• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Libur Nasional Tak Sekadar Waktu Santai, Kemenpar Bongkar Potensi Besarnya untuk Pariwisata

Editor
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 06:10
Turis di Kawah Ijen. Kunjungan wisman November 2024 turun 8,53% secara bulanan, akan tetapi baik 17,27% secara tahunan, menurut data Badan Pusat Statistik yang dirilis Kamis 2 Desember 2025.(Foto: Humas Kemenpar)

Turis di Kawah Ijen. Kunjungan wisman November 2024 turun 8,53% secara bulanan, akan tetapi baik 17,27% secara tahunan, menurut data Badan Pusat Statistik yang dirilis Kamis 2 Desember 2025.(Foto: Humas Kemenpar)

SATUJABAR, BANDUNG – Libur nasional sering jadi momen yang paling ditunggu-tunggu masyarakat untuk rehat dari rutinitas. Tapi di balik momen santai ini, ternyata ada potensi ekonomi besar yang bisa digarap—terutama untuk sektor pariwisata.

Melalui kajian terbaru berjudul “Dampak Libur Nasional terhadap Sektor Pariwisata”, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memetakan bagaimana momen-momen libur seperti Lebaran, Natal, Imlek, hingga liburan sekolah bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

“Libur nasional itu seperti bensin bagi pariwisata. Bisa mendorong pergerakan wisatawan dalam jumlah besar, tapi sayangnya belum semua daerah bisa memanfaatkannya secara optimal,” ujar Martini Mohamad Paham, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar.

 

Angka Perjalanan Wisata Meningkat Tajam

Data dari BPS menunjukkan bahwa pada 2024, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tembus 1,02 miliar perjalanan—naik signifikan dari 839 juta perjalanan di 2023. Dan sebagian besar pergerakan itu terjadi saat momen libur panjang.

Imbasnya? Lonjakan okupansi hotel, meningkatnya omzet restoran dan tempat wisata, serta ramainya pelaku UMKM lokal yang kecipratan rezeki. Namun di balik euforia itu, muncul tantangan baru: macet, penuh, dan kadang kurang siap.

“Banyak destinasi masih kewalahan saat musim liburan. Kapasitasnya terbatas, pelayanan belum maksimal, dan promosi belum terintegrasi dengan kalender libur nasional,” tambah Martini.

 

Studi Kasus: Libur Sekolah di Tiga Provinsi

Kemenpar juga melakukan riset khusus saat libur sekolah 2025 di tiga daerah favorit wisatawan: Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat. Hasilnya mencengangkan:

Okupansi hotel naik hingga 60%

Kunjungan destinasi melonjak 73,1%

Pendapatan tempat wisata meningkat 80,7%

Bahkan, dari sisi sosial, libur sekolah menjadi momen penting bagi keluarga. Sebanyak 58,9% wisatawan berwisata bersama keluarga, dan 99,3% merasa puas atau sangat puas dengan pengalaman mereka.

 

Rekomendasi: Jangan Tunggu Ramai Dulu Baru Siap!

Menurut I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, ada sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan:

Menyusun promosi pariwisata berdasarkan kalender libur nasional

Meningkatkan kualitas layanan saat high season

Menyusun manajemen kapasitas destinasi agar tidak “overload”

Membangun kolaborasi antara pusat, daerah, dan pelaku usaha

 

“Dengan perencanaan matang, libur nasional bisa jadi game changer bagi pariwisata Indonesia. Bukan cuma ramai sementara, tapi bisa mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat ekosistem wisata nasional,” jelas Dewi.

 

Libur Jadi Momentum, Bukan Sekadar Kesempatan

Pada akhirnya, libur nasional bukan cuma soal waktu kosong di kalender, tapi bisa jadi alat strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah jika dikelola dengan baik. Kajian Kemenpar ini pun diharapkan jadi acuan bagi semua pemangku kepentingan agar lebih siap menyambut momen libur—dengan pelayanan yang lebih baik dan dampak ekonomi yang lebih luas.

Kalau kamu tertarik menjadikan konten ini sebagai artikel ringan untuk media sosial, newsletter, atau podcast pariwisata, aku bisa bantu modifikasi lagi sesuai formatnya.

Tags: wisata indonesia

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.