• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sadis! Gara-Gara Uang Sewa Mobil, Pelaku Bunuh Sekeluarga di Indramayu

Editor
Selasa, 09 September 2025 - 02:39
Ririn Rivanto (35) dan Prio Bagus Setiawan (29), dua tersangka pelaku pembunuhan sekeluarga di Indramayu.(Foto:Istimewa).

Dua tersangka pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Polisi mengungkap motif kasus pembunuhan terhadap lima orang satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pelaku menghabisi kelima korban dan mengubur mayatnya dalam satu lubang, hanya gara-gara kesal gagal menyewa mobil korban dan uangnya terpakai, hingga merencanakan tindakan pembunuhan secara keji.

Tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat, telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap lima orang satu keluarga di Kabupaten Indramayu. Kelima korban yang mayatnya ditemukan terkubur dalam satu lubang di halaman rumahnya di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Senin (01/09/2025), yakni Haji Sahroni, 70 tahun, anaknya Budi Awalludin, 43 tahun, menantu, Euis Juwita Sari, 37 tahun, serta kedua cucunya, Ratu, 7 tahun, dan bayi berusia delapan bulan.

RelatedPosts

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap setelah kabur ke sejumlah tempat, pria berinisial RD, 35 Tahun, dan temannya, PS, 29 tahun. Kekesalan RD sebagai pelaku utama terhadap korban Budi Awalludin, yang melatarbelakangi kasus pembunuhan.

“Diawali konflik pelaku RD dengan korban BA (Budi Awalludin). Pelaku kesal saat berencana menyewa mobil Avanza kepada korban dan telah memberi uang sewa Rp.750 ribu, pada 25 Agustus 2025. Saat akan digunakan, mobilnya mogok, lalu pelaku meminta uang sewa dikembalikan tapi sudah dipakai korban dibelanjakan dagangan sembako,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dalam keterangan pers di Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Selasa (09/09/2025).

Hendra mengatakan, pelaku yang marah karena kesal lalu merencanakan membunuh korban. Padahal, korban sudah meminta waktu untuk bisa mengembalikan uang sewa

“Pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dan empat anggota keluarganya, pada 29 Agustus 2025. Pelaku yang sudah merencanakan sebelumnya mendatangi rumah korban ditemani PS,” kata Hendra.

Korban Budi Awalludin tewas setelah dihantam cangkul dan pipa besi yang telah disiapkan pelaku di halaman rumahnya. Pelaku datang dengan berpura-pura bertamu, kemudian mengajak korban keluar dari rumah dan menawarkan bisnis BBM.

Setelah membunuh korban, pelaku masuk ke dalam rumah, menghabisi ayahnya, Sahroni, istri, Euis Juwita, dan anaknya, Ratu. Sementara bayi delapan bulan tewas di tangan PS yang awalnya hanya bertugas mengawasi lokasi, dengan menenggelamkannya ke bak mandi.

Mayat Korban Dikubur
Selang sehari kemudianz pelaku kembali lagi ke rumah korban. Kelima korban yang sudah menjadi mayat, dikubur dalam satu lubang di samping halaman rumahnya.

Pelaku kemudian merapikan dan membersihkan rumah korban dari ceceran darah, untuk menghilangkan jejak kejahatannya. Pelaku mengumpulkan barang bukti dan membuangnya, serta membawa kabur mobil Toyota Corolla, Suzuki Carry Pikap milik korban, perhiasaan, tiga buah telepon selular, dan uang Rp.7 juta.

“Pada malam 31 Agustus 2025, pelaku kembali ke rumah korban untuk mengubur mayat ditumpuk menjadi satu dalam satu lubang di halaman rumah. Pelaku merapikan dan membersihkan TKP (tempat kejadian perkara) untuk hilangkan jejak, membuang barang bukti, serta membawa kabur dua mobil Toyota Corolla dan Suzuki Carry Pikap milik korban, perhiasan, tiga ponsel, dan uang tunai Rp.7 juta,” ungkap Hendra.

Setelah menginap di hotel, pelaku kabur ke sejumlah tempat, mulai Bogor, Jakarta, Semarang, Demak, hingga Surabaya. Tim gabungan Polres Indramayu dan Polda Jawa Barat berhasil melacak keberadaaannya saat kembali lagi ke Indramayu, hingga keduanya berhasil ditangkap di daerah Kedokan Bunder, pada Senin (08/09/2025) dinihari.

Kedua pelamu dijerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana mati, atau hukuman penjara seumur hidup, serta Pasal 76C junto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun kurungan penjara.

Tags: dua pelaku ditangkapkabupaten indramayuKasus Pembunuhan Satu Keluargapolda jawa baratPolres Indmayu

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Rabu 4/11/2026 Senilai Rp 2.537.000 Per Gram

Editor
4 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Rabu 4/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.537.000 per gram...

– KAI angkut 63 juta ton barang selama 2023 atau naik 10% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Harga Acuan Batu Bara Kalori Rendah Naik, Kalori Tinggi Turun

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Awal November 2026 membawa kabar yang tidak seragam bagi pasar batu bara. Harga acuan untuk batu bara berkalori...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Menteri Bahlil: Pemerintah Siapkan Storage Minyak hingga 60 Hari dan Bioetanol E20

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan energi nasional melalui pembangunan infrastruktur strategis dan diversifikasi sumber energi. Salah satu langkah...

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Terkait MSCI, Wamenko Dradjad Ajak Investor Utamakan Data dan Analisis

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Penilaian lembaga indeks internasional terhadap pasar modal Indonesia menjadi momentum untuk terus meningkatkan transparansi, memperkuat tata kelola, dan...

Operasi pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Masih Terpantau, Kemenhut Terus Intensif Operasi Pemadaman

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional meningkat pada pemantauan Senin, 2 November 2026 pukul...

Foto : Tanah longsor terjadi di kawasan Glamping Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Buluk Tihing, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (1/11). (BPBD Kabupaten Badung)

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Editor
4 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (3/11), melaporkan jumlah kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.285 kejadian. Angka...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.