• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 18 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Identitasnya Terungkap Ke Publik, Korban Pemerkosaan  di RSHS Bandung Alami Tekanan Mental

Editor
Minggu, 13 April 2025 - 08:08
Priguna Anugerah Pratama (31), oknum dokter tersangka pemerkosaan.(Foto:Istimewa).

Priguna Anugerah Pratama (31), oknum dokter tersangka pemerkosaan.(Foto:Istimewa).

Surat perdamaian tersebut tidak menjadi alasan pembenar atau pemaaf dalam tindak pidana kekerasan seksual.

SATUJABAR, BANDUNG — Korban pemerkosaan oleh Priguna Anugerah Pratama dokter residen PPDS di RSHS Bandung, FH (21 tahun)  mengalami tekanan usai identitas dirinya terungkap ke publik. Identitas korban terungkap saat kuasa hukum pelaku memperlihatkan surat perdamaian antar kedua belah pihak ke media massa.

RelatedPosts

Japan Open 2026: Fajar/Fikri ke Final, Hadapi Wakil Korea Selatan

Bandara Husein Aktif Lagi, Enam Maskapai Ajukan Rute

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

Kuasa hukum korban Debi Agusfriansa mengatakan, surat perdamaian antara korban dan pelaku yang diperlihatkan oleh kuasa hukum pelaku kepada media massa, tidak diblur. Sehingga, identitas kliennya tersebar luar ke publik.

“Klien kami justru mengalami tekanan lebih berat,” ucap Debi yang berasal dari Jabar Bantuan Hukum saat sesi konferensi pers di Bandung.

Dia mengatakan, klaim kuasa hukum pelaku bahwa telah terjadi perdamaian antara korban dengan pelaku sangat lemah dan tidak memiliki kekuatan hukum. Sebab, di dalam undang-undang tindak pidana kekerasan seksual disebutkan tidak terdapat penyelesaian sengketa di luar peradilan bagi pelaku tindak pidana kekerasan seksual.

“Alat bukti yang dikerahkan oleh kuasa hukum pelaku itu sangat lemah dan tidak ada kekuatan hukum,” kata dia.

Menurt dia, surat perdamaian tersebut tidak menjadi alasan pembenar atau pemaaf dalam tindak pidana kekerasan seksual. Debi mengatakan kejahatan kekerasan seksual merupakan kejahatan luar biasa.

Debi mengegaskan, perdamaian yang sempat terjadi antara korban dan pelaku ditangani oleh kuasa hukum korban sebelumnya. Pihaknya menyayangkan hal tersebut dan menduga kuasa hukum korban sebelumnya bermain dua kaki hingga terjadi pencabutan laporan.

“Kami sangat menyayangkan ya, disinyalir ada indikasi dua kaki sehingga perdamaian itu terwujud,” kata dia.

Pihaknya menduga terjadi pelanggaran yang dilakukan kuasa hukum korban sebelumnya. Sebab, peristiwa yang terjadi sangat merugikan kliennya saat ini.

“Kuasa hukum yang lama ini kan dia itu menandatangani kuasa dua hari yang lalu sudah dicabut dan dialihkan ke kita,” kata dia.

Dia menambahkan, sebanyak 13 tim hukum dikerahkan untuk mengawal korban FH.

Kuasa hukum lainnya Richand Sihombing berharap, tidak terjadi lagi tindak kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Dia menegaskan, tidak ada ruang ampunan bagi pelaku tindak kekerasan seksual.

Sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta, agar dokter residen PPDS yang memerkosa pasien dan keluarga pasien di RSHS Bandung, ditindak tegas. Hal itu dilakukan untuk membangun kembali kepercayaan rumah sakit dan perguruan tinggi di masyarakat.

“Intinya adalah kita harus membangun kepercayaan atau trust yang tinggi terhadap perguruan tinggi kemudian dunia kedokteran. Jadi hukumannya harus tegas,” ucap Dedi.

Kata dia, tindakan tegas yang bersifat hukuman harus cepat diambil oleh perguruan tinggi. Sebab, hal itu berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap instansi tersebut.

Selain itu, perguruan tinggi harus mengevaluasi rekrutmen dokter. Dia menyebut, selama ini, mereka yang masuk ke kedokteran yang memiliki uang.

Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengatakan tersangka Priguna Anugerah Pratama melakukan pemerkosaan terhadap dua orang pasien pada tanggal 10 Maret dan 16 Maret serta 18 Maret. Aksi pemerkosaan dilakukan di ruangan lantai tujuh Gedung MCHC RSHS Bandung. (yul)

Tags: dokter residen ppdspasien korban perkosaanrshs bandungterkanan mental

Related Posts

Japan Open 2026

Japan Open 2026: Fajar/Fikri ke Final, Hadapi Wakil Korea Selatan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium. Kompetisi ini masuk BWF World...

Aktivitas di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Aktif Lagi, Enam Maskapai Ajukan Rute

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara terus menunjukkan perkembangan positif. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan seluruh...

Pantai Pangandaran. (Foto: Istimewa)

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Gulungan mbak Pantai Pangandaran. Jawa Barat, kembali menyeret tiga orang wisatawan. Dua wisatawan yang sempat terseret ke tengah selamat,...

Para pengemudi ojek online (ojol) geruduk kantor debt collector di Jalan Kopo Sayati, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Tarik Paksa Sepeda Motor, Kantor Debt Collector di Bandung Digeruduk Ojol

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kantor 'Debt Collector' di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digeruduk ratusan pengemudi ojek online (ojol) bersama-sama warga. Aksi penggerudukan yang...

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di pembukaan WAICO (Foto: Kemenko Perekonomian)

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat