• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Batik Tulis Merawit Cirebon Jadi Sorotan di GBN 2025

Editor
Senin, 23 Juni 2025 - 04:23
Batik Indonesia

(Foto: Dok, Kemenperin)

CIREBON – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menguatkan upaya pengembangan industri batik nasional agar makin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Batik Indonesia (YBI).

“Industri batik nasional memiliki keragaman dan keunikan yang luar biasa di berbagai wilayah Indonesia, dari motif, warna, bahan baku hingga teknik pembuatannya. Potensi ini harus terus dikembangkan,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita dalam kunjungannya ke Kabupaten Cirebon, Senin (23/6).

RelatedPosts

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Salah satu sentra batik yang menjadi perhatian Kemenperin adalah Sentra Batik Trusmi di Cirebon, yang dihuni lebih dari 600 perajin dan pelaku usaha batik. Batik khas daerah ini, seperti Mega Mendung, Waleran, dan Merawit, dikenal luas karena kekhasannya.

Batik Tulis Merawit Cirebon bahkan telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada 2024. Teknik batik ini ditandai dengan isian motif (isen-isen) yang sangat halus menggunakan canting berujung kecil, menghasilkan garis-garis tipis yang membentuk karakter khas batik merawit.

“Teknik ini mencerminkan keterampilan tinggi para perajin Trusmi. Kami akan angkat Batik Merawit Cirebon sebagai ikon utama dalam Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025,” lanjut Reni.

 

GBN 2025: Ajang Promosi Batik Nusantara

Gelar Batik Nusantara 2025 akan digelar di Pasaraya Blok M, Jakarta, pada 6–10 Agustus 2025, mengusung tema “Bangga Berbatik”. Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Batik Indonesia sebagai bentuk promosi dan penguatan industri batik nasional.

Menurut Reni, ekspor industri batik nasional mencatatkan nilai sebesar USD 7,63 juta pada triwulan I tahun 2025, dengan pasar utama ke Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa. Batik dari Trusmi, termasuk Batik Merawit, turut menjadi kontributor penting dalam rantai pasok tersebut.

 

Dialog Industri Batik dan Inovasi Digital

Dalam kunjungan kerja di Cirebon, Dirjen IKMA juga menggelar dialog industri bersama perajin, Komunitas Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (KMPIG), APPBI, dan Dinas Perindustrian setempat. Salah satu topik utama yang dibahas adalah inovasi pelacakan batik menggunakan QR-code.

QR-code ini memuat data lengkap, mulai dari nama pembuat motif, tahun produksi, bahan kain, hingga proses verifikasi mutu. “Inovasi ini menjadi tonggak transparansi dan peningkatan kepercayaan konsumen,” ujar Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan.

Ia juga menyoroti potensi batik lain seperti Batik Waleran, yang tengah dijajaki untuk memperoleh IG baru, serta pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memperkuat posisi batik dalam dan luar negeri.

 

Adaptasi Teknologi dan Industri Hijau

Ketua APPBI, Komarudin Kudiya, mengapresiasi dukungan Kemenperin dalam mendorong transformasi industri batik. Ia menegaskan bahwa Sentra Trusmi kini telah menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam desain batik dan pengelolaan limbah cair menggunakan IPAL komunal.

“Dengan AI, kami bisa menjangkau lebih banyak motif, mempercepat desain, dan menjembatani kolaborasi antargenerasi,” jelas Komar. Pengelolaan limbah batik secara kolektif juga menjadi wujud komitmen menuju industri hijau.

Kunjungan kerja Ditjen IKMA ditutup dengan peninjauan ke sejumlah IKM unggulan, seperti Batik Katura, EB Batik Tradisional, dan Batik Hafiyan—para pelaku usaha yang konsisten melestarikan motif klasik khas Cirebon.

Tags: Batik Tulis Merawit Cirebonkemenperin

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.