• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejagung Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Selama 14 Jam Terkait Korupsi Minyak Mentah Senilai Rp 193 Triliun

Editor
Rabu, 07 Mei 2025 - 08:37
Kejaksaan Agung RI. (foto: istimewa)

Kejaksaan Agung RI. (foto: istimewa)

Usai menjalani pemeriksaan, status Nicke masih sebagai saksi.

SATUJABAR, JAKARTA — 14 Jam lamanya mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Nicke Widyawati diperiksa di Kejaksaan Agung (Kejagung), Selasa (6/5/2025). Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa Nicke terkait dengan skandal korupsi impor-ekspor minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina subholding.

RelatedPosts

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Japan Open 2026: Putri KW Melaju ke 16 Besar

Usai menjalani pemeriksaan, status Nicke masih sebagai saksi. Nicke tak banyak bicara usai menjalani pemeriksaan. Bahkan, dirut Pertamina periode 2018-2024 itu cepat-cepat berusaha menghindari wartawan yang menunggunya sejak pagi.

“Diperiksa soal, ya kasus itulah,” kata Nicke kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta, Rabu (7/5/2025) dini hari.

Nicke tak menjawab rentetan pertanyaan wartawan. Dan memilih untuk cepat-cepat naik mobil yang menjemputnya.

Pemeriksaan Nicke di Jampidsus kali ini, adalah yang pertama terkait dengan pengusutan korupsi yang merugikan negara setotal Rp 193,7 triliun itu. Nicke datang ke ruang penyidikan sejak Selasa (6/5/2025) jam 09:00 WIB, dan memulai pemeriksaan sekitar pukul 10 pagi. Nicke baru keluar ruang pemeriksaan pada Rabu (7/5/2025) dini hari sekitar pukul 00:11 WIB.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar dalam siaran pers resmi menyatakan, Nicke masih sebagai saksi. Dia menerangkan, selain Nicke, pada Selasa (6/5/2025) tim penyidikan di Jampidsus juga turut memeriksa 11 nama-nama lainnya.

Kebanyakan mereka yang diperiksa adalah dari kalangan swasta, pun juga para petinggi Pertamina, dan anak-anak perusahaan minyak dan gas milik pemerintah tersebut. Dengan Nicke, kata Harli, total 12 orang yang diperiksa.

“12 orang saksi tersebut (termasuk Nicke) diperiksa sebagai saksi terkait dengan penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina subholding, dan KKKS periode 2018-2023,” katanya.

Kata Harli, pemeriksaan saksi-saksi tersebut, dilakukan untuk memperkuat pembuktian para tersangka yang sudah ditetapkan.

Pekan lalu, penyidik Jampidsus juga memeriksa Karen Agustiawan (KA) yang juga mantan Dirut Pertamina. Penyidikan korupsi minyak mentah dan produk kilang Pertamina sementara ini sudah menetapkan sembilan tersangka.

Di antaranya, Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga. Lalu Sani Dinar Saifuddin (SDS) yang ditetapkan tersangka selaku Direktur Optimasi Feedstock and Product PT Kilang Pertamina International. Juga Agus Purwono (AP) yang dijerat tersangka atas perannya selaku Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina International.

Yoki Firnandi (YF) yang ditahan penyidik atas kiprahnya sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Internasional Shipping. Maya Kusmaya (MK) ditetapkan tersangka selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, dan Edwar Corne (EC) selaku Vice President Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga.

Selanjutnya tiga tersangka swasta, antara lain Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) alias Kerry selaku benefit official atau pemilik manfaat dari PT Navigator Khatulistiwa, Dimas Werhaspati (DW) tersangka selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim.

Terakhir adalah Gading Ramadhan Joedo (GRJ) yang ditetapkan tersangka atas perannya sebagai Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Dirut PT Orbit Terminal Merak.

Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar pekan lalu sudah mengumumkan, penghitungan sementara kerugian keuangan negara dari kasus korupsi minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina ini mencapai Rp 193,7 triliun sepanjang 2018-2023.

Kata dia, penghitungan tersebut baru versi penyidik. Dan penyidikan di Jampidsus masih menunggu audit final kerugian negara dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (yul)

Tags: eks dirut pertaminaKejagungkorupsi minyak mentahNicke Widyawatistatus saksi

Related Posts

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media di Bali yang didaftarkan di...

Face Recognition di Stasiun Kereta Api.(Foto: Humas KAI)

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding...

Japan Open 2026

Japan Open 2026: Putri KW Melaju ke 16 Besar

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium. Kompetisi ini masuk BWF World...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Presiden mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedubes Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/07/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Sambangi Kedubes Qatar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani....

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Selaras Arah Transformasi Danantara, Jasa Marga Kokohkan Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan....

Ilustrasi debt collector mengadang pengendara sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal Sepeda Motor Modus Jadi Debt Collector di Bandung, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban aksi begal berpura-pura sebagai penagih utang,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat