• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Brand Lokal Bandung Unjuk Gigi di PKJB 2025, Tawarkan Inovasi dan Identitas Budaya

Editor
Sabtu, 19 Juli 2025 - 05:53
Kerajinan

Kerajinan.(Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG – Sejumlah brand lokal asal Kota Bandung tampil memukau di gelaran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, 17–20 Juli. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Dekranasda Provinsi Jawa Barat dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat.

UMKM yang berpartisipasi antara lain Neumen, Maraya Scraf, Pala Nusantara, Ardelya Craft, Exodos 57, dan Soesan. Setiap brand menampilkan keunggulan dan keunikan masing-masing, baik dari segi desain, konsep, hingga penggunaan bahan berkelanjutan.

RelatedPosts

IKM Perkakas Tangan Bagian Dari Hilirisasi Baja

Sejarah Epik Cut Nyak Dien Kokohkan Ikatan Sumedang-Aceh

Wirausaha Muda Naik Didorong Kelas lewat ELC 2026 di UGM

Salah satunya adalah Maraya Scraf, produsen kerudung yang dikenal dengan permainan motif dan warna yang menarik. Produk mereka menonjol berkat keunikan desain yang menggabungkan nilai estetika dan identitas lokal.

Sementara itu, Neumen menghadirkan koleksi fashion berbahan daur ulang. Brand ini tak hanya fokus pada lingkungan, tetapi juga memberdayakan ibu-ibu lokal sebagai pengrajin.

“Yang unik dari produk Neumen, misalnya Palarian Shirt, memadukan bahan katun sigaret, tali bordir, dan dolby, dikemas dengan desain yang tidak biasa,” jelas pengelola Neumen, Fauzan. Ia juga menyebutkan produk-produk khas lainnya, seperti baju bermotif peta Indonesia dan kaos bergambar ikon Kota Bandung seperti Jembatan Pasupati.

Tak kalah menarik, Pala Nusantara membawa lini produk ramah lingkungan berupa jam tangan dan aksesori dari bahan alami seperti kayu maple dan sono keling, serta plastik daur ulang. Desainnya yang modern tetap mengusung sentuhan budaya lokal.

“Pala bukan hanya nama buah, tapi juga simbol dari unsur alam dan warisan budaya yang kami angkat dalam brand ini,” ujar Nimas, staf dari Pala Nusantara. Tahun ini, Pala Nusantara mengusung tagline “Buah Tangan Nusantara” sebagai bagian dari misi mereka mendukung pariwisata lewat produk oleh-oleh khas yang berkelas.

Antusiasme pengunjung pun terlihat tinggi. Irene, salah satu pengunjung asal Padalarang, menyampaikan kekagumannya terhadap keragaman produk lokal yang ditampilkan.

“Senang bisa lihat langsung produk kreatif dari berbagai daerah di Jawa Barat, dari makanan sampai fashion. Semoga acara seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya dikutip laman bandung.go.id.

PKJB 2025 bukan sekadar pameran, tetapi menjadi panggung strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan karya inovatif kepada pasar yang lebih luas. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan produk berkualitas dari brand lokal, ajang ini menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan.

 

Tags: Brand Lokal Bandung

Related Posts

Bedog atau golok salah satu alat pertanian sunda

IKM Perkakas Tangan Bagian Dari Hilirisasi Baja

Editor
27 April 2026

Industri perkakas tangan dalam negeri memiliki potensi besar meskipun diproduksi melalui proses manufaktur sederhana. SATUJABAR, BANDUNG - Kemampuan industri nasional...

Makam Cut Nyak Dien di Gunung Puyuh Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Sejarah Epik Cut Nyak Dien Kokohkan Ikatan Sumedang-Aceh

Editor
27 April 2026

Hubungan Aceh dan Sumedang tercermin dari keberadaan sosok pahlawan nasional Cut Nyak Dien yang dimakamkan di Sumedang. SATUJABAR, SUMEDANG -...

(Foto: Dok. Ekraf)

Wirausaha Muda Naik Didorong Kelas lewat ELC 2026 di UGM

Editor
25 April 2026

Paradoks kondisi ekonomi di mana pelaku usaha menghadapi tekanan penurunan penjualan dan margin, di sisi lain peluang justru semakin terbuka...

(Image: pridechicken.id)

Kreativitas dan Teknologi Topang Daya Tahan UMKM

Editor
25 April 2026

Pelaku UMKM perlu mampu mengolah konten, membangun merek, sekaligus memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas. SATUJABAR, JAKARTA...

Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Dekranasda Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis 23 April 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ketua Dekranasda Kota Bandung: Pengusaha Senior Agar Bimbing UMKM Baru

Editor
24 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Keberadaan pengusaha senior menjadi penting dalam rangka ikhtiar untuk menumbuhkan dan mengembangkan klaster pengusaha khususnya kelompok UMKM...

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri membuka kegiatan pelatihan kekayaan intelektual (KI) dan pemasaran digital bertajuk “Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini” yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan bersama Tokopedia dan TikTok Shop di Jakarta, Selasa (10/2).(Foto: Dok. Kemendag)

Wamendag Roro Buka Giat Pendampingan UMKM Perempuan

Editor
22 April 2026

Kementerian Perdagangan terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital serta meningkatkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.