• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Farhan: Dari Kota Bandung, Bung Besar Lahir untuk Indonesia

Editor
Senin, 02 Juni 2025 - 04:36
(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Kota Bandung memiliki peran penting dalam perjalanan ideologis dan sejarah perjuangan Presiden Soekarno. Hal itu ia sampaikan dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, saat mengikuti kegiatan napak tilas ke Museum Penjara Banceuy bersama jajaran Forkopimda, Minggu (1/6/2025).

“Di Surabaya Bung Karno lahir. Di Blitar beliau disemayamkan. Tapi di Bandung, Bung Besar lahir. Lahir secara ideologis, dari keyakinan dan perjuangan,” ujar Farhan melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Ia menyebut Kota Bandung sebagai tempat lahirnya gagasan-gagasan besar yang mengguncang dunia, salah satunya saat Soekarno dipenjara di Banceuy bersama tiga sahabatnya. Dari balik jeruji penjara sempit tanpa listrik, Soekarno menyusun pleidoi legendaris Indonesia Menggugat yang kemudian disampaikan di Gedung Indonesia Menggugat.

“Pleidoi itu menginspirasi banyak bangsa di dunia untuk memperjuangkan kemerdekaan, dan mengenalkan konsep nation-state atau negara-bangsa. Di sinilah kita bisa menyatakan bahwa Bandung adalah tempat kelahiran ide besar kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Farhan juga menekankan bahwa perjuangan Soekarno menjadi simbol bahwa keyakinan dan ide tidak bisa dipatahkan oleh tekanan fisik. Ia menyoroti bagaimana Bung Karno tetap berkarya meski dipenjara dalam sel berukuran 2,1 x 1,46 meter sejak Desember 1929 hingga Agustus 1930.

“Justru dari tekanan itu lahir karya tulis yang mengguncang dunia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengapresiasi generasi muda Bandung yang tetap menunjukkan semangat kebangsaan, salah satunya melalui penampilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

“Saya tidak sendiri. Kami di Pemerintah Kota Bandung didukung penuh oleh Forkopimda, dari TNI, Polri, hingga DPRD. Bersama-sama, kami memastikan bahwa sejarah ini terus hidup. Karena dari Bandunglah, Bung Besar lahir untuk Indonesia,” pungkas Farhan.

Tags: banceuyhari pancasilaMuhammad Farhanpenjara banceuy

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.