• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kekecewaan Wagub Jabar Erwan kepada Sekda Herman: Akumulasi Merasa Tidak Dihargai!

Editor
Senin, 30 Juni 2025 - 05:26
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Sekda, Herman Suryatman.(Foto:Istimewa).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Sekda, Herman Suryatman.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Hubungan Wakil Gubenur Jawa Barat, Erwan Setiawan dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Herman Suryatman, semakin memanas. Kekecewaan Erwan kepada Herman, disampaikan kepada wartawan, sebagai akumulasi karena merasa tidak dihargai sebagai Wagub satu paket dengan Gubernur, Dedi Mulyadi, yang dipilih oleh rakyat.

Ditemui wartawan usai menghadiri acara di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (30/06/2025), Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meluapkan kekesalannya kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Herman Suryatman. Erwan menyatakan, sangat kecewa kepada Herman, karena telah melampaui batas kewenangannya.

RelatedPosts

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

Erwan merasa tidak dihargai sebagai Wakil Gubernur, yang sering tidak dilibatkan, atau hanya sekadar diberi tahu agenda penting pemerintahan.

“Saya sangat kecewa, dan ini akumulasi dari kekecewaan saya. Beberapa kali ada pelantikan kepala dinas, jangankan dilibatkan, saya diberitahu oleh Sekda (Herman) saja tidak,” ungkap Erwan.

Erwan mengatakan, tidak pernah meminta berlebihan. Erwan hanya berharap mendapat informasi sebagai bentuk penghargaan atas posisi Wakil Gubernur yang diembannya, sebagai jabatan publik hasil pilihan rakyat.

“Kan seharusnya Sekda itu memberitahu. Ngasih tahulah, Pak hari ini akan ada pelantikan, dinas ini, dinas itu. Saya tidak pernah ada titipan-titipan itu ini. Silakan Pak Gubernur dan Pak Sekda yang ngatur itu. Tapi, minimal saya dikasih tahu, bagaimanapun saya ini Wakil Gubernur, satu paket yang dipilih oleh rakyat,” kata Erwan.

Bantah Sudah Berkomunikasi
Erwan membantah pernyataan Herman, menyebutkan sudah berkomunikasi dengannya. Pernyataan tersebut tidak sesuai fakta, karena selama ini merasa tidak pernah dihubungi oleh Herman.

“Pak Sekda sampaikan beberapa statement, bahwa dia sudah ada komunikasi dengan saya. Demi Allah tidak ada sampai saat ini, tidak ada telepon, atau ngajak ketemu langsung, tidak ada,” ungkap Erwan membantah.

Erwan bahkan mengungkit sejarah hubungannya dengan Herman. Erwan mengaku, orang yang membantu Herman mendapatkan posisi sebagai Sekda di Kabupaten Sumedang, saat Bupati Sumedang saat itu menolaknya dan tiga kali dilobinya demi Herman.

“Padahal, sejarahnya sebelum jadi Sekda Provinsi Jawa Barat, beliau (Herman) itu Sekda Sumedang. Ketika ingin jadi Sekda Sumedang, datang memelas tengah malam ke rumah saya. Setelah jadi Sekda Sumedang, terus jadi Sekda Provinsi (Jawa Bara), nggak menghargai saya sama sekali. Itu yang saya sangat sayangkan. Minimal komunikasi,” beber Erwan.

Erwan tidak membantah telah terjadi keretakan dalam struktur pimpinan Pemprov Jawa Barat. Keretakan itu memang ada, dan terjadi nyata.

“Memang ada keretakan, ini kenyataan. Satu lantai, saya lewat tidak pernah ada komunikasi. Bukan tidak boleh kerja di lapangan, tetapi Sekda itu kan harusnya mengkoordinasikan, rapim (rapat pimpinan) dengan kepala dinas, bagaimana mengkoordinasikan program-program yang dibuat Pak Gubernur dan saya (Wakil Gubernur), bukan di lapangan,” jelas Erwan.

Ambil Peran Orang Lain
Erwan menilai Sekda (Herman) justru sibuk mengambil peran (jabatan) orang lain. Tugas yang seharus diembannya, adalah menjadi jembatan di lapangan dengan birokrasi dan teknis di dinas.

“Biarkan Pak Gubernur di lapangan. Saya juga sekali-kali ke lapangan. Tapi ya Sekda jangan seperti itu, ambil alih kerjaan orang, sementara kerjaannya sendiri tidak dikerjakan,” kritik Erwan.

Erwan juga mengaku kerap menjadi sasaran serangan netizen di media sosial, sebagai pendukung Herman. Serangan dari netizen diabaikannya, tidak akan pernah mundur, karena yang dilakukan demi kemajuan Jawa Barat.

“Mohon maaf, saya selama ini diserang netizen-netizennya Sekda. Silakan serang lagi sekarang, saya tidak takut. Ini kenyataan, demi Jawa Barat, saya tidak rela seperti ini terus,” tegas Erwan.

Erwan menyatakan, tidak berkepentingan untuk mencari kekayaan dari jabatan yang diembannya. Ingin bekerja sesuai dengan tupoksi, tanpa adanya konflik kepentingan, ingin memajukan dan mensejahterakan masyarakat Jawa Barat.

“Saya ingin bekerja dengan benar. Ingin membenahi, bukan nyari apa-apa. Materi saya cukup, dari orang tua saya juga. Saya punya perusahaan dengan orang tua saya. Saya ingin benar saja bekerja, sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” tegas Erwan.

Erwan memastikan belum ada upaya mediasi, atau arahan langsung dari Gubernur, Dedi Mulyadi, terkait konfliknya dengan Sekda, Herman. Gubernur, Dedi Mulyadi, sampai saat ini belum memanggilnya, atau dipertemukan dengan Herman untuk menyelesaikan permasalahan.(chd).

Tags: dedi mulyadierwan setiawangubernur jabarHerman SuryatmanKonflik Wagub dan Sekda Jabarpemprov jabarWagub Jabar Kecewa Tidak Dihargai

Related Posts

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode...

Enam pemuka agama pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (01/08/2026).(Foto: Setneg)

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Enam pemuka agama akan memimpin doa bersama pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan...

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu 1 Agustus 2026 dikutip dari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 1/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat