• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polisi Naikan Status Penyidikan Kasus Longsor Galian C Gunung Kuda Cirebon

Editor
Minggu, 01 Juni 2025 - 07:48
Petugas gabungan kembali mengevakuasi korban meninggal akibat tertimbun longsoran galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Peristiwa ini merenggut 14 korban jiwa. (Dok. Istimewa)

Petugas gabungan kembali mengevakuasi korban meninggal akibat tertimbun longsoran galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Peristiwa ini merenggut 14 korban jiwa. (Dok. Istimewa)

Pihaknya bakal menjerat tersangka menggunakan undang undang pertambangan, keselamatan kerja hingga lingkungan hidup dan pasal 359 KUHPidana tentang kelalaian.

SATUJABAR, BANDUNG — Polda Jawa Barat telah menaikan status penyelidikan menjadi ke tahap penyidikan dalam kasus longsor galian C Gunung Kuda di Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5/2025) kemarin. Mereka akan segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

RelatedPosts

Kemenkes & Pemerintah Inggris Luncurkan Tangguh+

IKOPIN University: Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor

Pariwisata Flores Jalani Pemulihan, Didorong Camino de Flores

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, petugas telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui pasti penyebab peristiwa galian C longsor yang menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 8 masih tertimbun. Pihaknya mendapatkan, informasi jika proses penambangan di Gunung Kuda diduga menyalahi prosedur.

“Dari kemarin sudah beberapa saksi kita ambil keterangannya, kita ingin mengetahui penyebab peristiwa ini. Apakah ada unsur kelalaian dan sebagainya. Kita dapat informasi bahwa cara atau mekanisme ini salah, mengesampingkan keselamatan pekerja,” kata dia.

Pihaknya akan melakukan pendalaman melibatkan berbagai ahli di bidangnya. Pihaknya juga menerima informasi dari para ahli jika seharusnya penambangan dilakukan menggunakan teknik terasering sehingga tidak mudah runtuh.

“Didapati informasi itu tidak dilakukan sementara itu, jadi ada dugaan tidak melaksanakan proses penambangan yang sesuai SOP keamanan yang sudah berlaku,” kata dia.

Rudi mengatakan, telah menaikan status penyelidikan menjadi penyidikan sekaligus untuk menetapkan status tersangka. Pihaknya bakal menjerat tersangka menggunakan undang undang pertambangan, keselamatan kerja hingga lingkungan hidup dan pasal 359 KUHPidana tentang kelalaian.

“(Tersangka) sedang proses kita melihat ada dugaan tindak pidana, sekarang lagi proses untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini mohon waktu,” kata dia.

Selain itu, izin tambang untuk tiga perusahaan di wilayah Gunung Kuda telah dicabut. Sehingga, telah ditutup operasional penambangan oleh Pemprov Jabar.

Polisi Kerahkam Anjing Pelacak K9

Sementara itu, polisi mengerahkan anjing pelacak K9 untuk mencari 8 orang warga yang diduga masih tertimbun material longsor galian C di tambang batu Gunung Kuda, Cirebon, Sabtu (31/5/2025). Longsor terjadi sejak Jumat (30/5/2025) menewaskan 14 orang dan belasan orang luka-luka.

“Tim K9 dari Polda Jawa Barat diterjunkan ke lokasi bencana longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Sabtu (31/5/2025).

Dia mengatakan, lokasi pencarian relatif sulit dan tertutup material longsor. Diharapkan kemampuan anjing pelacak dapat membantu tim SAR dalam mengidentifikasi titik-titik yang dicurigai terdapat korban.

“Sejak pagi, Unit K9 mulai melakukan penyisiran di area-area yang telah dipetakan sebagai zona rawan,” kata dia.

Dia menyebut, total anjing pelacak yang dikirim sebanyak tiga ekor dengan tiga orang pembimbing dan 2 instruktur yang saat ini mengawasi. Anjing pelacak memiliki penciuman kurang lebih 10 meter.

“Dengan adanya anjing pelacak terlatih diharapkan dapat mempercepat upaya pencarian korban yang masih tertimbun,” kata dia.

Sebanyak 400 orang personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap 8 orang pekerja yang diduga masih tertimbun material longsor galian C Gunung Kuda di Cirebon sejak Jumat (30/5/2025) kemarin. Mereka terdiri dari TNI- Polri, Basarnas, Tagana, BPBD, BNPB dan stakeholder lainnya.

Dandim 0620 Kabupaten Cirebon Letkol Inf M Yusron mengatakan, sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk mencari 8 orang yang diduga masih tertimbun material longsor galian C. Dia menyebut, kendala yang dihadapi yaitu masih sering terjadi longsor susulan yang mengancam petugas. (yul)

 

Tags: angjing pelacakGalian Cgunung kudalongsor

Related Posts

Kemenkes & Pemerintah Inggris Luncurkan Tangguh+

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Pemerintah Inggris meluncurkan UK–Indonesia Health Partnership Platform atau Tangguh+ untuk memperkuat kerja sama...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono (kiri) mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di Kampus IKOPIN, Jatinangor, Selasa (13/10/2026).

IKOPIN University: Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor

Editor
14 Oktober 2026

JATINANGOR - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama jajaran dalam peluncuran Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (13/10/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)

Pariwisata Flores Jalani Pemulihan, Didorong Camino de Flores

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Pariwisata berperan strategis dalam pemulihan Flores pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pemerataan manfaat ekonomi dan...

Menpora) Erick Thohir menyampaikan penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 pada acara konferensi pers di Loby Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/10) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Hari Sumpah Pemuda, Kemenpora Gelar Indonesia Youth Summit

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Hari Sumpah Pemuda (HSP) jatuh pada 28 Oktober 2026 mendatang. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyelenggarakan Indonesia...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 14/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 14/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung pembangunan jalan, Senin (12/10/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Cek Pembangunan Jalan di Katulampa Bogor

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - Pemerataan pembangunan dan konektivitas antarwilayah serta peningkatan aksesibilitas di Kota Bogor terus diperluas ke berbagai wilayah, sehingga pembangunan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.