• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Siaga Sesar Lembang, BPBD Kota Bandung Gencarkan Edukasi Gempa dari Rumah hingga Sekolah

Editor
Jumat, 22 Agustus 2025 - 07:09
Sesar Lembang Tahura Bandung

Sesar Lembang Tahura Bandung.(FOTO: Satujabar.com)

SATUJABAR, BANDUNG – Ancaman gempa dari pergerakan Sesar Lembang terus menjadi perhatian serius di Kota Bandung. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung terus mendorong masyarakat agar lebih siap menghadapi potensi bencana alam, terutama dengan memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dari rumah tangga.

Dalam sebuah talkshow di Radio Sonata, Kamis (21/8), Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung Didi Ruswandi menyampaikan pentingnya masyarakat memahami bahwa korban gempa bukan disebabkan langsung oleh guncangan, melainkan oleh reruntuhan bangunan.

RelatedPosts

Polytron Kudus Indonesia Masters 2026: Ini Dia Wakil Indonesia di Babak Final

Senator Agita Soroti Kendala Digitalisasi dan Integrasi Data dalam Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis

Menhut Pimpin Operasi Pemadaman Karhutla di Kalbar

“Gempa itu tidak melukai, tidak membunuh. Hal yang membunuh adalah jejatuhan—reruntuhan bangunan. Maka penyelamatan diri harus fokus pada bagaimana menghindari benda-benda jatuh,” ujar Didi melalui keterangan resmi Humas.

 

Mengenali Ruang Aman Sejak Dini

Didi mengimbau warga untuk mengenali ruang-ruang aman di rumah, sekolah, atau tempat kerja, seperti area bawah meja, pojok dinding kokoh, dan ruang jauh dari kaca.

“Kalau ada kaca, pasangi stiker agar tidak melukai saat pecah. Barang berat jangan ditaruh di atas lemari, dan lemari sebaiknya ditempel ke dinding,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembagian peran dalam keluarga, agar setiap anggota tahu di mana harus berlindung saat gempa terjadi.

“Kalau ada lima anggota keluarga, pastikan ruang lindung cukup untuk lima orang. Harus jelas siapa ke mana agar tidak panik,” katanya.

 

Program Door-to-Door dan Edukasi untuk Anak

Sebagai bentuk pendekatan langsung ke masyarakat, BPBD bersama Forum Zakat tengah menyiapkan program “door to door” edukasi keluarga tangguh bencana. Program ini bertujuan membantu warga mengenali ruang aman, membagi titik berlindung, hingga mempraktikkan simulasi evakuasi sederhana.

“Kalau satu lembaga bisa edukasi 500 orang per tahun, mereka akan kami beri piagam. Bayangkan dampaknya kalau 37 lembaga di Bandung ikut,” ujar Didi optimistis.

Tak hanya orang dewasa, BPBD juga menargetkan anak-anak sebagai kelompok prioritas edukasi. Saat ini, pihaknya tengah berkolaborasi dengan komunitas kreatif untuk membuat kartun dan buku cerita tentang mitigasi gempa.

“Anak-anak harus diajak belajar dengan pendekatan yang mereka sukai. Kami sedang garap konten edukatif yang ramah anak,” katanya.

 

Geotrek Sesar Lembang dan Pelatihan RT/RW

Dalam waktu dekat, BPBD juga akan menggelar kegiatan Geotrek Sesar Lembang, yakni tur edukasi lapangan yang mengajak warga melihat langsung kondisi sesar aktif. Peserta akan dikenalkan pada pergeseran tanah, struktur batuan, hingga potensi getaran.

“Banyak warga baru benar-benar sadar setelah melihat kondisi sesar langsung. Kami ingin dokumentasikan dalam video agar bisa diakses masyarakat luas,” jelas Didi.

Di sisi lain, BPBD juga mulai melibatkan RT, RW, dan kelurahan dalam pelatihan mitigasi bencana. Ini sebagai langkah membangun sistem penanganan gempa yang lebih terstruktur dari tingkat paling bawah.

“Kesiapsiagaan tidak bisa hanya dilakukan dari atas. Harus sampai ke warga lewat struktur sosial yang sudah ada,” tambahnya.

 

Pemetaan Evakuasi dan Payung Hukum

Tak hanya aspek edukasi, BPBD Kota Bandung juga memastikan bahwa titik-titik evakuasi telah dipetakan secara menyeluruh dan akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota.

“Pemetaan sudah selesai. Aturan turunan sedang disusun agar lokasi evakuasi punya dasar hukum dan bisa dijadikan acuan resmi,” pungkas Didi.

Dengan upaya edukasi berlapis dari rumah ke ruang publik, dari anak-anak hingga pemangku wilayah, BPBD Kota Bandung berharap budaya siaga bencana bisa tertanam kuat di tengah masyarakat—sebelum gempa datang tanpa peringatan.

Tags: bpbdbpbd kota bandunggempa sesar lembangSesar Lembang

Related Posts

Polytron Kudus Indonesia Masters 2026

Polytron Kudus Indonesia Masters 2026: Ini Dia Wakil Indonesia di Babak Final

Editor
24 Oktober 2026

KUDUS - Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 memasuki babak semifinal pada Sabtu 24 Oktober 2026 di GOR Djarum Arena, Jl....

Senator Agita Soroti Kendala Digitalisasi dan Integrasi Data dalam Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis

Editor
24 Oktober 2026

BANDUNG - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyoroti...

Pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Menhut Pimpin Operasi Pemadaman Karhutla di Kalbar

Editor
24 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan bersama para pihak terus memperkuat operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemadaman darat, operasi...

Foto : Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi melakukan persiapan peninjauan udara di wilayah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Provinsi Lampung, Sabtu (24/10). (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Apri Setiawan)

Kepala BNPB Pantau Karhutla Sumatera

Editor
24 Oktober 2026

LAMPUNG — Dari ketinggian, bentang hijau Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, menyimpan tantangan yang tidak mudah terlihat....

Ilustrasi korban kecelakaan.(Foto:Istimewa).

5 Pejalan Kaki Ditabrak Mobil di Sukabumi, 1 Tewas 4 Luka-Luka

Editor
24 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Mobil Toyota Rush menabrak lima orang pejalan kaki di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa Kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di...

Ilustrasi aksi pencurian modus pecah mobil.(Foto:Istimewa).

Pencuri Modus Pecah Kaca Bobol Mobil Polwan di Sukabumi, Uang Rp.14 Juta dan 400 Dollar AS Raib

Editor
24 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang polisi wanita (polwan) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban aksi pencurian modus pecah kaca mobil. Mobil korban...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.