• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga Naik Tipis di Paruh Kedua Agustus 2025

Editor
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 06:06
Hasil tambang,nikel

Hasil tambang.(FOTO: Kementerian ESDM)

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk konsentrat tembaga (dengan kadar Cu ≥ 15%) periode 15–31 Agustus 2025 sebesar USD 4.658,55 per Wet Metric Ton (WMT). Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,10 persen dibandingkan HPE pada paruh pertama Agustus, yaitu USD 4.653,74 per WMT.

Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1765 Tahun 2025 tentang HPE atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar, dan berlaku efektif mulai 15 Agustus 2025.

RelatedPosts

Hotspot Nihil di Riau dan Jambi, Operasi Karhutla Fokus di Kalimantan

Kemenhut Satukan Pengelolaan 1,08 Juta Hektare Hutan Jawa

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB Per Sabtu 12/9/2026

Pelaksana tugas Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, termasuk kenaikan permintaan global, biaya produksi yang meningkat, serta naiknya harga mineral ikutan seperti emas dan perak.

“Harga emas naik sebesar 0,38 persen dan perak naik 0,13 persen, sehingga turut menarik minat investor. Selain itu, permintaan dari sektor industri seperti elektronik, perhiasan, dan energi terbarukan — terutama panel surya — juga menjadi penopang harga,” kata Tommy.

Penetapan HPE konsentrat tembaga ini dilakukan dengan mengacu pada data pasar global, termasuk harga tembaga di London Metal Exchange (LME) serta harga emas dan perak dari London Bullion Market Association (LBMA). Proses penentuan harga juga melibatkan koordinasi lintas kementerian.

“HPE disusun secara transparan dan berdasarkan koordinasi antarkementerian, termasuk Kemenko Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kemenkeu, dan Kemenperin. Ini dilakukan agar pelaku usaha mendapat kepastian dan iklim usaha yang stabil,” tambahnya.

HPE menjadi acuan utama dalam penghitungan bea keluar atas produk pertambangan yang diekspor, sehingga setiap perubahan nilai memberikan dampak langsung terhadap biaya ekspor dan daya saing produk tambang Indonesia di pasar internasional.

Tags: Harga Patokan Ekspor Konsentrat TembagakemendagKementerian Perdagangan

Related Posts

Operasi pemadaman karhutla 2026.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot Nihil di Riau dan Jambi, Operasi Karhutla Fokus di Kalimantan

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah Kalimantan yang...

Rapat Koordinasi Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dan Rencana Pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (RPKHDPK) Periode 2026–2035 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (11/09).(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Satukan Pengelolaan 1,08 Juta Hektare Hutan Jawa

Editor
12 September 2026

YOGYAKARTA - Kementerian Kehutanan menggelar Rapat Koordinasi Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dan Rencana Pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan...

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Desa Silondu, Kecamatan Basi Dondo, Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah, Kamis (10/9). (Foto: Kabupaten Toli-toli)

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB Per Sabtu 12/9/2026

Editor
12 September 2026

JAKARTA –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang...

Bupati Bogor Rudy Susmanto (kiri) dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di TPAS Galuga.(Foto: Diskominfo Kota Bogor)

Masih Ada Titik Api di TPAS Galuga, Dedie Usulkan Modifikasi Cuaca

Editor
12 September 2026

BOGOR - Setelah lima hari penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim,...

CFD Buahbatu Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Ingin CFD Buahbatu Eksis Lagi

Editor
12 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mengaktifkan kembali Car Free Day (CFD) Buahbatu setelah...

Kondisi kerusakan bangunan rumah warga yang dipicu oleh guncangan gempa bumi M 7,7 Flores di Desa Jegharangga, Kecamatan Nagapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Barat, Jumat (21/8). (Foto: Dok. BNPB)

Gempa Flores M7,7, BMKG: Momentum Penguatan Mitigasi Bencana Berbasis Sains

Editor
12 September 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan pentingnya penguatan mitigasi bencana berbasis sains, teknologi, dan data dalam menghadapi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.