• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Marsma TNI Fajar Adriyanto Gugur: Putra Terbaik TNI AU Penerbang Tempur F-16 ‘Red Wolf’

Editor
Senin, 04 Agustus 2025 - 09:30
Marsma TNI Fajar Adriyanto.(Foto:Istimewa).

Marsma TNI Fajar Adriyanto

SATUJABAR, BOGOR–Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara (AU) kehilangan salah satu putra terbaiknya, Marsma TNI Fajar Adriyanto. Penerbang tempur terbaik bangsa milik TNI AU, yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, gugur dalam insiden kecelakaan jatuhnya pesawat latih sipil di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat sedang latihan.

Pesawat yang ditumpangi Marsma TNI Fajar Adriyanto, berjenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500, dengan nomor register PK-S126. Pesawat latih milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), mengalami kecelakaan jatuh di di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Minggu (03/08/2025) siang.

RelatedPosts

Kejadian Bencana, Penanganan BNPB Per Senin 20 Juli 2026

Laba Pelindo Semester I 2026 Naik 60,44 Persen Jadi Rp2,57 Triliun

Dari Sumedang untuk ASEAN, Bupati Dony Paparkan Inovasi Smart City

Saat insiden kecelakaan, Fajar bertindak sebagai pilot, didampingi co-pilot, Roni. Fajar dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit, sementara Roni mengalami luka berat dalam perawatan tim medis.

“Kedua awak pesawat langsung dievakuasi dari lokasi ke RSAU (Rumah Sakit Angkatan Udara) dr. M. Hassan Toto. Namun, Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU, Marsma TNI I Nyoman Suadyana, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (03/08/2025).

Penerbang Tempur Terbaik
Marsma TNI Fajar Adriyanto merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992. Perwira Tinggi TNI AU yang lahir pada 20 Juni 1970, dikenal sebagai salah satu penerbang tempur F-16 terbaik, yang dimiliki TNI AU, dengan call sign “Red Wolf”.

Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Kadispen TNI AU (Mei 2019 hingga November 2020), almarhum pernah menjadi Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi, Magetan, Jawa Timur (2007–2010), Komandan Lanud Manuhua, Biak, Papua (2017–2019). Jabatan penting lainnya, dipercaya menjabat sebagai Kepala Pusat Potensi Dirgantara, Asisten Potensi Dirgantara Kaskoopsudnas, hingga terakhir menjadi Kepala Kelompok Staf Ahli Kodiklatau, sejak Desember 2024.

Almarhum juga dikenal sebagai pelaku sejarah dalam insiden udara antara F-16 TNI AU dan pesawat F/A-18 Hornet milik Angkatan Udara Amerika Serikat, di wilayah udara Pulau Bawean, tahun 2003 silam. Dedikasinya tinggi terhadap Korps TNI AU, almarhum mendapat berbagai penghargaan, termasuk diganjar Sertifikat dan Brevet “Tanggap Tangkas Tangguh” dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), seeta penghargaan tesis terbaik dari Universitas Pertahanan Indonesia.

Almarhum dikenal luas sebagai sosok berdedikasi tinggi, sekaligus panutan bagi para penerbang muda di lingkungan TNI AU. TNI AU kehilangan putra terbaik sebagai sosok teladan, panutan, dan menginspirasi,

“TNI AU menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah kecelakaan ini. Semangat, keteladanan, serta pengabdian beliau bagi Bangsa dan Negara, akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia,” ungkap Nyoman.

Kronologi Kejadian
Pesawat latih milik FASI jatuh di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (03/08/2025) siang, sekitar pukul 10.00 WIB. Pesawat terjatuh saat sedang latihan.

Pesawat lepas landas dari Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, pukul 09.08 WIB. Latihan dilaksanakan dalam rangka misi latihan profisiensi, penerbangan olahraga dirgantara.

“Pada pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak, kemudian ditemukan sudah jatuh di sekitar TPU (Tempat Pemakaman Umum) Astana Benteng,” jelas Nyoman.

Pesawat latih yang jatuh tersebut, merupakan jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan register PK-S126. Pesawat dikemudikan Marsma TNI Fajar sebagai pilot, dan Roni sebagai co-pilot.

“Kegiatan merupakan bagian dari latihan rutin pembinaan kemampuan personel FASI, sebagai induk olahraga dirgantara nasional. FASI berada di bawah binaan TNI AU,” ungkap Nyoman.

Nyoman memastikan, penerbangan telah dilengkapi Surat Izin Terbang (SIT) Nomor SIT/1484/VIII/2025, diterbitkan Lanud Atang Sendjaja. Pesawat dinyatakan laik terbang dan merupakan sortie kedua pada hari itu.

Marsma TNI Fajar Adrianto dinyatakan gugur dalam insiden kecelakaan pesawat, sementara co-pilot, Roni mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan. TNI AU bersama unsur terkait telah melaksanakan evakuasi, pengamanan lokasi kejadian, serta memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan sesuai ketentuan.

Tags: jawa baratkabupaten bogorKecamatan CiampeaMarsma TNI Fajar AdriyantoPenerbang Tempur F-16Penerbang Terbaik TNI AUPesawat Latih JatuhTNI AU

Related Posts

Upaya pemadaman kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (19/7). (FOTO: BPBD Kabupaten Tanah Bumbu)

Kejadian Bencana, Penanganan BNPB Per Senin 20 Juli 2026

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kejadian bencana dan penanganannya oleh BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode Minggu hingga Senin, 19–20...

Aktivitas di pelabuhan milik Pelindo. Laba Pelindo pada semester I 2026 naik 60,44 persen menjadi Rp2,57 triliun.(Foto: Website Pelindo)

Laba Pelindo Semester I 2026 Naik 60,44 Persen Jadi Rp2,57 Triliun

Editor
20 Juli 2026

Laba Pelindo ditopang oleh pertumbuhan aktivitas operasional di Pelabuhan dimana arus peti kemas Pelindo mencapai sekitar 9,96 juta TEUs atau...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjadi narasumber pada agenda internasional ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026 di Aula Rempeg Jagapati, Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (20/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Dari Sumedang untuk ASEAN, Bupati Dony Paparkan Inovasi Smart City

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANYUWANGI - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjadi narasumber pada agenda internasional ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting...

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Gegara Ditagih Utang Rp.200 Ribu, Pemuda di Bandung Tewas Ditusuk

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Gara-gara menagih utang Rp.200 ribu, seorang pemuda di Kota Bandung, Jawa Barat, tewas ditusuk. Korban tewas ditusuk pisau temannya....

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Gudang Orderdil di Bogor Kebakaran

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah gudang onderdil, atau sparepart, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ludes terbakar. Kebakaran juga menghanguskan bangunan rumah di dekatnya....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Senin 20/7/2026 Antam Rp 2.610.000 Per Gram

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 20/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.610.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat