• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gubernur Dedi Minta Warga Jakarta Jangan Bangun Vila di Puncak, Gubernur Pramono: Setuju

Editor
Selasa, 11 Maret 2025 - 05:39
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Pembatasan itu dapat dilakukan dengan mendata pajak bumi dan bangunan (PBB) warga Jakarta.

SATUJABAR, JAKARTA — Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku, setuju dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang meminta warga Jakarta tidak lagi membangun vila di kawasan Puncak, Bogor. Pasalnya, dampak dari pembangunan vila itu juga akan dirasakan oleh Jakarta.

RelatedPosts

Pemuda Asal Bogor Hanyut di Sungai Ciwulan Tasikmalaya Ditemukan Tewas

Tumpukan Sampah di Jalur Hijau Pangalengan, Ada Pungutan Liar!

BPS Jabar: Wisman Ke Jabar Februari 2026 Turun 9,50 Persen

Pramono mengatakan, pihaknya setuju dengan permintaan mantan Bupati Purwakarta itu. Namun, menurut dia, bukan hanya warga Jakarta yang semestinya diminta tidak membangun vila di kawasan Puncak, melainkan warga dari berbagai daerah lainnya.

“Saya termasuk yang setuju kalau memang dilakukan pembatasan untuk membangun vila-vila di Puncak. Siapapun itu yang akan membangun, bukan hanya warga Jakarta, warga dari manapun harus dibatasi,” kata dia, Selasa (11/3/2025).

Dia menjelaskan, dalam kasus banjir yang terjadi dalam beberapa waktu lalu, hujan dengan intensitas tinggi tidak terjadi di atas Danau Ciawi dan Sukamahi. Menurut dia, hujan justru terjadi di bawahnya, yang notabene merupakan area publik yang dijadikan vila, penginapan, dan sebagainya.

“Memang saya termasuk yang akan memberikan dukungan kepada Bapak Gubernur Jawa Barat untuk membatasi vila-vila yang ada di Puncak atau dimanapun yang dibangun baru-baru,” ujar Pramono.

Pembatasan itu dapat dilakukan dengan mendata pajak bumi dan bangunan (PBB) warga Jakarta. Pasalnya, warga Jakarta yang memiliki vila di kawasan Puncak pasti tercatat dalam data PBB-nya.

“Misalnya kan ada PBB, kalau dia punya vila ini kan menjadi tambahan dari PBB baru. Nah yang begitu-begitu akan kita terapkan,” kata dia.

Sebelumnya, Dedi meminta warga Jakarta tidak membangun vila dan sejenisnya di kawasan Puncak, Bogor. Hal itu disampaikan setelah banjir besar terjadi di kawasan Jabodetabek pekan lalu.

“Paling utamanya juga warga yang tinggal di Jakarta. Jangan lagi bangun-bangunan vila dan sejenisnya di Puncak. Kenapa? Kalau kemudian sekarang airnya ke Jakarta ya karena mereka cari tempat untuk tidur,” kata dia. (yul)

Tags: banjir jabodetabekdedi mulyadigubernur dkigubernur jabarpramono anungvila puncak

Related Posts

Ilustrasi korban tenggelam di sungai.(Foto:Istimewa).

Pemuda Asal Bogor Hanyut di Sungai Ciwulan Tasikmalaya Ditemukan Tewas

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Upaya Pencarian Tim SAR gabungan terhadap Eko Suhari, pemuda berusia 25 tahun asal Bogor, Jawa Barat, yang hilang terseret...

Ilustrasi tumpukan sampah.(Foto:Istimewa).

Tumpukan Sampah di Jalur Hijau Pangalengan, Ada Pungutan Liar!

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur hijau menuju kawasan perkebunan teh Pangalengan, Kabupaten Bandung, dijadikan tempat pembuangan sampah hingga menggunung. Di balik tindakan sengaja...

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

BPS Jabar: Wisman Ke Jabar Februari 2026 Turun 9,50 Persen

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara...

Proses evakuasi truk towing terjun ke Sungai Citanduy, Kota Banjar. Sopir truk hilang diduga tenggelam.(Foto:Istimewa).

Truk Towing Terjun ke Sungai di Banjar, Sopir Hilang Diduga Tenggelam

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANJAR--Sebuah truk towing di Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke sungai. Kernet truk berhasil diselamatkan,...

Ekspor kopi Subang Jawa Barat.(Foto: Humas Kemendag)

Kinerja Ekspor Jawa Barat Awal 2026 Tumbuh 3,61 Persen, Sektor Kendaraan Melaju Pesat

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatatkan tren positif pada kinerja ekspor provinsi di awal tahun 2026....

cabai merah menyumbang inflasi jabar

BPS Jabar: Inflasi Jabar Maret 2026 Capai 3,60 Persen

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Maret 2026 terjadi infl asi year on year (y-on-y)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.