• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 19 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kekecewaan Wagub Jabar Erwan kepada Sekda Herman: Akumulasi Merasa Tidak Dihargai!

Editor
Senin, 30 Juni 2025 - 05:26
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Sekda, Herman Suryatman.(Foto:Istimewa).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Sekda, Herman Suryatman.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Hubungan Wakil Gubenur Jawa Barat, Erwan Setiawan dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Herman Suryatman, semakin memanas. Kekecewaan Erwan kepada Herman, disampaikan kepada wartawan, sebagai akumulasi karena merasa tidak dihargai sebagai Wagub satu paket dengan Gubernur, Dedi Mulyadi, yang dipilih oleh rakyat.

Ditemui wartawan usai menghadiri acara di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (30/06/2025), Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meluapkan kekesalannya kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Herman Suryatman. Erwan menyatakan, sangat kecewa kepada Herman, karena telah melampaui batas kewenangannya.

RelatedPosts

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

Erwan merasa tidak dihargai sebagai Wakil Gubernur, yang sering tidak dilibatkan, atau hanya sekadar diberi tahu agenda penting pemerintahan.

“Saya sangat kecewa, dan ini akumulasi dari kekecewaan saya. Beberapa kali ada pelantikan kepala dinas, jangankan dilibatkan, saya diberitahu oleh Sekda (Herman) saja tidak,” ungkap Erwan.

Erwan mengatakan, tidak pernah meminta berlebihan. Erwan hanya berharap mendapat informasi sebagai bentuk penghargaan atas posisi Wakil Gubernur yang diembannya, sebagai jabatan publik hasil pilihan rakyat.

“Kan seharusnya Sekda itu memberitahu. Ngasih tahulah, Pak hari ini akan ada pelantikan, dinas ini, dinas itu. Saya tidak pernah ada titipan-titipan itu ini. Silakan Pak Gubernur dan Pak Sekda yang ngatur itu. Tapi, minimal saya dikasih tahu, bagaimanapun saya ini Wakil Gubernur, satu paket yang dipilih oleh rakyat,” kata Erwan.

Bantah Sudah Berkomunikasi
Erwan membantah pernyataan Herman, menyebutkan sudah berkomunikasi dengannya. Pernyataan tersebut tidak sesuai fakta, karena selama ini merasa tidak pernah dihubungi oleh Herman.

“Pak Sekda sampaikan beberapa statement, bahwa dia sudah ada komunikasi dengan saya. Demi Allah tidak ada sampai saat ini, tidak ada telepon, atau ngajak ketemu langsung, tidak ada,” ungkap Erwan membantah.

Erwan bahkan mengungkit sejarah hubungannya dengan Herman. Erwan mengaku, orang yang membantu Herman mendapatkan posisi sebagai Sekda di Kabupaten Sumedang, saat Bupati Sumedang saat itu menolaknya dan tiga kali dilobinya demi Herman.

“Padahal, sejarahnya sebelum jadi Sekda Provinsi Jawa Barat, beliau (Herman) itu Sekda Sumedang. Ketika ingin jadi Sekda Sumedang, datang memelas tengah malam ke rumah saya. Setelah jadi Sekda Sumedang, terus jadi Sekda Provinsi (Jawa Bara), nggak menghargai saya sama sekali. Itu yang saya sangat sayangkan. Minimal komunikasi,” beber Erwan.

Erwan tidak membantah telah terjadi keretakan dalam struktur pimpinan Pemprov Jawa Barat. Keretakan itu memang ada, dan terjadi nyata.

“Memang ada keretakan, ini kenyataan. Satu lantai, saya lewat tidak pernah ada komunikasi. Bukan tidak boleh kerja di lapangan, tetapi Sekda itu kan harusnya mengkoordinasikan, rapim (rapat pimpinan) dengan kepala dinas, bagaimana mengkoordinasikan program-program yang dibuat Pak Gubernur dan saya (Wakil Gubernur), bukan di lapangan,” jelas Erwan.

Ambil Peran Orang Lain
Erwan menilai Sekda (Herman) justru sibuk mengambil peran (jabatan) orang lain. Tugas yang seharus diembannya, adalah menjadi jembatan di lapangan dengan birokrasi dan teknis di dinas.

“Biarkan Pak Gubernur di lapangan. Saya juga sekali-kali ke lapangan. Tapi ya Sekda jangan seperti itu, ambil alih kerjaan orang, sementara kerjaannya sendiri tidak dikerjakan,” kritik Erwan.

Erwan juga mengaku kerap menjadi sasaran serangan netizen di media sosial, sebagai pendukung Herman. Serangan dari netizen diabaikannya, tidak akan pernah mundur, karena yang dilakukan demi kemajuan Jawa Barat.

“Mohon maaf, saya selama ini diserang netizen-netizennya Sekda. Silakan serang lagi sekarang, saya tidak takut. Ini kenyataan, demi Jawa Barat, saya tidak rela seperti ini terus,” tegas Erwan.

Erwan menyatakan, tidak berkepentingan untuk mencari kekayaan dari jabatan yang diembannya. Ingin bekerja sesuai dengan tupoksi, tanpa adanya konflik kepentingan, ingin memajukan dan mensejahterakan masyarakat Jawa Barat.

“Saya ingin bekerja dengan benar. Ingin membenahi, bukan nyari apa-apa. Materi saya cukup, dari orang tua saya juga. Saya punya perusahaan dengan orang tua saya. Saya ingin benar saja bekerja, sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” tegas Erwan.

Erwan memastikan belum ada upaya mediasi, atau arahan langsung dari Gubernur, Dedi Mulyadi, terkait konfliknya dengan Sekda, Herman. Gubernur, Dedi Mulyadi, sampai saat ini belum memanggilnya, atau dipertemukan dengan Herman untuk menyelesaikan permasalahan.(chd).

Tags: dedi mulyadierwan setiawangubernur jabarHerman SuryatmanKonflik Wagub dan Sekda Jabarpemprov jabarWagub Jabar Kecewa Tidak Dihargai

Related Posts

Kendaraan melintas Gerbang Tol Cileunyi.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jabotabek ke Jawa Barat, terjadi H-3 Lebaran, Rabu (17/03/2026). Peningkatan arus kendaraan pemudik...

Arus mudik di Jalur Nagreg menuju wilayah Selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Arus pemudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus meningkat, memasuki H-2 Lebaran, Kamis (19/03/2026). Puncak arus mudik...

Jemaah umrah di Tanah Suci.(Foto: Kementerian Haji dan Umrah)

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus melakukan pengawalan ketat terhadap...

Ketupat Lebaran

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Pada Jum’at 20 Maret 2026, Ini Penjelasannya..

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Penetapan awal Syawal 1447 H kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait potensi perbedaan antara Muhammadiyah dan pemerintah....

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho,(Foto: Dok. Korlantas Polri)

Kapan Puncak Arus Mudik Terjadi? Kata Polri H-2 Lebaran

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, CIKAMPEK – Puncak arus mudik lebaran diprediksi terjadi pada Rabu malam (18/3/2026) atau H-2 Lebaran, ungkap Kepala Korps Lalu...

Wamen ESDM Yuliot Tanjung.(Foto: Humas ESDM)

Tenang! Cadangan BBM Cukup Untuk 28 Hari

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BATANG – Saat ini, cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.