• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Berantas Pungli, Tangkap HRD Rekrut Pekerja Tapi Minta Uang!

Editor
Rabu, 06 Agustus 2025 - 01:12
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan memberantas praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di kawasan industri. Komitmennya berkoordinasi dengan pihak kepolisian, akan menangkap oknum personalia perusahaan, atau HRD, yang meminta sejumlah uang sebagai syarat bagi pelamar untuk bisa diterima bekerja.

Menurut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di kawasan Industri, merugikan masyarakat dan mencoreng iklim investasi di Jawa Barat. Dedi Mulyadi menyoroti, banyak oknum personalia perusahaan, atau HRD, bermain-main dengan masyarakat sekitar, dalam rekrutmen pekerja tapi meminta uang sebagai syarat.

RelatedPosts

Siswi SMK Asal Tasikmalaya Hilang Ditemukan di Apartemen PIK 2 Tangerang, Korban ‘Pengantin Pesanan’

Kebakaran Kantor BPN Karawang Hanguskan 90 Persen Gedung Utama

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

“Ini masalah serius. Mulai Agustus, saya akan tangkap berkoordinasi bersama pihak kepolisian,” tegas Dedi Mulyadi, di sela Rapat Kerja Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-34 Apindo, di Bandung, Selasa (05/08/2025).

Dedi Mulyadi mengungkapkan, laporan terkait praktik pungli dalam rekrutmen pekerja banyak diterimanya dari masyarakat. Modusnya, oknum personalia perusahaan, atau HRD, meminta sejumlah uang sebagai syarat agar pelamar bisa diterima bekerja.

Selain itu, praktik pungli dari pihak luar, memalak perusahaan agar memberikan uang atau sumbangan melalui modus proposal. Surat permintaan sumbangan, yang dinilainya tidak bertanggung jawab.

“Perusahaan dipajakin dua kali. Sudah membayar pajak resmi, masih harus dipaksa untuk memberikan sumbangan acara tertentu,” ungkap Dedi Mulyadi.

Tags: Berantas Punglidedi mulyadigubernur jawa baratkawasan industriPemprov Jawa BaratPungli Rekrut Pekerja Syarat Minta Uang

Related Posts

Ilustrasi korban tindak pidana 'pengantin pesanan'.(Foto:Istimewa)

Siswi SMK Asal Tasikmalaya Hilang Ditemukan di Apartemen PIK 2 Tangerang, Korban ‘Pengantin Pesanan’

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang, berhasil ditemukan polisi di sebuah apartemen di...

Bangunan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang yang terbakar.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kantor BPN Karawang Hanguskan 90 Persen Gedung Utama

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Peristiwa kebakaran Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengakibatkan kerusakan parah pada sebagian besar bangunan kantor....

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar...

Pelantikan pejabat baru dan mutasi di Istana Negara Kamis 15 Oktober 2026.(Image: YouTube Setpres)

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA – Kepala BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Suharyanto resmi diganti oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi. Pergantian...

Pelaku pemalakan dan perusakan mobil di Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi 'Bang Jago' melakukan aksi pemalakan terhadap sopir mobil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pelaku...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.