• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 25 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PTDI dan PT YPTI Berkolaborasi Tingkatkan Daya Saing Industri Kedirgantaraan Nasional

Editor
Kamis, 13 Maret 2025 - 10:49
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – PTDI dan PT YPTI berkolaborasi untuk meningkatkan daya saing industri kedirgantaraan nasional didukung Kementerian Perindustrian.

Kolaborasi antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT YPTI) sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing rantai pasok industri kedirgantaraan nasional.

RelatedPosts

Jumlah Penumpang Whoosh Selama Libur Lebaran Capai Puncaknya Pada 24 Maret, Tembus 24 Ribu

Seskab Teddy & Menhub Dudy Cek Terminal Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Terkendali, One Way Nasional Presisi KM 414–KM 263 Dihentikan Bertahap

Kerja sama ini juga bertujuan untuk mengadopsi teknologi inovatif guna meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi, memperkaya kapabilitas permesinan, serta mendukung penguatan ekosistem industri manufaktur dalam negeri.

“Kerja sama ini menjadi tonggak yang sangat penting dalam upaya pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan nasional, serta dilakukan pada momentum yang tepat di tengah meningkatnya potensi kebutuhan komponen pesawat, baik secara global maupun domestik,” ujar Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, mewakili Menteri Perindustrian, pada penandatanganan kerja sama PTDI dan PT YPTI di Jakarta, Rabu (12/3).

Kerja sama ini dituangkan dalam sebuah Framework Agreement (FA), yang ditandatangani oleh Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, dan Direktur Utama PT YPTI, Petrus Tedja Hapsoro, dengan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta, serta Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan.

Ruang lingkup kolaborasi ini mencakup berbagai aspek, seperti penyediaan dan revitalisasi mesin produksi PTDI, peningkatan daya saing produk permesinan, serta pelatihan terkait manajemen pemeliharaan permesinan. Kesepakatan ini juga membuka peluang untuk transfer teknologi dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia di bidang dirgantara, sejalan dengan agenda nasional dalam mendorong kemandirian sektor manufaktur.

“Saya mengharapkan bahwa di tahun-tahun mendatang, kemitraan strategis antara PTDI dan PT YPTI dapat berkembang lebih luas, tidak hanya pada revitalisasi dan penyediaan komponen, tetapi juga dalam mengembangkan investasi untuk meningkatkan kapabilitas industri komponen pesawat terbang dalam negeri,” ujar Wamenperin melalui keterangan resmi.

Pada kesempatan yang sama, Wamenperin juga menyampaikan bahwa tren permintaan komponen pesawat terbang menunjukkan pertumbuhan positif, seiring dengan berkembangnya pasar penerbangan di Indonesia. Merujuk pada International Air Transport Association (IATA), Indonesia diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahun 2036, dengan pertumbuhan jumlah penumpang yang pesat.

Studi dari International Civil Aviation Organization (ICAO) tahun 2023 juga memprediksi bahwa jumlah penerbangan domestik dan penumpang di Indonesia akan meningkat menjadi 7,6 juta penerbangan dan 690 juta penumpang pada tahun 2045, atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun 2024.

“Dengan peningkatan permintaan tersebut, industri dalam negeri memiliki potensi besar untuk menangkap peluang tersebut dalam memenuhi kebutuhan komponen pesawat terbang,” jelas Wamenperin.

Selain itu, Indonesia memiliki sejarah panjang dalam manufaktur pesawat terbang, dengan PTDI sebagai satu-satunya produsen pesawat di kawasan Asia Tenggara. Industri komponen pesawat terbang Indonesia, yang tergabung dalam Indonesia Aircraft and Component Manufacturer (INACOM), juga telah menunjukkan daya saingnya dengan mendapatkan sertifikasi standar mutu industri kedirgantaraan internasional (AS9100) dan menjadi bagian dari rantai pasok global, termasuk PTDI dan PT YPTI.

Wamenperin juga berharap PTDI dapat terus meningkatkan perannya dalam mengembangkan ekosistem industri pesawat terbang, baik sebagai lead integrator dalam manufaktur pesawat maupun sebagai tier-1 yang mampu mendukung industri lainnya di dalam negeri untuk menjadi tier-2 dan tier-3, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor komponen.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada PTDI, PT YPTI, Pumatech, dan Chi-Fa Machinery atas inisiatif kerja sama ini dan berharap langkah ini membawa manfaat besar bagi industri kedirgantaraan nasional serta ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” tambahnya.

Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam pembangunan ekosistem dirgantara nasional. “Dengan melibatkan lebih banyak pelaku industri lokal, kami berkomitmen untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan mengoptimalkan potensi industri dalam negeri. Kolaborasi ini juga akan memperkaya kapabilitas permesinan PTDI, sehingga kami dapat terus meningkatkan kualitas, kompetensi, dan diversifikasi produk dirgantara,” pungkasnya.

Tags: kemenperinPTDIWamenperin

Related Posts

Suasana di Stasiun Whoosh.(Foto: Istimewa)

Jumlah Penumpang Whoosh Selama Libur Lebaran Capai Puncaknya Pada 24 Maret, Tembus 24 Ribu

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat volume penumpang Whoosh pada 24 Maret 2026 mencapai 24.315 penumpang dalam satu hari, menjadikannya sebagai...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung situasi puncak arus balik Lebaran gelombang I (pertama) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Rabu (25/3) dini hari.(Foto: Istimewa)

Seskab Teddy & Menhub Dudy Cek Terminal Pulo Gebang

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung situasi puncak arus balik Lebaran...

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.(Foto: Korlantas Polri)

Arus Balik Lebaran Terkendali, One Way Nasional Presisi KM 414–KM 263 Dihentikan Bertahap

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, SUKOHARJO - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan kondisi arus balik...

Pantai Pangandaran dipadati wisatawam selama libur Lebaran.(Foto:Istimewa).

67 Kasus Wisatawan Terpisah dari Keluarga di Pangandaran Selama Libur Lebaran

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai daerah. Membludaknya wisatawan membuat banyak...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Batangan Antam Rabu 25/3/2026 Rp 2.850.000 Per Gram

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Rabu 25/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.850.000 per gram sebelum...

Antrean kendaraan di jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, saat memasuki arus balik.(Foto:Istimewa).

Arus Balik H+4 Lebaran di Jalur Gentong Tasikmalaya Masih Dipadati Kendaraan

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Arus balik memasuki H+4 Lebaran, masih memadati jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Antrian kendaraan arah Tasiknalaya menuju Bandung...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.