• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 10 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pesan dari Gubernur: Sungai Harus Dimuliakan, Bukan Dihina

Editor
Senin, 28 Juli 2025 - 06:43
(Foto: Humas Pemkot Bogor)

(Foto: Humas Pemkot Bogor)

BOGOR – Di bawah langit senja Kota Bogor, suara tawa anak-anak bercampur riuh tepuk tangan mengiringi lantunan musik Sunda di Lapangan Softball GOR Pajajaran. Malam itu, bukan hanya tentang pertunjukan seni dan budaya—tetapi tentang pesan mendalam dari seorang pemimpin yang datang membawa harapan: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam edisi ke-16 program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, Dedi Mulyadi hadir tidak sekadar memberi sambutan. Ia datang dengan misi yang lebih besar—menyampaikan pesan lingkungan yang menyentuh akar budaya Sunda.

RelatedPosts

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Hari Jadi Bogor 544: Kirab 140 Pusaka Kujang di Kota Bogor

Hari Jadi Bogor Diperkaya Pameran Pusaka Nusantara

“Orang Sunda itu punya gunung. Gunung ada sungai. Sungai mengalir ke muara. Dan di sepanjang jalur itu, tidak boleh ada sampah,” ucap Dedi lantang, mengundang tepuk tangan dari warga Bogor yang memadati lokasi.

Dengan gaya khasnya yang sederhana tapi mengena, Dedi menyampaikan bahwa sungai bukan sekadar aliran air. Ia adalah urat nadi kehidupan dan bagian dari identitas masyarakat Sunda. Maka, sungai harus dimuliakan, bukan dihina dengan limbah dan sampah.

“Limbah rumah tangga, limbah pabrik, semua tidak boleh dibuang ke sungai. Kita harus belajar menghormati air, menghormati alam,” tegasnya.

Program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga memang dirancang sebagai forum dialog langsung antara pemimpin dan masyarakat. Namun kali ini, nuansanya lebih dalam. Dedi tak hanya bicara kebijakan, tapi menyentuh sisi emosional warga—tentang pentingnya menjaga harmoni dengan alam.

Ia juga mengumumkan bahwa pada awal Agustus nanti, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelar lomba kebersihan lingkungan, sekaligus mengevaluasi kemajuan pembangunan daerah melalui indeks pembangunan manusia (IPM) dan aspek lainnya.

Tak lupa, Gubernur juga memaparkan sejumlah program unggulan lain, mulai dari pendidikan, pembangunan, sosial-ekonomi, hingga penataan lingkungan. Semuanya dirancang agar pembangunan tak hanya maju secara fisik, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut baik pesan yang disampaikan Gubernur. Baginya, malam itu bukan hanya soal program pemerintah, tapi sebuah pencerahan untuk warga.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi pembelajaran bagi kita semua. Seni budaya yang ditampilkan juga luar biasa. Menambah wawasan warga Bogor yang cinta budaya Sunda,” ujarnya.

Malam pun beranjak larut. Tapi pesan dari Dedi Mulyadi tetap membekas: jangan biarkan sungai menjadi tempat buangan. Jadikan ia cermin dari kemuliaan manusia terhadap alam.

Sumber: Humas Pemkot Bogor

Tags: dedi mulyadiKDMlingkungan

Related Posts

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Kirab Pusaka Kujang dalam rangkaian kegiatan Babakti Tugu Kujang saat Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 544: Kirab 140 Pusaka Kujang di Kota Bogor

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor ke-544 masih berlangsung dalam rangkaian acara yang dikemas oleh Pemerintah Kota Bogor antara lain...

Wali Kota Bogor di Pameran Pusaka Nusantara yang berbarengan dengan peringatan Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor Diperkaya Pameran Pusaka Nusantara

Editor
7 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor 544 diisi dengan Pameran Pesona Pusaka Nusantara. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri...

Event Golok Road to UNESCO digelar di Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 544: Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Golok Road to UNESCO

Editor
6 Juni 2026

Golok Road to UNESCO diikuti 50 peserta dari delapan provinsi. Ragam pusaka Nusantara ditampilkan antara lain golok, pedang, parang, keris...

Ngalokat cari di Talaga Saat Cisarua.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Ngalokat Cai di Talaga Saat Cisarua Bogor, Merawat Alam Lestarikan Budaya

Editor
6 Juni 2026

SATUJABAR, CISARUA – Ngalokat cai di Talaga Saat Cisarua Bogor adalah manifestasi dari budaya luhur masyarakat Sunda yang masih terjaga...

Salah satu prosesi Pesta Dadung di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Pesta Dadung, Merawat Akar Budaya Kuningan

Editor
5 Juni 2026

Pesta Dadung menjadi simbol harmonisasi hubungan manusia dengan alam. Tradisi ini mengajarkan bahwa seluruh makhluk hidup memiliki peran dalam menjaga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.