• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Presiden Prabowo Subianto Bentuk Koperasi Desa Merah Putih untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Editor
Sabtu, 08 Maret 2025 - 04:31
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (07/03/2025), yang membahas rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (07/03/2025), yang membahas rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.(Foto: Setneg)

BANDUNG- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (07/03/2025), yang membahas rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa koperasi ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengatasi persoalan ekonomi di pedesaan.

“Koperasi Desa Merah Putih pertama-tama bertujuan untuk kepentingan masyarakat desa. Keberadaannya diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan penghasilan masyarakat desa,” ujar Budi Arie dalam keterangan kepada media usai rapat.

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran desa dalam perekonomian nasional. Ia mengungkapkan bahwa 44 persen penduduk Indonesia masih tinggal di desa, dan tanpa intervensi yang tepat, desa bisa mengalami kemunduran ekonomi, seperti yang terjadi di negara maju.

“Di Jepang, 84-86 persen penduduknya tinggal di kota, sementara desa ditinggalkan. Padahal, desa bisa menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi. Sebelum terlambat, kita harus memperkuat desa,” tegas Tito.

Selain menjadi motor penggerak ekonomi desa, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu mengatasi masalah pinjaman online (pinjol), tengkulak, dan rentenir yang sering membebani masyarakat desa. Budi Arie menjelaskan bahwa koperasi ini akan memberikan akses permodalan yang lebih sehat dan berkeadilan bagi masyarakat desa.

“Pak Presiden tadi menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih ini bertujuan untuk memutus praktik rentenir, tengkulak, dan pinjaman online yang sering menjerat masyarakat desa. Dengan adanya koperasi ini, terutama unit simpan pinjamnya, masyarakat desa akan lebih terbantu dalam hal pendanaan dan terhindar dari lingkaran kemiskinan,” jelas Budi Arie.

Tito Karnavian menambahkan bahwa koperasi desa ini akan berfungsi sebagai representasi negara dalam melindungi masyarakat desa dari sistem pinjaman informal yang tidak memiliki perlindungan hukum.

“Koperasi ini hadir sebagai representasi negara untuk melindungi masyarakat desa. Negara hadir untuk menyelamatkan mereka dan memutus ketergantungan pada pinjol, tengkulak, dan rentenir yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ungkap Tito.

Sebagai bagian dari program nasional, pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap koperasi ini. Salah satu bentuk dukungan adalah pembiayaan dari Bank Himbara, yang akan memberikan pinjaman sebesar Rp5 miliar untuk setiap koperasi desa, guna membangun fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan, cold storage, unit simpan pinjam, dan klinik desa.

Tito juga menyampaikan bahwa pemerintah akan segera melakukan sosialisasi kepada kepala desa, perangkat desa, dan asosiasi terkait sebagai tindak lanjut dari rapat ini untuk memastikan pemahaman yang seragam tentang program ini.

“Kami akan berdialog dengan kepala desa, asosiasi kepala desa, asosiasi perangkat desa, dan badan musyawarah desa agar mereka betul-betul memahami pemikiran Presiden dan memahami bahwa ini adalah kepentingan bersama yang pasti menguntungkan desa,” ujar Tito.

Melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah berharap desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri, mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Program ini diharapkan dapat segera terealisasi di seluruh desa di Indonesia dalam waktu dekat.

Tags: Koperasi Desa Merah PutihPresiden Prabowo Subianto Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.