Kamis, 18 September 2025 - 07:34
(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Langit Gunung Lingga saat itu berkabut tipis, menyambut langkah Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang didampingi Sekretaris Daerah Tuti Ruswati. Rabu, 17 September 2025, mereka menapaki jalur setapak menuju sebuah tempat yang sarat makna—patilasan Prabu Tadjimalela, leluhur agung Sumedang.

Tempat itu tak jauh dari Batudua, lokasi penyelenggaraan kejuaraan dunia paralayang yang akan menjadi salah satu suguhan utama Festival Pesona Jatigede. Namun kunjungan mereka kali ini bukan untuk urusan teknis acara, melainkan untuk berziarah—menghormati jejak leluhur yang menjadi fondasi berdirinya Sumedang.

RelatedPosts

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

“Prabu Tadjimalela, luluhur Sumedang. Kami menghormati dan mendoakan para leluhur,” ucap Wabup Fajar dengan khidmat, menatap ke arah puncak Gunung Lingga yang diselimuti kabut. “Untuk even paralayang, lokasinya di Batudua, tak jauh dari sini.”

Nama Prabu Tadjimalela bukan sekadar legenda. Ia adalah Batara Tuntang Buana, pertapa sakti yang bangkit dari semedi di puncak Gunung Nurmala Sangkan Jaya—yang kini dikenal sebagai Gunung Lingga. Dalam pertapaannya, ia menyaksikan cahaya terang menyerupai taji dan selendang (malela) menyinari sekelilingnya selama tiga hari tiga malam. Dari pengalaman spiritual itu, ia mengganti namanya menjadi Tadjimalela dan mengucapkan mantra yang kini menjadi simbol pencerahan bagi masyarakat Sumedang: Insun Medal Madangan — aku lahir untuk memberi penerangan.

Ziarah ini bukan hanya ritual, melainkan simbol. Simbol bahwa pembangunan dan kemajuan Sumedang tetap berpijak pada akar sejarah dan nilai-nilai luhur.

Wabup Fajar menyampaikan harapannya agar Festival Pesona Jatigede bisa berjalan sukses. “Sumedang ini guyub, aman, damai. Dan kami di pemerintah terus berupaya mengelola daerah ini sebaik mungkin, agar masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujarnya dikutip laman Pemkab Sumedang.

Festival yang akan digelar bukan sekadar ajang hiburan. Ada banyak kegiatan, mulai dari peresmian Jalan Lingkar Utara Jatigede, lomba lari Jatigede 10K, Jatigede Fun Walk, Aero Show, pertunjukan tari umbul, hingga bazar UMKM yang menggambarkan denyut ekonomi kreatif lokal.

Dari puncak Gunung Lingga hingga danau Jatigede, Sumedang tengah menyiapkan diri menjadi panggung besar—tempat budaya, olahraga, dan sejarah bersatu dalam satu harmoni. Dan semuanya dimulai dari langkah sederhana: sebuah ziarah untuk mengenang, menghormati, dan melanjutkan warisan Insun Medal Madangan—terus menjadi cahaya bagi generasi penerus.

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: sumedangtajimalela

Related Posts

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Kirab Pusaka Kujang dalam rangkaian kegiatan Babakti Tugu Kujang saat Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 544: Kirab 140 Pusaka Kujang di Kota Bogor

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor ke-544 masih berlangsung dalam rangkaian acara yang dikemas oleh Pemerintah Kota Bogor antara lain...

Wali Kota Bogor di Pameran Pusaka Nusantara yang berbarengan dengan peringatan Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor Diperkaya Pameran Pusaka Nusantara

Editor
7 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor 544 diisi dengan Pameran Pesona Pusaka Nusantara. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.